Share on Facebook
Post to Google Buzz
Bookmark this on Yahoo Bookmark
Bookmark this on Delicious
Bookmark this on Digg

Setelah halaman Konsultasi online 1 terlalu panjang sehingga untuk membuka / loadingnya terlalau lama maka di tutup dan dilanjutkan dengan Konsultasi Online 2. Begitu juga konsultasi online 2, sudah panjang maka di lanjutkan ke konsultasi 3.

Namun demikian sampai saat ini konsultasi 3 sudah ada 150 komentar sehingga gulungan scroll barnyapun jadi panjang dan membuat lama. Maka hari ini saya akan tutup halaman Konsultasi 3 .

Selanjutnya saya buka halaman baru di Konsultasi Online 4. Perlu di ingat bahwa sebelum anda menanyakan pertanyaan atau menyampaikan sesuatu alangkah baiknya di cek dulu di semua artikel apakah sudah pernah dibahas, sehingga pertanyaan sebaiknya di sampaikan pada topik yang sesuai.

Begitu juga mungkin sebelum anda bertanya, ada baiknya lihat dulu di Konsultasi Online 1 , Konsultasi Online 2 dan Konsultasi Online 3 kemungkinan topik pertanyaan anda sudah pernah di bahas.

Semoga halaman ini bermanfaat…., bantulah agar konsultasi ini jadi hidup, marilah saling melengkapi dan silakan jika anda punya account di Facebook, tolong dishare ke facebooknya. :)

Kata kunci sehingga sampai di artikel ini adalah:

beda lensa kacamata esillor dan carl zeiss (2), alat untuk membedakan aspheric (1)

125 Responses to “Konsultasi Online 4”

  1. mas saya kan mau bikin karya tulis saya sudah punya rumusan masalah ttg tingkat pngetahuan masyarakat ttg lensa progresif.kalau d bkin judul kayak apa kalimatnya.

  2. iy mas haha.. yg hari itu nanya lho klo floaters sich sy dah ngerti… olahraga… klo push up & sit up mas….? ada masalah..?

    • @hendra,
      iya… sepertinya push up dan sit up jika dilakukan terasa berat di mana,, terasa teregang bukan…. kalau demikian halnya sebaiknya di hindari untuk yang benar-benar udah ada masalah dengan retinanya… namun jika tidak ada masasalah dengan keadaan mata saat olah raga jenis itu yaaa saya pikir tidak masalah. Karena kuat tidaknya kondisi retina itu melalui pemeriksaan.. tidak bisa hanya di rasakan.

      • @Kastam, iy y mas… buat apa badan berotot tapi mata rusak wkwkwkkwkwkwk….

        thank you mas sarannya….

  3. Mas, katany mata minus tinggi gak boleh sering2x olahraga y bisa tipis retina katany….. & mata saya ada floaters hari itu dah diperiksa sich kt na gak apa apa… tapi klo sering olahraga bisa tambah parah gak mas… soalny saya suka banget olahraga… thank you untuk waktuny mas…

    • @hendra,
      Olah raga itu perlu, namun khusus untuk minus mungkin ada pertimbangan adalah jenis olah raga berat.. seperti angkat besi atau body impact yang bisa menyebabkan ada ketegangan atau kontraksi di bagian mata. Karena minus tinggi cenderung ada masalah di retina, misal lathice, sampai robek retina, nah kalau angkat berat dan sejenisnya khan terasa tuh beban di mata…. itu di hindari, tapi kalau olah raga ringan lari.. jalan dan sejenisnya gak masalah.

      Floaters udah ada bahasannya dan itu tergantung kondisi di cairan humor vitreousnya… memang ada relasi juga dengan minus tinggi (umumnya) Ini hendra Medan bukan….?
      :)

  4. pak dokter saya mau tanya,,,knapa pada saat di cek mata ukuran yang dipakai seorang optican berdasarkan dari ukuran yang kita pakai?karena pada saat saya melepas kacamata mata saya trasa lebih ringan,,,itu khan ada kemungkinan seorang pasien minusnya turun,,mengapa demikian,,&bagaimana seorang optican tahu?
    saya minta tips juga pak,bagaimana&kpn kita cek mata??

    hendra,23 thn
    jakarta

    • @hendra,
      Ma’af sebelumnya saya bukan dokter he he , lihhat di about me.

