Perlu KACAMATA?,Tidak perlu repot ke Optik, Kami yang Datang!!!
Powered by MaxBlogPress 

 

Konsultasi Online

Buat anda netter, masyarakat umum, Refraksionis Optisien (RO), atau anda yang sekarang sedang mengalami gangguan penglihatan, baik Myopia, Hypermetropia, Cylinder atau Presbyopia, anda memakai kacamata ataupun anda pemakai lensa kontak bahkan anda yang ada rencana untuk Lasik atau apapun yang menyertai anda.

Jika anda ada masalah ingin curhat, punya pengalaman dan sebagainya silakan sharing di sini, saya atau pengunjung blog ini InsyaAllah akan saling membantu.

Silakan isi form komentar di bawah ini, jangan sungkan-sungkan. Anda boleh pakai nama samaran ataupun nama anda yang asli, terserah. Tapi jangan main spam yaaa. ntar ketahuan lho.

Terima kasih

Popularity: 12%

| Print artikel | Kirim ke teman (Email) |

Komentar/Saran/Kritik

102 Komentar pada artikel “Konsultasi Online”

  1. hanief pada 11 March 2008 10:54 am

    pengen tau jenis atau macam2 frame kaca mata soal nya pengen tau lebih dalam ttg optik

  2. Kastam pada 11 March 2008 12:13 pm

    Ok deh, ntar saya siapkan yaaa, postingnya tentang Jenis-Jenis Frame kacamata, apa anda bukan seorang RO?.

    Tunggu yaaa dan sering berkunjung juga kasih tahu yang lain.
    Anda juga bisa berlangganan ke blog ini Gratis, silakan isi email anda di Subcribe yang ada di kanan warna hitam itu, maka anda akan terima email dari blog ini jika ada yang baru

  3. emin pada 21 March 2008 8:52 pm

    mas…..
    posting topik 2 yang up to date soal dunia optik…
    pemeriksaan, alat atw item baru……

    biar para RO yang dah lulus otaknya pada ga berkarat…..
    apalagi yang terdampar di daerah…..

    tolong dipertimbangkan

  4. Kastam pada 23 March 2008 7:54 pm

    Sip deh, boleh dong usul materi yang mau di posting, biar kena sasaran. Untuk cara periksa yaaa masih standar namanya juga standar kopetensi.

  5. emin pada 26 March 2008 7:14 am

    mas…
    bahas binocular test dunks……..
    =)
    wfdt

  6. Kastam pada 26 March 2008 12:55 pm

    Ok, Mas Emin, saya siapkan dulu yaaa. Jangan lupa kunjungi terus dan kasih tahu yang lain.

  7. emin pada 27 March 2008 1:05 pm

    0k deh…….
    nih site juga dah saya referensiin buat netter yang masih menimbah pendidikan di LEPRINDO….

    maju teruz….

  8. kastam pada 28 March 2008 9:30 am

    Thanks mas Emin, anda pengunjung setia.
    Ntar aku siapin Award deh……
    InsyaAllah.

    Oh yaa mungkin juga banyak pengunjung lain, namun tidak mau tingggalkan pesan,

    Gak papa kok yaaa, kita bisa curhat, mungkin di kerjaan ada maslah atau ada ilmu baru.
    Anda bisa lihat Komentar di sini saya bikin kayak forum, jadi bisa Reply komentar yang mana, kayak nanggapi gitu.

    Coba deh…., kayak Mas Emin

  9. emin pada 28 March 2008 11:17 pm

    mas maunanya nie
    =)
    pada tahap laser ditembakka hehehehn (kya maen CS)
    itu prosesnya seperti pemapasan yah (dipapas) heheh
    kaya apaan aja dipapas………
    teruz arah lasernya itu, menyamping atau searah sumbu utama cahaya yang masuk ke mata….?

    tolong pencerahannya

  10. emin pada 28 March 2008 11:18 pm

    duh yang diatas nie kya`na salah kolom nie
    wakakakkakakak

  11. kastam pada 29 March 2008 9:15 am

    Ya, mas Emin usahakan komentar dengan topik yang senada.
    jawaban ada di video lasik yaaaa

  12. brant pada 11 April 2008 2:21 pm

    This blog is simply smashing. In my humble opinion of course. As this post is rather debatable I don’t think all your blog visitors are going to agree with it.

  13. Kastam pada 11 April 2008 7:20 pm

    Hi, Mr. Brant.
    Thanks for your visiting in my blog. But i just wanna ask you, which one post you mean or all the post?

    But anyway thanks

  14. Puput pada 12 April 2008 2:34 pm

    hei,
    aku masih ragu nih pengen make contact lens.
    umur aku 13 tahun,mata aku min.2.
    bisa gak sih tuh?ada resikonya gak?
    katanya,harus umur 17thn dulu ya baru boleh make
    contact lens?
    jawab ya..
    bosen nih make kacamata muluk!

  15. Kastam pada 12 April 2008 2:41 pm

    Hai Puput,
    Prinsip pakai lensa kontak adalah secara medis klinis yaitu hasil pemeriksaan dokter atau RO di Optik tidak ada kontra indikasi. Maka boleh pakai lensa kontak.
    Selanjutnya Lensa kontak itu perlu disiplin, yaitu jam pemakaian dan perawatan.Misal tudur tidak di pakai, selalu dibersihakan tiap malam atau setiap lepas lensa kontaknya dan jangan lupa umur lensa kontak di perhatikan, kapan harus ganti dan sebagainya.
    Asal semua bisa yaaa gak masalah.
    kalo bisa pakai yang dispossible dulu

  16. Puput pada 12 April 2008 3:13 pm

    nanya lagi nih,
    dispossible tuh yang gimana sih?

  17. Kastam pada 12 April 2008 4:02 pm

    Disposable itu artinya lensa kontak (lunak) yang pemakainnya sebentar. atau gampangnya di pakai dalam periode yang singkat. misal 1 hari buang, ganti baru, atau satu minggu buang ganti baru atau paling lama dalam kategori disposable adalah satu bulan buang.

    Soalnya ada juga yang 3 bulan pakai buang atau 6 bulan dan bahkan ada juga yang 1 tahun baru buang.

    Yang 2 tahun baru buang ada gak yaaaa?
    Ada juga yaitu RGP? ( lensa konak yang keras)
    Gimana Mbak puput, dari pekanbaru yaaa

  18. Puput pada 12 April 2008 4:30 pm

    oh,geto..
    berkat kamu,aku jadi gak ragu lagi nih..
    makasih yaaaaa……

  19. Kastam pada 12 April 2008 4:40 pm

    sama-sama, Mbak Puput Riau Pekanbaru.
    Lain kali berkunjung lagi yaaaa

  20. wawan pada 16 April 2008 12:39 pm

    mas sy mw nanya bolehkan? kluarga sy rata rata pake kaca mata!
    tapin sering beli ama optik keliling! tapi enak dpakei dan cocok! rata rata kluarga pake kc mata min empat cuma yang engga ngerti ko bisa murah jauh beneer harganya ama optik yang mangkal atau optik resmi!
    bisa dikredit,kalo ada complain berani tanggung jawab.
    Terus alat periksanya manual kaga canggih beda ama optik gedean pake komputer segala!
    meskipun optik keliling tapi berani ngejamin, kalo kurang cocok dia bisa ngejamin!malahan sy pernah diperiksa pake komputer malah jadi cylender!
    pas udah jadi kacamata dipakai jadi pening,malah enak pake manual!

