Hi, Pengunjung setia blog www.optikonline.info …. apa khabar… semoga anda semua dalam keadaan sehat walafiat tak kurang suatu apa. Amin. Lihat foto saya, kayaknya mau ceramah yaaa… atau konsultasi di mesjid gitu.. he he he… (cita-cita : mode on)
Melihat data terakhir mengenai halaman konsultasi yang ke-4 sudah mencapai 123 komentar dan seperti biasanya, maka jika sudah ada percakapan lebih dari 100 saya mesti buatkan halaman baru agar anda semua tidak usah menggulung layar monitor anda jauh ke bawah, walaupun untuk design saat ini untuk komentar sudah bisa di potong sehingga tidak ditampilkan semuanya, namun untuk menjaga keutuhan percakapan baiknya saya buatkan halaman baru.
Untuk anda yang ingin komentar, saran atau bertanya, saya sarankan anda melihat dahulu topik yang akan anda tanyakan apakah sudah ada di blog ini atau belum, dengan cara…:
- Melihat artikel atau kategori dengan di tab samping kanan
- Mencari topik yang anda cari di kotak pencarian yang ada di kanan atas
- usahakan bertanya pada topik yang sesuai dengan topiknya, kecuali tidak ada di blog ini, maka di halaman komentar bawah adalah tempatnya
- Jangan lupa lihat dan baca dahulu komentar oengunjung lain di setiap topik yang anda minati
- Jangan lupa lihat dan baca di halaman Konsultasi 1
- Jangan lupa lihat dan baca di halaman Konsultasi 2
- Jangan lupa lihat dan baca di halaman Konsultasi 3
- Jangan lupa lihat dan baca di halaman Konsultasi 4
Nah, semoga anda tidak membuang waktu berharga anda,.. dan jangan lupa sedikit bantuan anda sangat berarti buat saya, caranya…? Baca di bawah halaman ini.
Popularity: 3%











pak mau tanya lensa essilor nikon ketika diuap bkn “crizal” tulisannya tapi “N3″dan kecil skali,betul demikian pak??
Tanggapi Komentar ini
Kastam Reply:
February 3rd, 2010 at 3:54 pm
@sugiarto,
untuk yang terbaru saya belum tahu, ma’af. Dulu pernah ada “nc”
Tanggapi Komentar ini
rosy mulia Reply:
February 18th, 2010 at 3:51 pm
@Kastam, bantu jawb…klo lensa nikon ga ad airmarknya(crizal)..krena produk terbaru pake couting nikon japan,,,tanda N3 itu bkn airmark tp grafir aj…
Tanggapi Komentar ini
Kastam Reply:
February 18th, 2010 at 4:44 pm
@rosy mulia,
ok, tks banget yaaaa….
dan sering-sering bantuin aku yaaa…, maklum dah lama gak di dunia optik…
PA mw tanya,,mata kanan saya sebelah kanan merah yang ujung pinggir kanan…menurut bpk ini sakit mata ataw apa?tapi saya ga berasa apa2,,solusinya ap ya pa?
Tanggapi Komentar ini
Kastam Reply:
February 5th, 2010 at 11:08 am
@AYYA,
itu biasanya karena iritasi ringan atau bisa karena lingkungan , misal debu asap dll. Pakai obat tetes mata yang untuk erah ringan mungkin sembuh.
kalau nggak ada keluhan biasanya sih gak papa. kalau ragu sebaiknya ke dokter aja yaaa
Tanggapi Komentar ini
Saya mau tanya, kornea mata saya yang berwarna putih sekarang menjadi terlihat kusam atau agak kemerah-merahan. Apakah itu faktor dari saya bekerja di depan komputer setiap hari dan tidak pernah tidur siang?
terima kasih
Tanggapi Komentar ini
Kastam Reply:
February 5th, 2010 at 11:11 am
@Ciska,
Sebenarnya kornea kita tidak berwarna putih, melainkan bening dan karena di belakangnya ada iris yang berwarna hitam atau coklat sehingga yang ada berwarna sesuai irisnya.