      Sebenarnya seorang optician saat memeriksa mata untuk refraskinya TIDAK berdasarkan kacamata lama. Ukuran kacamta lama hanya untuk melihat perbedaan yang terjadi dengan ukuran baru yang didapat dan untuk memastikan apakah keluhan dari kacamata lama itu berdasar atau terbukti tidak.
      Misal seorang ternyata mempunyai ukuran baru yang sangat beda jauh maka resep tidak akan diberikan full koreksi, karena dimungkin akan tidak nyaman pakai atau akan pusing. Jadi ukuran lama hanya untuk pertimbangan… sedang kalau mau periksa maka yaaa diperiksa apa adanya mata anda. Perkara ukuran lama di masukkan dahulu itu adalah teknik untuk lebih cepat, dengan melihat keluhan atau hasil anamnesa atau wawancara anda dengan optician mengenai mata anda.

      Memang setiap periksa tidak harus seseorang itu naik ukuran, bisa jadi turun dan untuk bisa membedakan apakah itu turun atau naik yaaa dengan memberi perbandingan antara resep baru dengan kacamata lama anda.

      Kapan RO bisa tahu pas ukurannya…. ada indikatornya dan ada panduannya di pelajaran seorang RO, di blog ini juga sudah saya tulis… kapan minus atau plusnya cukup atau akan kurang atau akan kelebihan, kapan cylindernya cukup semua ada teknik dan dasarnya. Tentu tidak bisa saya utarakan di koment ini, karena sangat panjang dan saya sudah pernah posting kok… cari aja di pemeriksaan mata atau refraksi.

      Jika anda dewasa pemakai kacamata minimal 1 x setahun periksa mata atau jika ada keluhan dengan mata anda.
      Untuk anak sebaiknya 6 bulan sekali. :)

  5. supriyantos says:

    Mas, kacamata ibu saya tu single vision dgn ukuran S+ 1.75, katanya setelah dipakai dan membaca koran, bidang koran tersebut terlihat tidak rata, bagian bidang bawah koran terlihat lebih sempit dari bidang atasnya, apa ya penyebabnya> thx a lot..

    • @supriyantos,
      Umumnya kondisi seperti trapesium itu terjadi pada lensa progressive dengan ukuran jauhnya plus.
      namun jika itu juga terjadi pada kacamata single saya belum ada pengalaman sepertinya.

      Ada pendapat rekan yang lain…?

  6. sbelumnya salam kenal… :)

    saya lagi iseng2 browsing di google tentang perkacamataan eh ktemu situs ini,,,maaf sbelumya kalo saya salah forum…

    gini pak kastam,saya mau tanya saya ini pemakai kacamata min 3,saya ini orangnya fashionable mnurut saya karena saya slalu ganti2 model kacamata apakah itu tidak berpengaruhkan asal min tetap??
    saya jika membeli slalu berbeda optik,yg saya ingin tanyakan optik2 ternama yg ada di jakarta ini dengan optik2 yang ada di mal2 saat ini apakah ada perbedaan dari segi barang seperti lensa…setau saya perbedaannya hanya nampak dari harga tetapi pelayanannya hampir sama,,

    trims,,tlg jwbann dari orang awam ini…makasih…
    boleh juga mas situsnya lebih dikembangkan lagi,agar lebih terkenal… :)

    rizky

    • @rizky,
      Salam kenal juga.
      Wah anda termasuk ‘narsis’ juga yaaa he he.

      Ganti kacamata berapa kalipun dengan model apapun asal dengan ukuran dan pemasangan lensa yang tepat sesuai data kondisi mata anda tentu tidak masalah. Apalagi dengan berbagai model kacamata anda itu tidak ada keluhan.