  21. Kastam pada 16 April 2008 4:22 pm

    Untuk harga terus terang itu terserah penjual, di mana juga begitu. Tentu pengusaha ada perhitungannya, antara harga beli, harga jual, biaya operasional, dll. Toko d mall dan d pinggir jalan juga beda.
    Bisa jadi memang barangnya beda, bisa jadi merek, kwalitas, garansi dll. Semula tergantung anda dan optik anda.
    Untuk pemeriksaan dengan komputer terus terang tidak pernah di jadikan pathokan. Lihat postingan tentang ini di blog ini. Pada akhirnya tetap menggunakan trialJ

  22. pandu pada 20 April 2008 12:30 pm

    Mas Kastam, saya pandu mantan ASRO melawai 2001(dulu Mas pernah jadi trainer saya di melawai), terus lanjutin kuliah Leprindo thn 2004 angkatan 28,sekarang kerja di Siloam Hospital Lippo Karawaci, keren juga info optik online-nya, bisa bagi2 ilmu &pengalaman, info bisnis, dll.Sayang temen2 sesama RO belum banyak yang tau ya…Oh ya Mas, boleh tanya ga?gimana cara bikin proposal buat buka optik untuk kerjasama dengan puskesmas&syaratnya apa aja?soalnya di dekat tempat tinggalku ada prospek join ama puskesmas&klinik, salam buat temen2 RO yang kenal saya, baik yang senior maupun junior, see u………………

  23. Kastam pada 20 April 2008 1:27 pm

    Mas Pandu makasih atas kunjungannya, boleh bantu kasih tahu teman RO yang lain. Salam u Dr.Heru n Dr.Yusuf ya. U contoh proposal kerjasama dgn puskemas terus terang aku juga belum pernah buat, karena juga belum pernah join. Tapi InsyaALLAH akan saya posting. Atau ada rekan yang lain yang dah pernah buat. Boleh email saya u di posting ato langsung di komentar.

  24. agus pada 22 April 2008 9:24 pm

    mo nanya bis ga yaha? pertama e fungsi nya clyinder tu apa sih? ke dua:trus minimal cliynder tu bera pa sih? plz di jwab ya makasih

  25. Kastam pada 23 April 2008 9:59 am

    Makasih Mas Agus atas kunjungannya,
    Fungsi cylinder itu untuk mengoreksi orang yang punya kelainan astigmatisme, anda bisa cari searh box dengan keyword astigmatism atau cylinder, semua udah akau bahas.

    Cylinder yang paling kecil untuk sebuah kacamata yang sengaja di buat atau di resepkan adalah 0.25 DC.

    Gimana mas Agus?
    atau lihat di sini:
    http://optikonline.info/2008/04/05/lensa-kacamata-menurut-fungsinya.html
    http://optikonline.info/2008/01/30/astigmatisme.html
    Terima kasih

  26. shunichirou pada 25 April 2008 12:15 pm

    mas, aku pengen nge cek minus mataku pake alat sendiri, kira2 bikinnya gmn ya

    misal ukuran font nya brp sma jarak tulisan sama kita, berapa meter?

    makasih mas

    saya kyknya sih minus 0.5 sampai 1.0

  27. april pada 28 April 2008 7:02 am

    Seneng banget bisa nemu optik online ;) ;) ;) ;) ;)

    Salam kenal..aku termasuk anggota baru para pemakai kaca mata sedunia…
    baru kemarin aku beli kaca mata di optik, pas kaca mata ku udah jadi..aku nanya tentang MPD lensa ku.. ( diresep dokter sich tertulis 62mm ) tapi kok kata yang bikin kaca mata, MPD nya gak penting ya??? na loo..kok bisa gitu???
    Gimana tu mas?? lensa yang aku pake saat ini CR SuperSin terbuat dari plastik, dan aku minus 0,5.
    Tolong donk Mas, terangin lebih lanjut tentang MPD, dan gimana cari tau berapa MPD lensa kita.

    Makasih banyak sebelumnya

  28. Kastam pada 28 April 2008 1:12 pm

    Mas namanya alat ukur harus sangat presisi agar hasilnya akurat.
    Sebenarnya bisa tapi agak panjang kalo di jelaskan di komentar ini, ntar kalo dah siap materinya tentang snellen chart saya posting yaaa

    Kalo gak mau repot beli aja di optik yang jual alat optik, itu tuh yang ada gambar kipas di atas terus bawahnya ada angka atau huruf dan ada garis merah dan hijau, itu di jual kok.
    Anda pasang pada jarak 5-6 meter dan periksa sendiri mata anda, jika masih bisa pada notasi 6 yang artinya 6/6 maka normal.
    OK

  29. Kastam pada 28 April 2008 1:28 pm

    Salam kenal juga Mas April. :)
    Selamat dah pakai kacamata baru, tapi gak baiknya anda jadinya punya kelainan refraksi yaaa. Gpp yang penting bisa gaya juga dengan kacamata.

    Kalo angka 62 itu bukan MPD tapi PD, aku dah bahas kok istilah itu bisa di cari dengan keyword istilah kacamata.

    MPD itu Monokuler Pupil Distance yaitu setegah PD (Pupil Distance)
    MPD: stengah jarak pupil kanan-kiri
    PD: Jarak pupil mata kanan dan kiri

    untuk orang dewasa PD berkisar 60-70, bisa kurang bisa lebih tapi paling banyak angka itu.

    Jika MPD atau PD tidak tepat maka mata kita akan di paksa untuk mengikuti fokus yang terpasang di lensa untuk ayng sensitif maka akan bisa bikin pusing. Dan setiap perbedaan antara titik fokus lensa dengan harusnya PD kita maka akan ada efek prisma.

    Namun karena ukuran anda sangat kecil yaitu -0.50 D maka perbedaan PD ada toleransi sampai +- 2 mm.

    Mungkin sebaiknya saya bahas khusus aja yaaa tentang PD dan MPD terhadap kacamata, gimana atau udah jelas?

  30. april pada 29 April 2008 1:38 pm

    Waaahhh aku dipanggil mas ni :( :(

    aku kan cewek…hiks..

    Btw, makasih balasannya..tapi lebih baik dibahas lebih terperinci lagi..gimana?? :) :)

    Kaca mata yang aku pake sekarang ukurannya 49-19/132…apakah sudah memenuhi standard PD mata ku ya mas?
    Ada saran untuk mengurangi minus ini? Selama ini kacamata ku masih jarang aku pakai..hehehe…abis belum terbiasa, apakah memang harus selalu dipakai?