Mungkin yang anda maksud konjungtiva atau skleranya… itu bisa jadi lingkungan, misal asap, debu dll. Kurang tidur juga bisa, namun bukan tidur siang…. ntar karyawan kantor matanya kusam semua, karena nggak pernah tidur siang he he he
Tanggapi Komentar ini
sore pak saya mau tanya brp ya kira2 tuk operasi katarak itu ( biaya terjangkau )?..
di mn rekomendasi bapak tempat yg bgs?..
soannya tmn sy yg mau operasi ini bkn org yg penghasilan yg mampu pak.
mohon solusi nya pak,terima kasih..
Tanggapi Komentar ini
Kastam Reply:
February 5th, 2010 at 3:47 pm
@andy effendy,
anda tinggal di mana…?
Kalau di Jakarta… di i care juga ada bagus sekitar 7 jutaan
mau lebih murah coba di RSUD Budi Asih dengan Dr. Heru harganya saya tidak tahu
intinya kalau mau yan gmurah di RSUD atau RS negara misal juga di RSCM. Saya kira dah lazim tuh yaaa
Tanggapi Komentar ini
tanda2 mata minus bertambah apa???
saya baru bikin kacamata baru namun ukurannya disesuaikan dengan yang lama namun sepertinya yang baru tidak nyaman ya,pdhl ukuran sama,apa yg menyebabkan seperti itu??
Tanggapi Komentar ini
Kastam Reply:
February 8th, 2010 at 12:11 pm
@dian,
Tanda minus naik… paling pas yaaa dari hasil pemeriksaan, artinya bisa langsung dibandingkan antara ukuran lama dengan baru jika ada perubahan. bahkan sekaligus bisa tahu naik atau tetap bahkan atau turun.
Jika tidak periksa, yang paling gampang yaaa penglihatan dengan kacamata lama itu mulai kabur, bisa juga mulai pusing dan sejenisnya.
Ganti kacamata walaupun ukuran sama, knapa kok nggak enak. Faktornya banyak sekali, coba di urut satu-persatu.
Apakah ukurannya benar-benar sudah sama, mulai minus, cylinder, axisnya. Jarak fokus kacamatanya.
bahan lensanya sama nggak, model framenya beda banget nggak, misal lurus, melengkung dll.
Terakhir stelannya… silakan anda datang lagi ke optiknya untuk memastikannya…

Tanggapi Komentar ini
dian Reply:
February 8th, 2010 at 10:06 pm
@Kastam, waktu saya setelah pemeriksaan di dokter di resep dktr di tulis DV 70,numun di kuitansi pengambilan optik ditulis PD 70 krn kolom DV tidak ada,,apakah itu sudah benar mas,krn saya tidak bs membacanya…..?
makasih
Tanggapi Komentar ini
Kastam Reply:
February 9th, 2010 at 9:46 am
@dian,
Sebenarnya salah, karena DV dan PD itu beda… mestinay di kwitansi kolomnya di beri keterangan DV, agar data bener sesuai keadaannya.
Tapi kalau masalah kwitansi yang berhubungan dengan penggantian biaya kacamata memang tidak masalah atau hubungannya. Hanya pada kartu ukurannya sebaiknya yang sesuai saja.
mas saya lagi kesulitan bikin tugas kti dg judul prevalensi jmlah penderita astigmat usi dini,saya blm dapet bahan tentang prevalensi penderita astigmat…..bukunya apa y mas? atau mas bisa jelasin.mohon bantuan nya.
Tanggapi Komentar ini
Kastam Reply:
February 9th, 2010 at 9:43 am
@hepi,
kalau ngomong prevalensi tentu harus punya data. Data itu harus nasional kalau mau ngomong Indonesia.
Kalau memang mau buat sendiri, maka buat data aja misal 1 kecamatan aja…..
Prosesnya datangi tuh semua sekolahan SD sampai SMP dan periksa semua yang berkacamata…
Dari hasil itu anda bisa tarik eksimpulan berapa persen prevalensi dari penderita astigmat pada usia dini.
Definisikan dulu usia dini itu berpa tahun, sehingga nantinya yang anda periksa hanya usia itu saja.
