Artikel berikut adalah tulisan Mas Denny Oktavianto dan selanjutnya beliau akan memberikan artikel selanjutnya di blog ini. Untuk menyesuaikan dengan tema blog ini, maka mungkin akan saya tambahkan beberapa yang dipandang perlu dan untuk isi materi sepenuhnya merupakan tanggung jawab beliau. Semoga bermanfaat
Pada setiap penerangan dengan illuminasi rendah atau agak tinggi saat pemeriksaan subyektif ataupun [...]
Dalam beberapa tahapan pemeriksaan cylinder, kita mengenal fogging tehnik sebagai alternatif dalam upaya untuk mendapatkan nilai koreksi astigmatisme. Namun seiring waktu, tehnik ini punah dan hanya menghiasi teori perkuliahan ataupun training pada institusi formal maupun non formal.
Apa daya?
Padahal tehnik ini di klaim sebagai tehnik yang telah mapan ketika melakukan evaluasi dengan nilai astigmat tinggi.
Banyak hal [...]
Menyambung artikel sebelumnya bahwa untuk mencari lensa spheris pada lensa kacamata, dimana kita tidak mempunyai lensometer, maka kita bisa mengukur lensa dengan bantuan trial lensa dan obyek palang.
Nah, sekarang alat itu masih kita pakai lagi untuk mengukur lensa cylinder. Namun tentu caranya lebih komplek, mesti disimak dengan seksama.
Kelihatannya teknik ini di jaman sekarang yaa udah [...]
Mencari ukuran sebuah lensa sangat penting dalam proses pemeriksaan refraksi ataupun jika anda ingin membuta lensa dan pasien menginginkan ukuran yang akan dibuat itu sama persis dengan kacamata lamanya.
Tentu tidak ada masalah jika kita mempunyai alat untuk mengukur kekuatan lensa yaitu lensometer atau lensmeter. Namun buat anda atau saya , yang tidak mempunyai lensometer [...]
Akhirnya sampai juga pada bagian 3 dari seri pemeriksaan mata untuk astigmatisme ini.
Ok, anda pasti sudah membaca dan sudah mengerti bagaimana mencari BVS dan Axis. Selanjutnya kita akan melaukan tahapan selanjutnya yaitu mencari power dari cylinder.
Siap…
Nah, dari bahasan terdahulu anggap saja kita mendapatkan axis pada 10°. Selanjutnya ikuti langkah berikut:
Putar roda CC dan himpitkan [...]
Sebelumnya anda harus sudah membaca artikel pemeriksaan hypermetropia atau pemeriksaan myopia terlebih dahulu.
Silakan baca dan berhenti pada:
Berarti sekarang kita harus ubah haluan dengan menambahkan lensa minus, misal -0.50 (pemberian ukuran kita usahakan yang lebih memberikan perubahan yang signifikan, misal jika pasien hanya bisa melihat huruf E besar yaitu 20/400 maka penambahan +- 0.50 kurang berasa, [...]
Kini tiba gilirannya pemeriksaan yang lumayan rumit dan panjang lebar sehingga mungkin tidak bisa dalam 1 posting, jadi saya beri judul ada angka 1, berarti mungkin ada 2 dst. Setelah pemeriksaan Myopia, Hypermetropia maka sekarang saatnya Astigmatisme atau cylinder baik ada myopianya atau hypermetopia.
Sekilas tentang astigmatisme, bahwa seorang yang astigmatisme bisa saja menempati salah satu [...]
Karena ada pertanyaan yang banyak dan minta jawaban detail maka dari pada di jawab di komentar terlalu panjang maka saya jawab di sini aja, yaaaa. Smoga yang nanya nanti bisa melihat jawabanya di sini.
nanya dong…baru kali ini pake kcm. sering test ke optik memang ada minus dan silider sedikit, lalu ke dokter mata jakarta. ktnya [...]
Menyambung posting sebelumnya, sekarang untuk para RO.
Sebelum fitting RGP ada beberapa kaidah yang harus di perhatikan sehubungan dengan fitting RGP.
RGP atau GP itu berada di depan kornea tapi tidak menempel di kornea, melainkan ada air mata di antaranya. Ada hubungan antara Kelengkungan Kornea dengan Power RGP, yaitu setiap perubahan 0.05 mm pada kelengkungan kornea maka [...]
Lensa kacamata yang anda semua pakai tentu punya ukuran, meskipun kadang juga normal, nah normal itu juga ukuran, sebagaimana ada yang minus, plus cylinder bahkan prisma.
Kali ini saya akan sampaikan apa saja sih golongan lensa kacamata menurut ukurannya.
Spheris (Sph) dengan simbol S
Cylinder (Cyl) dengan simbol C
Prisma , dengan berbagai Base dengan simbol segitiga
Sekarang kita tengok, [...]