    Mohon saran nya

    Terima kasih
    Aprilia ;)

  31. Kastam pada 29 April 2008 1:49 pm

    Waduh,

    Ma’af sekali. Saya kira Co.

    Ok deh aku posting aja yaa, tapi ntar.
    Besarnya kacamata atau ukuran kacamata tidak ada maslah dalam hubungannya dengan PD, asal masih cukup bahannya.
    Ntar yang bagian motong lensa akan mengaturnya.

    Biasanya pemakai kaacamata lebih cenderung memilih besar kacamata sesuai lebar mukanya, biar serasi.

    Mengurangi minus hampir di tanyakan semua orang yang myopia, namun tidak ada jawaban kecuali yaaa di pakai kacamatanya jika di perlukan.

    Ya jika di perlukan, begitu ingin melihat objek yang kurang jelas, dan and ingin tahu maka pakai kacamata, tapi jika anda tidak ingin tahu yaaa nggak perlu pakai kacamata, namun anda berarti ketinggalan satu informasi tentang objek itu.

    mata adalah jendela dunia dan informasi :)

  32. Sop pada 14 May 2008 6:50 am

    Halo Mas Kastam, salam kenal sebelumnya.
    Kebetulan saya punya sedikit masalah dgn kacamata baru nih, tolongi ya….
    Ceritanya begini :
    Baru baru ini sy ganti lensa kacamata sy, dan sy diukur kembali, hasilnya :
    Sph:-0.25; Cyl:-1.00; Axis:90 (Kanan - Kiri sama aja) Sy ganti dgn lensa transition dari essilor. Setelah sy pake, awalnya agak pusing dikit, tapi setelah 1-2 hari kayaknya sudah enakkan (gak terlalu pusing lagi).
    Berselang beberapa hari kemudian ketika jalan jalan di optik sy beli lagi 1 kacamata baru dgn lensa transition dari essilor (tapi jenis lain, lebih tipis) dan waktu itu mata sy diukur kembali, karena kebetulan sy tidak membawa kacamata, hasilnya :
    R : Sph:-0.25; Cyl:-1.25; Axis:72
    L : Sph:-0.50; Cyl:–1.00; Axis:97
    Ketika dicoba kacamata baru ini sy awalnya juga agak pusing & kayaknya ada yg aneh dgn lensa kacamata baru ini, karena apabila sy melihat barang bentuknya kotak (misal : monitor) jadinya gak simetris, agak trapesium (atau apalah namanya, bagian atas lebih kecil sedikit dari pada bagian bawah) Hal ini belum sempat sy complain ke optik, kira kira masalahnya dimana ya ?
    Terima kasih atas tanggapannya….

  33. Kastam pada 14 May 2008 9:50 am

    Salam kenal juga.
    Melihat masalah anda kemungkinan besar penyebabnya adalah dari resepnya. Resep cylinder dengan axis vertikal cenderung tidak senyaman dibanding axis horisontal. Axis vertikal membawa objek terlihat kurus sedang axis horisontal membawa efek objek terlihat gemuk. Maka bagi yang punya mata sangat sensitif perbedaan axis bisa menyebabkan tidak enak, misal pusing dan bentuk objek terlihat tidak seperti harusnya.

    Kalo memang kacamata yang pertama enak maka sebaiknya ikutin yang pertama aja, Untuk jenis lensa dari essilor yaitu Lensa Transitions next Generation Ada dua jenis yaitu SV Ormarey dan SV Airwear. Mungkin yang tipis itu yang Airwear. Dan untuk bahan tidak ada masalah ke situ, yang pernah saya alamai untuk airwear adalah adanya pelangi atau pandangan yang kurang sharp, tapi itu dulu sepertinya sekarang sudah semakin di sempurnakan.

    Jadi sebaiknya datang ke optik lagi dan bawa kacamata yang lama, kemudian suruh pihak optik untuk memeriksa kacamata yang udah jadi dua-duanya. Yakinkan bahwa kacamata yang kedua juga bear terpasang seperti resep,jika udah benar maka lebih baik buat seperti yang pertama aja.

    Ngomong-ngomong banyak ini duit, baru buat kacamata trus buat lagi…. ha ha ha

  34. Sop pada 14 May 2008 1:22 pm

    Thanks atas sarannya, apakah artinya saya harus beli lensa lagi ? Atau lensa kedua tersebut bisa diperbaiki / stel supaya enak ??

  35. Kastam pada 14 May 2008 1:42 pm

    Dalam dunia optik, kalo memang salah resep biasanya di ganti mas, jadi nggak harus bayar.
    Namun tentu nanti akan di cek ulang semuanya, meliputi:
    Kacamata lama, jenis lensa, bentuk frame, posisi dan stel dan sebagainya, kalo memang harus di ganti lensa agar bisa nyaman, maka harus di ganti.
    tentu kita juga harus kembalikan sesuai kebijakan optik itu terhadap customernya. jadi yaaa musyawarah lah.

  36. Sop pada 14 May 2008 6:12 pm

    Mas Kastam, terima kasih banyak atas masukkannya.
    Sukses selalu…..

    Salam,

    Sop

  37. Jenny pada 24 May 2008 2:25 pm

    Saya umur 24, baru 1 tahun pake kacamata, kalau aktivitas kacamata selalu dipake,
    kiri kanan minus 0,25 , silinder 0,25

    Belakangan nin kalo kacamata saya dicopot, gampang pusing terutama kalo kena cahaya silau.

    Ada kejadian, waktu sinar matahari terik dan saya sedang pakai kacamata, langsung pusing hebat, trus saya ganti kacamata hitam biasa (tanpa minus) dan pusing nya reda.
    Lain waktu, saya jalan-jalan hiking ke gunung, yang rindang dan tidak terlalu silau, tidak memakai kacamata sama sekali, tidak pusing, tetapi setelah selesai hiking, masuk ke mall, lihat lampu yang silau, pusing lagi, jadi langsung pakai kacamata untuk mengurangi pusing.

    kira-kira saya mengalami gangguan apa ya?
    terima kasih sebelumnya.