Itu ntar hasilnya baru akurat dan bisa jadi data anda sangat valid dan susah di bantah pas ntar sidang.
kalau buku saya nggak ada… coa cari data di webnya depkes atau perdami
Tanggapi Komentar ini
hepi Reply:
February 10th, 2010 at 10:43 pm
@Kastam, mas punya artikel tentng astigmat yang lengkap g??
Tanggapi Komentar ini
Kastam Reply:
February 11th, 2010 at 9:15 am
@hepi,
search aja dengan bantuan google di atas.
hhmm jadi saya harus tanyakan kembali ke optik??
memang sebenarnya harusnya PD di situ ditulis berapa ataukah dibagi 2 jika resep dari dktr DV 71??
kebetulan saya pake lensa essilor namun yang dicetak hanya min&axisnya saja MPDnya tidak diisi??
Tanggapi Komentar ini
Kastam Reply:
February 9th, 2010 at 6:15 pm
@dian,
Umumnya MPD di isi hanya untuk kepentingan lab saja saat fiiting lensa ke framenya.
nah, kalau hanya di tulis pdnya saja, maka optik akan otomatis membagi dua, kecuali untuk lensa progressive maka sebaiknya optik mengukur pasien lagi pd dan mpdnya.
Jika dokter menulis DVnya artinya dokter tahu betul atau dikawatirkan jika di ubah maka kemungkinan tidak enak, sehingga jarak fokus lensa nantinya di samakan dengan kacamata lama alias DV lama. Maka jika lensa single aja bisa langsung dibagi 2, kecuali lensa progressive.
Tanggapi Komentar ini
mas, sy maw tnya klo keliling itu gimana cara ya supaya orang tertarik sama barang kita…?
dan bagaimana pakaiannya?
Tanggapi Komentar ini
Kastam Reply:
February 15th, 2010 at 9:05 am
@dimas,
Kalau agar orang tertarik ama barnag kita maka yaaa bawa barang frame yang bagus baik merk atau kwalitasnya… yang halus, model yang up todate…
Juga beri keluasaan sistem pembayarannya misal bisa di cicil 2 kali dan sebagainya.
kalau pakaian yaa yang rapi aja lah… kalau bisa yaa pakai dasi dengan pakaian ala kantor itu lebih kelihatan meyakinkan.
Tanggapi Komentar ini
saya piter, saya mahasiswa ARo diciputat, saya ingin skali buka usaha slesai kuL..saya smester 4…tetapi saya ikatan dinas 5 tahun di optic ternama…saya ikut seminar….dan seminar itu bilang bahwa jiwa usaha beda dengan jiwa karyawan,,,jika saya kerja di optic itu saya menjadi jiwa karyawan…dan akan menjadi mental karyawan, dan jika mental karyawan ke usaha akan susah…karna kalah menta. seperti apakah mental seorang optic itu?apakah sama dengan mental usaha lainnya?tlong ditanggapi…tx.
Tanggapi Komentar ini
Kastam Reply:
February 16th, 2010 at 10:43 am
@dimas,
Umumnya lulus dari ARO itu tentu belum banyak atau hampir tidak ada pengalaman. Dan seandainya anda terjun sebagai karyawan dulu dalam beberapa waktu mungkin itu akan lebih baik untuk mendalami mulai dari bagaimana ilmu Ro di terapkan di lapangan, bagaimana melayani customer mulai dari pemeriksaan sampai penyerahan atau penyetelan hingga bisa jadi anda akan mendapatkan pengalaman yang berharga bagaimana anda bisa menyelsaikan masalah misal ada customer komplin tentang kacamatanya , anda akan mendapatkan support dari berbagai pihak dan setelah nantinya anda sendiri maka anda akan terbiasa menghadapi yang demikian.
masalah mental saya kira kembali ke masing-masing.. kalau karakter anda ada jiwa usaha dan semua mendukung tentu akan jalan sendiri, seperti anda ikut seminar misal motivasi dan lain-lain maka anda akan tergugah sendiri untuk bisa seperti itu, walaupun anda sebelumnya seorang karyawan.