      Untuk lensa jika bisa dibuktikan dengan adanya bukti kartu garansi atau ciri dari masing-masing produk sesuai dari pabrik aslinya maka hal itu sama saja. Mau beli dimana saja, misal lensa essilor asal ada kartu garamsi asli essilor atau yang menyatakan tanda asli misal dengan di ‘uapin’ di lensa nya maka akan muncul tulisan crizal atau yang lain maka itu adalah ciri keasliannya.

      Kalau framenya bisa jadi beda.. umumnya yang di mal itu yang autorized dealernya…

  7. baca pertanyaan niken saya juga pake lensa gosok min 5 juga,pas beli minta tipis,tapi masih kliatan tebel aja??saya pake merk essilor,mungkin saya gosok yang termasuk penambahan min saja ya??

    1 lagi mas,kpn ya sebaiknya cek mata?harus bermasalah dl ataukah rutin….

    • @wuri,
      Yaaa.. kalau minta tipis dan ternyata nambah dari sebelumnya maka yaaa bisa jadi kelihatan masih tebal,karena semakin tinggi minusnya yaaa kelihatan semakin tebal.

      Periksa mata… 1 tahun sekali jika tidak ada masalah untuk dewasa dan 6 bulan sekali untuk usia sekolah.
      Juga kapan saja jika ada masalah dengan mata, baik penglihatan ataupun keluhan lain.

  8. saya baru beli lensa kemarin,minus saya kiri 4,5 kanan 5.25…saya pilih lensa gosok karena harganya lebih mahal,dan juga saya bilang agar terlihat tipis,,,memang apa perbedaan lensa stock dgn gosok???menurut mas finishing lensa saya menggunakan lensa gosok sesuai yg saya inginkan ngk….tlg penjelasannya yach…makasih

    • @niken,
      Lensa stock itu lensa sudah ready tinggal di potong, dengan standar sesuai pabrik masing-masing. Misal tebal tengahnya 1.2 mm, BC atau kelengkungan depan 4 atau 6 itu sudah di buat standard menurut mereka.

      kalau gosok itu di customize artinya akan di buat sesuai dengan kondisi framenya, misal karena framenya rata maka BCnya dibuat flat, atau karena minta tipis maka CT atau tebal tengahnya di buat lebih tipis dari standarnya sehingga hasilnya juga akan lebih tipis, dan seterusnya.

      Ada juga istilah gosok , karena pabrik tidak membuat untuk ukuran yang tinggi mengingat jarang pemakainya sehingga hanya akan di buatkan jika ada pesanan. Dan kalau stock ada ayng produksinya melalui proses cetak jadi.

      Kalau sudah jadi maka harus dilihat dan dibandingkan dengan produk sejenis yang stock agar ada bedanya,…. apakah stock atau gosok.

  9. saya mau tanya,,apa bener ya lensa plastik itu akan memuai??/jadi akan mempengaruhi minus lensa tersebut??
    frame yang menggunakan nylon itu pasti lensa plastik ya mas???makasih

    • @wuri,
      dengan suhu tertentu bisa memuai karena memang plastik. namun tidak mengubah ukurannya, yang bisa terjadi kalau sampai mleot yaaa bisa ada distorsi atau tidak enak dipakai.

      Untuk nylor lebih aman plastik, walaupun kaca juga bisa, karena bagian pinggir bawah yang tidak terlindungi memungkinkan bisa gompel atau pecah. jadi hanya untuk sisi keamanan saja.

  10. saya mau tanya kalo harga kaca mata yang pakai jamsostek biaya berapa terus kalo gak periksa lewat dokter di tunjuk bisa gak maksudnya langsung,,,dan berapa harga lensanya aja untuk lensa minus,,,tolong ya,,,,

    • @ukie,
      Wah kalau untuk jamsostek sepertinya ada rujukan tertentu yaaa,…. dan saya tidak tahu..

      Mungkin ada rekan lain yang terima jamsostek dan di daerah mana… silakan di tanggapi komentar ini yaaaa

Komentar ke FB

Digunakan untuk pertanyaan atau komentar bersifat umum, kalau per topik harus di ceritakan dulu topiknya atau koment di form koment per topik di atas