  38. MIA pada 26 May 2008 8:58 am

    aku mw nany nih..
    aku umur 18thn,,mataku minus 2.75 yang kann dan minus 2. yang kiri dan udah 3 thn ini pake soflens
    nah,slama 3 tahun ini sbenerny nyaman2 aja pake soflens,cuma tahun ajran baru ini aku mw masuk sekolah pramugari,jadi mata gak boleh minus
    jdi aku kepikiran bwt LASIK
    Nah,yang aku mau tanyain nih
    1.berapa persen kemungkinan operasi ini gagal?
    2.kapan saat yang paling pas bwt melakukannya? soalnya Agustus ntar aku udah mulai kuliah
    3.berapa biayany?apa tergantung sama besarnya minus mata?
    makasih

  39. Kastam pada 26 May 2008 9:51 am

    @: M’ Jenny
    Kalo di lihat riwayatnya, kemungkinan besar anda mengalami apa yang di sebut Fotopobia, atau takut terhadap sinar.
    Sehingga respon dari mata kita akan merasa terlalu banyak sekali yang masuk, padahal intensitasnya sebenarnya adalah biasa saja, artinya bagi otrang lain itu tidak ada masalah.
    Untuk menanggulangi adalah dengan menguranginya saat ada banyak sekali sinar yang terang, misal matahari atau lampu yang silau.
    Kacamata hitam memang pilihan untuk acara di luar, namun untuk acara di dalam khan kurang baik/etis.
    Saran saya gunakan lensa yang berubah warna, disamping bisa untuk koreksi ukuran anda juga anti UV serta akan sangat membantu mengatasi keluhan ada.
    Silakan lihat postingan di sini: http://optikonline.info/2008/02/23/photochromic-lenses-lensa-berubah-warna.html

  40. Kastam pada 26 May 2008 10:09 am

    @: M’ Mia
    Kalo di tanya soal kegagalan, itu tergantung banyak faktor, bisa dokter, alat, pasien dan saat lasik sendiri.
    namun, gagal yang sudah terjadi di sini, bukan berarti jadi buta, karena sampai saat ini tidak ada laporan yang buta karena di lasik.
    Gagal yang di maksud itu misal, masih ada sisa minusnya, misal sisa -0.25 atu -0.50. dan kalo sisanya misal lebih dari -1.00 serta mata masih layak dalam arti tebal kornea cukup dan sebagainya maka biasanya ada garansi dari klinik itu misal di i Care Lasik Jakarta, untuk melasik ulang tanpa biaya lagi. Gagal yang lain misal akan silau dan itu bisa di atasi dengan obat tetes.
    Secara persentasi kira-kira kurang dari 2 % ( tapi di ingat gagal yang di maksud adalah seperti di atas, bukan buta lho)

    Tindakan lasik itu cepat termasuk masa penyembuhannya, artinya satu hari setelah lasik sudah jelas melihat, sampai 1 minggu paling aman., dan stelah 1 bulan baru boleh olah raga berat dan renang.
    Jadi kalo mau lasik yang di hubungkan dengan kuliah sih nggak ada masalah, mungkin paling mepet yaaa sebulan sebelum masuk kuliah, lebih baik.

    Untuk di tempat saya bekerja yaitu i Care Lasik, harga hanya di bedakan pada jenis tindakan yang harus di ambil.
    Per saat ini Mei dan Juni 2008, ada diskon 1 juta permata, jadi untuk dua mata diskonnya 2 juta, lumayan. jadi segera daftar dan konsultasikan dulu.
    Untuk harga saya nggakk bisa sebut di sini, silakan hubungi ke 021 530 7171.
    Semoga membantu

  41. Endang Setyo pada 29 May 2008 8:05 am

    Tentang penyakit Pterigium, apa ada solusi lain untuk mengatasi pterigium selain di operasi?
    trims

  42. mia pada 29 May 2008 9:53 am

    Mas Kastam………..
    Tengkyu banget jawabanny……….
    Secepatnya aku bakalan konsultasi ke dokter mata n mutusin jadi di LASIK apa gak
    Makasih ya……..
    Moga sukses slalu

  43. Kastam pada 29 May 2008 12:28 pm

    @ Endang Setyo:
    Wah benar mas hanya operasi aja, itu juga kalo udah mau masuk ke daerah kornea, karena ntar bisa mengganggu penglihatan. Sementara upaya yang ada jika belum sampai ke kornea adalah menghindari penyebabnya, dan jangan sampai kelihatan merah atau meradang, tentu anda harus ke dokter dulu untuk mendapatkan obatnya yaaaaa… semacam antibiotik atau apalah gitu..

  44. Kastam pada 29 May 2008 12:29 pm

    @ Mia:
    Sama-sama, segeralah ke dokter jadikan mata anda bebas tanpa kacamata atau lensa kontak. :)

  45. Endang Setyo pada 29 May 2008 5:18 pm

    Terima kasih mas Kastam

  46. eky pada 5 June 2008 8:04 pm

    hai pak or mas Kastam salam kenal ya,mau tanya… gmna yah cara cari nafkah di bidang optik setelah tidak bekerja lagi di optik.saya sekarang bekerja di bidang lain selain optik.tetepi tetep ingin mengingat mengasah sedikit pengetahuan bidang optik yang dah saya punya.ya walaupun basic bgt…

    eky.
    email ; ekyherawan@yahoo.com
    hp.085695487212

  47. Kastam pada 6 June 2008 3:42 pm

    @: Eky;
    Hai juga Mas,
    Lha ini bingung nggak, mau cari nafkah di bidang optik tapi tidak bekerja di bodang optik.
    Ya, saya rasa harus bekerja di bidang peroptikan, bisa di toko optik, di lab lensa, di pabrik frame, atau jadi suplier optik, alat kesehatan optik dan sebagainya.
    Yaa banyak sih bidang kerjaan itu.
    Agar bisa tetep mengasah ilmu optik yaaa, rajin-rajin aja kunjungi blog peroptikan terutama blok http://optikonline.info ini :)

  48. eky pada 10 June 2008 6:51 pm

    begini lho maksudnya….hehehehe…
    setelah keluar sbg alumnus melawai saya bekerja di luar bidang optik. nah pengen deh bisnis sambil tetep bekerja di pekerjaan yang skrng.gito LOCH ms.kastam hehehhe..
    kira kira ada yang punya ide gak gmna?//
    btw…ada yang mau menyewakan trial lens and frame gak ya?
    atau setidaknya jual seken gitu…
    kira kira klo gak punya ijasah RO dan cuma ASRO bisa buka OPTIK gak yach???

  49. eky pada 10 June 2008 6:57 pm

    gimana nasibnya optik ya klo lasik udah murah….wah sepi tuch mungkin

  50. eky pada 10 June 2008 7:07 pm

    mas kastam,dalam pemeriksaan binocular dlm balancing test sebenernya acuan yang bener yang mana sich power yang diambil,apakah power yang mendekati nol atau power dari mata yang terjelas(mata dominan)?
    thx bwt penjelasannya….

  51. Kastam pada 11 June 2008 9:44 am

    @ MAs Eky:
    Ini pertanyaan dalam komentar bisa borongan. Saya kira kirim komennya sama dan kliknya tiga kali, e ee ndak tahunya pertanyaannya beda.
    Ada saran sih biar tiap komentar sama topik nyambung maka sebaiknya di sesuaikan tempatnya yaaaa… ( laik kali… :) )

    Jadi maksudnya sambilan yaaa… apa yang di tempat baru kurang ha haa haa.
    Hayo siapa ada yang punya trial nganggur, mau di ajak kerja sama, yaaa pembagiannya ntar atur senidiri aja yach.