Jadi start karyawan dulu, ambil semua pengalaman dan kesempatan untuk mendalami ilmu kuliah di lapangan. Setelah itu cukup atau hampir cukup silakan terjun, anda juga bisa belajar manajemen dari optik ternama anda yang mungkin juga tempat saya dulu mendapatkan bea siswa. Ambil semua dan serap semua dan nantinya anda praktekkan , walaupun tidak seratus persen anda bisa menjalankan di usaha anda sendiri karena tentu fasilitas berbeda maka setidaknya anda bisa mengambil sebagian yang bisa di terapkan.

Tanggapi Komentar ini
assalamualaikum, mo tanya nih, apakah lensa acuvue tu ada yang buat mata minus. saya pakai kacamata hampir 10 tahun dan rasanya bosan skali. capek make kacamata. belum lagi kl lupa naruhnya. nah skarg mo coba2 pindah ke softlens aja. apa ya keuntungan dan kerugian pake softlens. trims
Tanggapi Komentar ini
Kastam Reply:
February 16th, 2010 at 10:45 am
@dwi,
Lensa acuvue itu justru awalnya adalah clear atau bening, artinya memang ada ukurannya – atau + dan sekarang memang ada warna dan ada ukurannya juga di samping ada juga yang normal.
Untuk keuntungan dan kerugiannya silakan cari di kotak pencarian yang google yaaa… saya sudah bahas di blog ini… soalnya cukup panjang.

Tanggapi Komentar ini
Selamat siang Pak Kastam,
Saya mau minta tolong bertanya untuk lensa Nikkei Polycarbonate untuk minus 5.5 itu kira-kira tebalnya seberapa Pak untuk bagian tengahnya?
Jika dibandingkan dengan lensa plastik hyper index 1,67% apakah selisih ketebalannya banyak?
Dari mana saya bisa membedakan apakah itu lensa polycarbonate atau lensa plastik biasa Pak sementara saya adalah orang awam yang kurang paham mengenai lensa?
Terima kasih banyak sebelumnya.
Tanggapi Komentar ini
Kastam Reply:
February 16th, 2010 at 1:49 pm
@Handy,
Baiklah pak Handy, untuk lensa nikkei coba anda hubungi untuk detailnya : csiopticians@yahoo.com
Atau di groupnya di http://m.facebook.com/profile.php?rb338605d&id=73853431133&v=feed&refid=17
Kebetulan saya detailnya gak tahu persis.
Untuk perbedaan poly dan cr biasanya untuk orang awan…
Jika di jatuhkan ke meja (pelan tapi) kalau cr plastik bunyi thek atau blek tapi kalau poly agak cempreng atau cring lebih garing.
Warna lensanya poly lebih ke putih ke abu-abu ke biru he he bingung yaa.. kalau cr putih biasa bahkan pinggirnya buthek kalaupun bening itu beningnya ke arah kuning, poly beningnya ke arah biru atau grey…
Tanggapi Komentar ini
Thanks a lot Pak Kastam untuk penjelasannya.
Kalau ketebalannya bagaimana antara lensa plastik HI 1.67% dengan lensa polycarbonate? lebih tebal yang mana?
Apakah lensa polycarbonate juga bisa ditipiskan?
sekali lagi terima kasih untuk jawabannya.
Tanggapi Komentar ini
Kastam Reply:
February 16th, 2010 at 3:08 pm
@Handy,
Yaa tipisan 1.67 (bukan persen) itu Index bias…. atau kerapatan suatu media/benda. Misal udara 1 , air 1.3 dsb.
Polycarbonate itu indexnya 1.59.
Semakin tinggi index bias maka semakin tipis lensa bisa di buat, asal CT atau titik tengahnya sama.
Oh yaaa… kalau bagian tengah lensa minimal untuk platik kalau gak salah 1.2 mm dan kalau menanyakan dengan ukuran -5.50 maka mungkin yang anda maksud tebal pinggirnya kali yaaa… solanya kalau tengah pasti tipis…
bahkan kalau memang lensa itu keras misal kaca CT-nya bisa 1.0 mm atau bahkan 0.8 mm sehingga lensa itu pinggirnya bisa tipis sekali.
Tanggapi Komentar ini
Handy Reply:
February 16th, 2010 at 3:28 pm
@Kastam,
Thanks a lot Pak.
Kalau berdasarkan pengalaman Bapak, jika kita menggunakan lensa dengan HI 1.59 (Polycarbonate) dengan lebar lensa kacamatanya kurang lebih sekitar 5 cm, kira2 tebal bagian sampingnya sampai berapa mili meter ya Pak untuk ukuran minus 5.50 ?
Tanggapi Komentar ini
Kastam Reply:
February 16th, 2010 at 5:53 pm
@Handy,
Sudah di prediksi mas, karena nantinya juga tergantung jarak pupil anda. Semakin besar PD (Pupil distance) seseorang akan membuat bagian pinggir lensa tipis.
kemudian bagaimana sistem bevel dari lensa itu dibuat apakah 2:3 atau rata depan atau tengah persis, walapun defaultnya sih 2:3 atau 1:3 jadi nonjol depan 1 dan sisanya kebelakang 3 misalnya itu dari setting mesinnya.
Wah… kayaknya nih mesti datang ke optik aja … ntar tanya RO di optik yaaa…
saya mempunyai pelanggan.waktu itu dia membeli kacamata ditempat saya dia menderita minus,,,hari 1 penyerahan saya fitting kacamatanya(nosepad)sudah saya sesuaikan dengan kondisinya namun dia bilang yang kanan masih menekan,lalu saya lebarkan kembali,bsknya dia balik lagi skrg yg kri menekan lagi2 saya lebarkan hari 3 dia bilang kok kacamatanya jadi turun2,lalu saya tarik kembali kedalam,,,,sampai hari ke 4 dia bilang kekencengan….
wah kalo kasusnya kaya gini bagaimana pak??
idealnya bagaimana nich,,trims…
Tanggapi Komentar ini
Kastam Reply:
February 18th, 2010 at 4:43 pm
@yuri optical,
Ha ha ah…
Kemungkinan gak selalu kalau ada nosepad yang menekan salah satu sisinya itu mesti di buka. Asal kondisi hidung simetris dan bukaan nosepad di buat simetris… akibatnya pindah kanan-kiri dan terakhir longgar… ya karena di buka terus … longgar dan melorot… dibalikin lagi kekencengan lagi…,
Bisa jadi ada sedikit banyak pengaruh di daerah temple perhatikan hukum in- in dan out – out…. sepertinya bisa jadi kesitu penyebabnya… karena ada sisi kacamata yang miring sedikit sekali sehingga ada penekanan di salah satu sisi.
Kalau idealnya yaaa simetris semua. Saya sudah bahas di penyetelan.. coba lihat di kategori penyetelan.

Tanggapi Komentar ini
Wah mas makin keren aja neh blogny…. hehe…
Mas, mo nanya .. ciri -ciri flash itu gimana sich… lihat kilatan cahaya
di tempat gelap gitu y,,,? saya hari itu saya foto pake flash camera trus saya liat ke tempat gelap… saya kek liat floaters saya jadi berwarna putih lebih terang gitu… setelah beberapa detik gak nampak lagi….apa itu termasuk flash….?
klo bisa bantu jelasin y mas flash itu yg kyk gimana…
Thank you mas…
Tanggapi Komentar ini
Kastam Reply:
February 20th, 2010 at 3:31 pm
@Hendra,
Terima kasih dah komen lagi…
Saya kok jadi kurang paham yaaa untuk flash… coba tanya di http://konsulmata.com
Tanggapi Komentar ini
Hendra Reply:
February 20th, 2010 at 4:17 pm
@Kastam, cara comment di konsul mata gimana mas…? soalnya
saya dah masuk di webny tapi d gk ada tmpt buat tulis comment kyk di blogny mas….