    Kalo nasib optik yaaa tetep jaya lah yao, nggak usah kwatir, ada porsinya sendiri-sendiri. lihat posting di http://optikonline.info/2008/05/14/optik-vs-lasik-center.html

    Untuk peprtanyaan terakhirnya sebaiknya di jawab via postingan aja yaa….
    mohon di tunnggu… tapi kalo nggak muncul-muncul YM saya…

  52. cizka pada 17 June 2008 10:55 am

    mo tny ne soal lasik,,
    1.Brp cih biaya bwt lasik?
    2.Di semarang uda ada rmh skit atw klinik” mata yg mnydiakan layanan lasik mata blum?
    3.Lasik tu b’sfat p’manen atw g?

    Thanx bwt jwbnny,
    cz q pgen di lasik ne,,:)

    dtggu y jwbnny,,

  53. Kastam pada 17 June 2008 12:35 pm

    @ Cizka:
    Biaya Lasik relatif tergantung klinik dan jenis tindakannya. Sekedar info saat ini buloan Juni 2008 di i Care Lasik Jakarta ada bulan Promosi diskon besar dan harga termurah saat ini di seluruh Indonesia. Silakan lihat webnya di http://icarelasikcenter.com
    Ciszka juga bisa isi form kontak untuk nanya-nanya dan juga chatting di sana.

    Yang di semarang dah ada juga yaitu di Semarang Eye center itu lokasinya di RS Sultan Agung.
    Silakan tanya juga di sana.
    Ok

    Sifat lasik itu memang permanen, artinya dengan target normal maka akan normal selamanya, kecuali memang kita sendiri masih suka naik minusnya atau perilaku kita yang cenderung meningkatkan minus kita, misal lama di depan komputer dan sebagainya.
    Semoga membantu

  54. angga pada 20 June 2008 1:42 am

    kalau pake lnsa kontak kdang2 mta merah, knapa ya?
    pakah tdk cocok or cuma iritasi biasa?

  55. angga pada 20 June 2008 2:00 am

    mas, slm knal dlu neh…
    lpa td..
    sy seh da pke kontak lens tp kdng2 mta merah, stlh dksh te2s matanya.
    ntu knapa ya mas? pa sy bru make or kna iritasi?
    truz cairan lens yg baguis apa mas?

  56. Kastam pada 20 June 2008 9:51 am

    @ Angga:
    Salam kenal juga Mas Angga.
    Jika pertama kali pakai lensa kontak itu masih dalam batas wajar.
    Artinya mata untuk pertama kalinya masih ada penolakan terhadap benda asing yaitu lensa kontak.

    Tapi kalo dah lama masih aja merah itu bisa jadi ada masalah dengan lensa kontaknya, bisa karena designnya tidak cocok, bisa jadi fisiknya yang bermasalah misal ada yang robek kecil dan sebagainya.
    Kalo merah setelah di beri obat tetes, itu karena obat tetesnya, karena di dalam obat tetes itu kadang ada kandungan yang komposisinya tidak sesuai dengan air mata anda. dan biasanya yang menyebabkan merah atau perih itu bahan pengawet dalam obat tetes itu. Coba cari yang tanpa bahan pengawet kalo di coba ok berarti ada masalah dengan bahan pengawetnya.
    Untuk cairan yang bagus sebenarnya yang terpisah yaitu satu untuk desinfeksi murni dan satu untuk netralisir desinfeksi dan salin solution.
    Namun sekarang di pasaran sudah susah di dapat yang ada yaaa yang multi purpose atau all in one, jadi yaa ada sabunnya tapi yaaa di buat sedemikian rupa agar tidak perih.
    Jadi rata-rata yaaa sama, saya tidak buisa merekomendasikan permerek yaaa.
    semoga membantu.

  57. vivi pada 24 June 2008 12:28 pm

    hai mas kastam…
    salam knal y…
    mas saya minta tolong donk..
    skarang ini saya lagi butuh bahan untuk kuliah mas…
    saya disuruh membuat proposal usaha optik..
    bisa bantu saya gak mas brapa modal yang di butuhkan untuk membuka optik dan biaya apa2 aja yang di perlukan.Dan yang pasti selain modal dan sbagainya apalagi yang di perlukan dlam membuka usaha di bidang optik..

    Mohon informasinya ya mas..

    bisa langsung d kirim k email saya aja mas…
    silvia_lauw@yahoo.com

    Sebelumnya terima kasih y mas ada atas bantuaanya

  58. Kastam pada 24 June 2008 5:41 pm

    @ Silvi:
    Salam kenal juga M’ VIVI dari Balikpapan :)
    Untuk membuat proposal pendirian sebuah optik yaaa banyak sekali yaaa, tapi tentu skala optik kayak gimana. Alat yang di pakai mau yang biasa atau minimal atau mewah atau super mewah, apa nantinya mau edging sendiri atau di tempat lain.
    paling nanti yang bisa di buatkan adalah yang minimal dulu yaaa..
    InsyaAllah yaaa, soalnya saya minggu-ini sampai awal agustus ada yang harus saya kerjakan, cie ilah.
    E e ini buru-buru nggak.

    Atau ada rekan yang lain yang udah punya optik, misal mas Wahyu bisa kasih gambaran nggak.

    BTW, siapa yang mau buka optik? :))

  59. ryu pada 26 June 2008 12:56 pm

    saya mencari kacamata untuk olahraga/badminton, kira-kira dimana yah nyarinya

  60. Kastam pada 27 June 2008 11:07 am

    @ ryu:

    Kacamata sport mungkin bagus yang Rudy project, namun kalo untuk badminton minimal yang bisa di tali belakang atau ada sport bendnya.
    Bisa tanya di optik langsung aja mas
    di melawai atau di optik lain lah

  61. supriyanto pada 30 June 2008 8:40 am

    mas,tolong dibalas donk komentarnya yang buat frame nylon, endpiece itu yang mana?pedang anggar itu buat apa jadinya?makasih..

  62. hneir pada 30 June 2008 10:04 am

    nanya dong…baru kali ini pake kcm. sering test ke optik memang ada minus dan silider sedikit, lalu ke dokter mata jakarta. ktnya ada minus dan silinder sedikit ga plu pake kacamata. eh yang terakhir setelah opname dan istirahat seminggu aku coba test ke dokter di jogja hasilnya plu jauh 0.5 dan silinder 1 kanan, kiri silinder 0.5. lalu aku diwajibkan pake kacamata. pertanyaannya banyak apa maksudnya plus jauh?knp wajib pake kcm dan kok hasil pemeriksaan berbeda ya?lalu axis ku kanan 10 axis kiri 180 apa seh maksudnya?mohon penjelasan sedetail2nya biar ga bingung.makasih sebelum dan sesudahnya.

  63. Kastam pada 30 June 2008 12:57 pm

    @ Supriyanto:
    Mengenai frame nylon khan ada di postingan mas, di balas atau di bahas yaa, karena panjang saya jawab via artikel yaa.
    Endpiece udah di bahas di pengelompokan frame atau di bahasa di pemabahasan tentang kacamata di search aja pasti ketemu.
    Alat yang untuk anggar, wah saya belum pernah lihat, mungkin yang kasih tahu aja suruh jawab via komentar di sini biar yang lain juga tahu, gi mana?