Tanggapi Komentar ini
Kastam Reply:
February 22nd, 2010 at 9:36 am
@Hendra,
ohh.. berarti lagi di tutup tuh mas halaman komentnya… Yaaa kapan-kapan yaaa mungkin di buka lagi, mungkin lagi sibuk he he
salam..
saya dedy dari tebingtinggi (sumatera utara). saya ingin tanya soal harga kacamata prisma. plus ongkos kirim sampai ketempat saya. trims
dedy 081382069361
Tanggapi Komentar ini
Kastam Reply:
February 20th, 2010 at 3:18 pm
@dedy,

Boleh tahu nggak resep komplitnya…., trus framenya bagaimana udah ada atau belum, kalau belum bagaimana…, email aja ke Kastamonline[at]gmail.com
Tanggapi Komentar ini
saya mau tanya,saya penderita min saya punya masalah di frame yang berbahan besi/plastik yang memiiki nosepadnya yg bisa dirubah2 saya dari sejak pertama kali menggunakan kacamata menggunakan jenis frame itu,namun knapa ya saya seperti merasa sensitif akan gerakan,seperti jka kacamata saya tersenggol tangan teman atau apa saja saya kok merasa seperti setelannya berubah ya???ataukah itu hanya perasaan saya saja??
memang jenis frame seperti itu kuat tidak mas???
ataukah itu hanya bisa dirubah jika kita membaawa ke optik??
Tanggapi Komentar ini
Kastam Reply:
February 22nd, 2010 at 9:39 am
@cyntia,
Daerah di nosepad, tepatnya guard armnya memang untuk bisa di stel, dan jika di senggol tentu bisa saja berubah, misal miring atau mleot dan bergeser posisinya, sehingga kalau biasanya enak maka akan menjadi tidak enak, posisinya sudah tidak simetris lagi, yaaa sebaiknya datang ke optik aja untuk di stel lagi.
kalau mau tidak ada peruahan di padnya yaa kacamata plastik yang tidak ada padnya, asalkan hidungnya cukup tinggi , biar kacamata tidak sering melorot.

Tanggapi Komentar ini
mas kastam pakabarnya ni…
mas lg cri E chart ni,,, ada referensi gak nyarinya dimana?
Tanggapi Komentar ini
Kastam Reply:
February 22nd, 2010 at 9:40 am
@gilar gumilar. RO,
banyak kok mas… mau model apa… proyektor, kain, kertas atau lampu dengan rotator…
Tanggapi Komentar ini
Gilar Gumilar Reply:
February 23rd, 2010 at 8:17 am
@Kastam, yg kain aja mas, ama buat reading teks nya juga
pesennya dimana ya mas?
Tanggapi Komentar ini
Kastam Reply:
February 23rd, 2010 at 6:50 pm
@Gilar Gumilar,

yaaa pesan di aku juga bisa… kirim abndung yaaa.. jauh yaaaa… di senen banyak mas…
Gilar Gumilar Reply:
February 24th, 2010 at 7:52 am
@kastam,
saya di Lahat Mas
klo yg kain harga satuannya brapa mas?
Yg reading teksnya berapa?
Kastam Reply:
March 4th, 2010 at 9:47 am
@Gilar Gumilar,
untuk yang kain paling 15-20 ribu dan readingnya mungkin 5000 an. Kalau mau banyak saya bisa kirim dan tentu ongkos kirim ditanggung sana yaa… he he
Gilar Gumilar Reply:
March 5th, 2010 at 8:30 am
@gilar gumilar. RO,
pesen 5 set bisa ga mas
5 e chart untk test jauh
5 e chart untuk test dekat
trims
Tanggapi Komentar ini
slam kenal mas kastam, saya mw konsul nih..saya ro lulusan 2009 blom kerja minta sarannya dong sebaiknya saya kerja dimana ya? saya tinggal di jakarta blum pernah kerja jadi blum punya pengalaman. saya bingung setiap ada lowongan selalu mencantumkan ro yang berpengalaman. makasi ya mas..
Tanggapi Komentar ini
Kastam Reply:
February 23rd, 2010 at 6:29 pm
@muhammad,
Yaaa itu memang wajar,…. pengusaha maunya yang siap pakai… namun bukan berarti anda belum siap pakai.
Saya rasa anda terjun ke optik besar dulu… cari pengalaman minimal 1 tahun… nah setelah itu silakan melanglang yang lain.