  64. Kastam pada 30 June 2008 2:52 pm

    @ Hneir:
    Mas karena jawabanya minta detail maka lihat aja di postingan yaaa di S I N I

  65. supriyanto pada 1 July 2008 11:54 pm

    mas, sedikit protes gpp ya..artikel yang mas tulis bagus2 semua jadinya saya pengen download, syaratnya isi buku tamu & beri komentar, keduanya uda saya lakuin tapi masih tetap gak bisa di copy..tulisan yang suruh minta izin & komentari muncul melulu..jangan tersinggung ya mas, cuma dikit protes ja..hehe

  66. Kastam pada 2 July 2008 12:25 pm

    oh anda pingin download artikel di sini.
    Yaaa sekarang berarti anda udah ijin.
    Mau di posting lagi atau mau di print atau mau disimpen dalam MS Word.
    Knapa selalu muncul pesan kalo anda klik kanan dan copy, yaaa…. Karena anda menggunakan Internet Explorer. Saya lagi belajar web design dan semua wb design mau berpindah ke Mozilla Firefox untuk browsernya. jadi anda harus install itu, free, gratis, aman dan cepat.

    Caranya coba ikuti langkah berikut:
    kunjungi: http://onbisnis.com/downloadfirefox/
    Terus klik gambar di bawah download here, dan lakukan install langsung di komputer anda.
    Setelah install buka deh http://optikonline.info
    Pilih artikel yang mau di copy, select all atau sorot dan klik kanan dan copy di jamin bisa hahahahaah.
    Ma’af yaaa…
    Tapi kalo mau di blog lagi ke blog anda jangan lupa yaaa sertakan linknya yaitu lingk artikel ini di blog anda.
    Atau kalo mau saya bisa buatin hanya copy paste ke postingan anda… jreng langsung jadi , itu kalo mau lho…

  67. supriyanto pada 3 July 2008 4:07 pm

    siiip deh, gini donk dari dulu, haha…makasih mas..

  68. Kastam pada 4 July 2008 1:54 pm

    Wah, itu adalah trik n tips
    Malah anda udah pakai Mozilla firefox 3.0, saya masih versi 2
    Selamat yaaa

  69. supriyanto pada 4 July 2008 4:39 pm

    mas, kenapa soft contact lens untuk yang sferis minus baik -10.00 maupun -2.00 koq sama tebalnya? apakah kelengkungannya sama? kenapa lensa kontak bisa membiaskan sinar ya?

  70. Kastam pada 4 July 2008 5:11 pm

    Yang pasti sih tebalnya beda, namun sangat sedikit jadi kalo cuman dipegang yaaa kelihatannya hampir sama.
    Prinsip kerjanya sama dengan lensa pada kacamata, jadi ya pekerjaan bias membias aja.

    Itulah teknologinya…..

  71. supriyanto pada 5 July 2008 11:39 pm

    mas, anda tentunya tau lampu belajar yang ditaruh di meja, biasanya di kamar. Pertanyaannya : Kalo di malam hari kita tidak menyalakan lampu di kamar dan hanya menyalakan lampu meja untuk bermain komputer atau membaca (jadi cahaya lampu hanya ada di daerah meja, membaca dan bermain komputer juga di meja), apakah bisa merusak mata? apakah membaca menggunakan penerangan dari matahari bisa merusak mata juga? misalnya membaca di ruangan yang diterangi sinar matahari?

  72. supriyanto pada 5 July 2008 11:49 pm

    oh ya mas, saya uda cari ke semua artikel tentang kacamata tapi gk ketemu yang namanya ENDPIECE, yang ada EARPIECE, sudi kiranya mas mau beritahu endpiece itu apa? hehe..karena itu sangat membantu saya dalam mengeluarkan lensa dari frame nylon..

  73. ummi pada 6 July 2008 10:36 pm

    Salam kenal mas, mo tanya…anak saya umur 5 tahun, udah ampir 1 tahun ini berkcmata, ukurannya adalah: sph R/L +5.00, cyl R/L -0.75, Axis R/L 180, Add R/L 3.00. kacamata anak saya bifokal, terlihat tebal, pertanyaan saya, ada nggak produk kacamata dg ukuran anak saya itu lensanya terlihat tipis dan ringan, kemudian kalau tidak ada, ada nggak kemungkinan anak saya bisa pake lensa multifokal? tapi dia bisa nyaman memakainya dan bisa beradaptasi dgn jarak jauh, menengah dan dekat. tolong mas kalau bisa nama produk dan harganya.(please…please…please) karena saya sudah2 sangat bosan mendengar komentar, tebel bener kacamatanya, kasian ya …(komentar yang sangat…sangat tidak membantu, bahkan menyakitkan) sedang saya amat awam dg produk lensa2,terima kasih banyak

  74. Kastam pada 7 July 2008 9:23 am

    @ Mas Supriyanto:
    Mata kita bisa melihat itu karena adanya cahaya, coba anda bayangkan jika sudah malam, tidak ada lampu dan benda yang akan kita ketahui itu berwarna hitam?

    Sebenarnya kita melihat itu adalah pantulan dari berbagai panjang gelombang yang di hasilkan karena warna dengan panjang gelombang yang berbeda.
    Jadinya tentunya dengan sinar yang cukup itu lebih baik, tentu lampu belajar yang di maksud harus memang udah cukup dan kalau di tambah lampu kamar akan lebih baik.
    Sedang untuk sinar matahari itu tidak ada masalah, sepanjang kita membacanya tidak menaruh bacaan di atas kepala kita yang mengarah sinar matahari…. silau man… :)

    * Untuk endpiece belum ada yaaa…., endpiece itu di daerah ujung dari front frame atau pangkal dari temple, tepatnya di daerah di mana kita sering melakukan penyetelan sudut temple.

  75. Kastam pada 7 July 2008 9:34 am

    @ Ummi:
    Salam kenal juga :)
    Memang lensa yang di kembangkan untuk ketipisannya itu kebanyakan lensa minus. Namun saya sebenarnya pingin tahu juga jenis lensa yang di pakai sekarang.
    Ok lah…, Menurut saya masih ada jenis lensa yang bisa untuk ukuran tersebut, coba tanyakan ke optik besar seperti Melawai, seis dan tunggal untuk jenis lensa pilihan berikut:

    a. Bahan Polycarbonate (plastik), ini kuat ulet dan tahan baret serta UV blocking, tipis sekitar 20%, tersedia bifikal dan progressive(multifokal).

    b. Bahan H Index (plastik), dengan indek 1.7, mungkin ada jenis yang bifokal dan atau progressive (multifokal)

    c. Tanyakan design yang aspheric, karena jatuhnya akan lebih tipis…

    Pilih frame yang jangan terlalu besar asal cukup untuk daerah jauh dan dekatnya, dan bilang sama RO di optik agar lensa ini di proses dengan MDM, atau data frame di sertakan ke lab agar lensa finishnya udah tinggal diameter yang di perlukan aja, ini agar daerah tengahnya tidak terlalu tebal.