Tanggapi Komentar ini
ka, aku dapet pasien mata kanan normal 6/6, kiri kelainan organis…
trus aku bilang rujuk dokter dulu…karna bekas kecelakaan…
trus dia kerja hampir setiap waktu didepan layar monitor…
aku kasih lensa gimana yah??
tlong dibls..
Tanggapi Komentar ini
Kastam Reply:
March 4th, 2010 at 11:00 am
@dimas,
Untuk bekerja di depan komputer gunakan lensa yang ada EMI nya, itu untuk anti radiasi dari gelombang elektromagnetik dari interferensi monitor. Lensa plastik
Tanggapi Komentar ini
dam Reply:
March 5th, 2010 at 10:45 pm
@Kastam,
Mas, kalo tambah EMI biasanya biayanya tambah berapa ?
oia mas, mau tanya, punya trial lens set yang plastik ga, bukan kaca, yang sudah corrected, tapi second..trus kira2 harganya berapa yah..
trims
Tanggapi Komentar ini
@Gilar Gumilar, mas klo pesen 5 set bisa ga?
5 echart untuk test jauh
5 echart untuk reading teks.
Trims
Tanggapi Komentar ini
Kastam Reply:
March 5th, 2010 at 5:47 pm
@Gilar Gumilar,
Alamat lengkap mana yaa… dan telpon.
Terus bisanya di kirim ke sana pakai apa, TIKI, atau TIKIJNE atau apa… (jangan lupa Ongkos kirim yaaaa… paling hanya 1 kg)
Tanggapi Komentar ini
@ Kastam
Mas boleh tanya ?, kalo tambah EMI biasanya biayanya tambah berapa ?
oia mas, punya trial lens set yang plastik ga, bukan kaca, yang sudah corrected, tapi second..trus kira2 harganya berapa yah..
trims
Tanggapi Komentar ini
Kastam Reply:
March 6th, 2010 at 9:06 am
@dam,
Biasanya itu lensa udah satu paket, artinya emang untuk coatingnya udah dalam jenis lensa itu. Saya belum tahu kalau ada coating EMI tersendiri kayak Diamond Dye misalnya atau yang lainnya.
Untuk trial kayak itu gak punya dan tidak tahu harganya.
Tanggapi Komentar ini
Mas… saya mau tanya, tolong dijawab ya…
Saya dan istri saya bermata normal (tidak berkacamata minus), tetapi anak saya yang pertama (umur 15 tahun) berkacamata minus 1 dan anak saya yg nomor dua (umur 12 tahun) sudah berkacamata minus 2.5.
Apakah penyebab anak bermata minus adalah faktor genetis..?? Apakah ada faktor lain..?? apakah faktor lain ini lebih dominan dari faktor genetis..??
Tolong dijawab ya mas..
Terima kasih.
Tanggapi Komentar ini
Kastam Reply:
March 12th, 2010 at 9:27 am
@Imanu,
he he he maksa ni yeee…
Faktor terbanyak memang hereditas atau genetik, namun jaman sekarang disamping itu ada faktor lain atau luar yang tidak kalah dahsyatnya (kalau boleh saya sebut begitu) yaitu aktivitas dan kebiasaan anak sekarang.
Tingkat pelajaran, cara belajar dan tuntutan belajar yang tinggi…. perhatikan para programer atau professor itu identik dengan kacamata… komputer, game, PS dan sejenisnya, termasuk pola makan.
Anda bisa survey di kampung yang notabene aktivitas dan pola makannya jauh beda, maka jumlah pemakai kacamatanya juga jauh berbeda.
kalau di Jakarta misalnya, dalam kelas bisa 25 % yang berkacamata, maka di kampung bisa hanya 1 % yang berkacamata.

Tanggapi Komentar ini
salam, saya mau tanya…apa bisa mata yg sudah minus bisa disembuhkan tanpa melalui oprasi, pak?
terimakasih
Tanggapi Komentar ini
Kastam Reply:
March 12th, 2010 at 10:06 am
@vani triani,
Untuk saat ini hanya operasi mbak. misal lasik dll.
Kalau mau baca terapi atau teknik lain silakan lihat di http://c9d7dbjo-y1yfn2imrwht2l3s1.hop.clickbank.net/?tid=VISION

Tanggapi Komentar ini