    Lensa multifokal bisa di mungkinkan, karena saya juga pernah pasang lensa progressive pada usia 6 tahun, waktu itu untuk tujuan myopic control, agar tidak naik-naik terus dan untuk melatih perkembangan akomodasi anak. Tapi ukurannya minus.
    Masalah adaptasi tentu di perlukan, dan itu tidak masalah sepanjang mau di coba.
    Untuk harga di atas 1.5 jutaan untuk 1 pasang.

    Sebenarnya jawaban di komentar tidak bisa lengkap, coba kalau ada kesempatan data lebih lengkap saya coba tuis di postingan aja.

    Ada rekan RO yang lain yang mau menambahkan…?

  76. eben pada 7 July 2008 2:35 pm

    Mas Kastam, saya ada rencana untuk ganti kacamata (R/L -6.5/-5, cyl R/L -2.5). Saya tertarik dengan lensa nikon 1.67 yang katanya tipis, yang ingin saya tanyakan adalah perbandingan tipis antara lensa dari gelas dan nikon 1.67. Lebih tipis yang mana?
    Terima kasih atas jawabannya

  77. Kastam pada 7 July 2008 6:36 pm

    @ eben:
    Setipis-tipisnya plastik, dengan index 1.67 masih bisa lebih tebal kalo di bandingkan dengan lensa glass dengan index 1.8 atau dikenal dengan Ultra Index.
    Dulu bisa di buat dengan CT: 0.8 mm.
    Anda tolong cross cek, berapa CT nikon 1.67 itu dan apa di optik itu ada lensa glass 1.8 dan bisa di buat dengan CT 0.8 tidak.

    Secara benefit sih plastik lebih enak, ringan, UV Block dan tidak bisa pecah.
    Bedanya mungkin gak terlalu jauh, asal framenya nggak besar.
    Nikon 1.67 itu sudah Aspheric sehingga tampak lebih tipis dan semua daerah penglihatan bisa lebih jelas.
    Jadi Jangan hanya lebih tipis, tapi berat.
    Nikon 1.74 juga ada, coba tanya aja….

  78. supriyanto pada 7 July 2008 10:27 pm

    mas, aspheric itu apa ya? kenapa lensa kacamata yang ukurannya kecil bisa lebih tipis dari yang ukuran gede?

  79. Kastam pada 8 July 2008 7:15 pm

    Aspheric itu yaaa tidak spheris, jadi permukaannya terdiri dari berbagai lengkungan yang tidak spheris, sehingga kelengkungannya lebih landai. Kayaknya perlu di posting aja yaa…

    Lensa minus itu kha tipisnya di tengah dan pinggirnya tebal, jadi kalau bingkainya kecil yang di pakai khan cuman yang tengah aja, sehingga bagian pinggirnya jatuhnya lebih tipis, sedang bahan aslinya yaaa sama.
    nah kalo framenya besar, otomatis diameter lensa yang di pakai sampai ke pinggir, dan itu lebih tebal….
    ok

  80. ummi pada 9 July 2008 10:52 pm

    Makasih y mas atas jawabannya,oh ya, anak saya terdeteksi pake kacamata karena matanya lari(strabismus) terdeteksi setelah umur 3 thn.dgn kacamata lumayan terbantu julingnya. dan jadi lebih suka dan sering menggambar menulis, sudah kenal huruf a-z. skrg ini sy nggak tau jenis lensanya tp merknya polycore. kmrn br konsul dokter mata kanannya tetap +5, silindernya turun jd 0,5. yang kiri turun +4, silindrisnya naik jd 1. data yg lainnya tetap. tanya ke optik katanya nggak ada yg bs lbh tipis, krn bifokal. minta dg dokter yg progresif nggak dikasih .Sayangnya wkt sy ke optik, blm bc komentar dari mas, krn periksa dokternya di Palembang, sy tinggal di kabupatennya , jd nggak buka internet. tapi tetap makasih byk atas sarannya, besok2 kalo mo ganti lensa lg, bisa jd referensi.sekali lg makasih y mas, kalo ada saran2 lg sy senang sekali.

  81. supriyanto pada 10 July 2008 1:18 pm

    oh ya mas, kalo bisa tolong diposting donk apa yang perlu ailakukan optik jika ada pasien strabismus, maksudnya bagaimana memberi resep kacamatanya, pemeriksaan refraksinya, dsb..apakah orang strabismus bisa mengenakan lensa kontak?

  82. Kastam pada 10 July 2008 2:50 pm

    Insya Allah.
    Sudah ada yang minta untuk pemeriksaan strabismus, tapi belum aku posting, ajdi uadah ada 2 request.
    Di tunggu yaaa, aku lagi sibuk ada.
    Aku lagi mau buat pemeriksaan buta warna online.
    Anda bisa lihat banyak sekali orang datang ke blog ini dengan keyword tes buta warna dan posting paling ramai adalah posting itu.
    Ok
    Strabismus sabar yaaa..

  83. supriyanto pada 14 July 2008 12:33 am

    saya liat di situs ini gak pernah dibahas teknik2 pemeriksaan / uji miopia, hipermetropia, astigmat dan juga presbiopia, skalian dibahas kalo sempat ya mas..

  84. Kastam pada 14 July 2008 10:30 am

    Wah, maksudnya prosesnya lengkap gitu atau gimana
    saya sih udah posting kok proses pemeriksaan, misal red-green, nah di situ juga di singggung tentang hal itu.
    Tapi kalo mau urut yaaa, bolehlah kalo dah kelar tentang tes buta warnanya yaaa
    Terus terang PRnya banyak:

    1. Posting Semua Akademi Refraksi yang ada di Indonesia, misal Aro Leprindo, Aros Surabaya, Aro Semarang, Aro Medan, Aro Padang, Aro Gapopin dan yang lainnya. Tolong bantuin dong email ke saya di Kastamro@gmail.com tentang berdirinya, sejarah dikit, programnya, labnya, kampusnya alamat, logonya, fasilitas dan prestasinya serta apa saja yang di anggap perlu.
    2. Posting Pemeriksaan Strabismus atas permintaan mas Wahyu
    3. Posting Bagaimana memulai bisnis optik keliling
    4. Posting Pemeriksaan langkap, permintaan anda
    5. Dan lain-lain
  85. supriyanto pada 15 July 2008 7:40 pm

    wah, sibuk luaaaaarrrrrr biasa ya mas, emang red green uda dibahas, worth four dot juga, tapi yang miopia, hiperopia, astigmat n presbiopia kan belum, maksudnya langkah2 yang dilakukan secara sistematis di ruang periksa untuk pemeriksaan keempat kelainan refraksi itu lho, yang strabismus juga. (jadi prosesnya yang lengkap, hehe).. oh ya mas, saya ada beberapa pertanyaan :
    1. kapan kapan lensa cyl plus diberikan untuk resep kacamata?
    2. saya liat di trial lens, lensa sferis minus terutama yang ukurannya tinggi, pada permukaan depan maupun belakang agak ‘masuk’ di tengah2nya, tapi yang terdapat di kacamata hanya satu permukaan yang ‘masuk’, yaitu permukaan dalam, sedangkan yang permukaan luar keliatan jadi agak flat..kenapa begitu?
    3. dari mana kotoran mata itu berasal dan kenapa bentuknya agak keras, dan kenapa pula munculnya paling banyak saat bangun pagi hari?

    makasih ya mas, saya punya beberapa info mengenai ARO di Medan, yaitu ARO YBS, nanti saya ‘posting’ ke email anda..
    2.

  86. supriyanto pada 16 July 2008 8:39 pm

    Mas, saudari April dari Indonesia mengatakan bahwa kacamata yang beliau pake ukurannya 49-19/132, wah..ini ukuran apanya ya mas?baru kali ini saya meliat cara penulisan ukuran yang seperti itu..

    NB : pesan dikirim pada April 29th, 2008 at 1:38 pm, silahkan liat komentar no 30 pada halaman konsultasi online di situs ini..hehe..

  87. Kastam pada 17 July 2008 9:55 am

    Ukuran kacamata yang di maksud adalah data frame mas.
    Udah pernah aku bahas di posting tentang pengelompokan frame atau apa yaaa.
    49 itu size frame
    19 itu bridge
    132 itu panjang temple

    coba di cari di pencarian yaaa
    pasti ketemu, pembahasan lengkapnya

  88. supriyanto pada 17 July 2008 2:29 pm

    maaf mas, anda belum menjawab pertanyaan saya di urutan no.85..hehe..

  89. Kastam pada 17 July 2008 5:05 pm

    oh yaa.
    Karena saking banyaknya maka saya jawab via posting aja yaa…
    sekarang lagi nyelesaikan http://optikonline.info/tesbutawarnaonline/
    jadi sabar dulu

  90. tofik pada 18 July 2008 7:43 pm

    salam kenal mas kastam…
    ak tolong bantu ak nih..
    ak lagi cari ARO tapi yang lokasinya di bandung, punya saran?

  91. vmr pada 19 July 2008 11:00 pm

    aduh thank you yach dengan adanya optik online ini saya jadi lebih ngerti tentang lasik. berapa lama sih klo di lasik???.

  92. Kastam pada 21 July 2008 10:26 am

    @ vmr:
    Di hitung dari saat masuk ruang operasi sampi keluar kira-kira 15 -20 menit.
    Di hitung saat laser bekerja untuk satu mata kira-kira 25 - 30 detik.

    Semakin cepat mesin itu semakin bagus. Sebagai info di tempat saya bekerja dan mengoperasikannya yaitu mesin lasik MEL 80 itu punya kecepatan 250 Hz, artinya tiap dettik menembakkan 250 kali laser.
    cepat khan…?
    Misal orang minus 7.00 peprlu sekitar 7000 an shot itu perlu 25-27 detik gitu lah.
    jadi cepat…
    semoga membantu

  93. ummi pada 24 July 2008 8:01 am

    Mas kastam terima kasih y, atas saran2nya yg kmrn utk anak sy. Framenya udah sy ganti dg yg lbh kecil, trus lensa yg desain aspheric. sekarang kacamata anak saya kelihatan jd lbh tipis, walau belum ringan2 amat, mungkin krn indeks biasnya msh rendah y mas.(sy minta yg lbh tinggi, kata RO nya nggak ada). sekali lagi makasih y mas.

  94. Kastam pada 24 July 2008 3:04 pm

    Sama sama, sayang yaa gak ketemu index yang tinggi

  95. ummi pada 24 July 2008 8:58 pm

    Nggak ketemu itu artinya ada y mas. Padahal optiknya terkenal loh Mas. Kalo gitu nanti pas ganti lensa lg, sy mau ngotot ah minta yang indexnya tinggi. Kmrn kata ROnya percuma pake lensa mahal (disebut angka 2,5 wkt itu), nggak banyak ngebantu, sama tebal n beratnya, karena bifokal, mending yang sedeng2 aja mbak, sama aja gitu katanya. Mas merknya apaan y yang bs jadi lebih ringan? Kasian hidung anak sy, msh kecil sih. Kalo nggak boleh ditulis disini kirim ke e-mail y Mas, please…biar nanti sy bs bilang ke optiknya, sekalian harganya y Mas, kalo diksh kemahalan bs minta diskon…sekali lagi makasih y Mas Kastam udah banyak ngebantu.

  96. sarep pada 24 July 2008 11:22 pm

    mas Kastam kalo proposal kerjasama ama puskesmas udah ada tlg saya di kasih ya.

  97. emin pada 24 July 2008 11:37 pm

    wahahahah
    lama nie ga ngunjungin optik on line

    kenanyakan baca dari milis sie
    heehehehe
    lagi sibuk sibuknya

    mas mau nanya nie
    sebenarnya fungsi, tugas dan tanggung jawab RO itu apa sih
    soalnya awal bulan ini saya pindah gawean
    dari optik ke RS dan klinik
    sistem kerjanya beda banget

    huff
    kaget juga sie awalnya
    tapi setelah beberapa minggu mulai menesuaikan

    yang saya tanyakan
    tugas pokok RO di RS atau klinik itu apa aja
    trus
    untuk penggunaan alat
    ada tidak batasan alat alat apa sajayang bisa di oprasikan oleh RO
    contohnya
    RM < udah pasti klo ini mah
    TONOMETRI
    BIOMETRI
    FFA

    (klo ada alat lain tolong disebutkan
    soalnya hanya alat itu yg ada di ruang refraksinya)

    salam

  98. Kastam pada 25 July 2008 7:12 pm

    @ Sarep:
    Iya yaaa… dulu ada yang minta baru bisa janji.
    Solae aku lagi sibuk juga di klinik, maklum lagi diskon jadi ramai.
    Ini juga di sambi-sambi ketiknya.
    Kadang kalo gak ngantuk yaaa di rumah ketak-ketik.
    Sabar yaaa ntar di posting aja.
    Kapaaaaannnnnnn ????
    Ya kapan kapan yaaa… :)

  99. Kastam pada 25 July 2008 7:16 pm

    @ Emin:
    Terus terang RS dan Optik yaaa beda banget.
    Saya juga walnya kaget.
    Untuk Tugas yaa yang pokok seperti ilmu kita. Tanggung jawab yaa hasil kerja kita, wewenang yaaa sesuai yang di berikan oleh pihak RS.
    Boleh jadi di RS itu ada yang namanya SOP. Nah lihat aja di situ RO bertugas apa saja.
    Kalo di tempat saya alatnya akan beda dengan RS umum yang ada poliklinik matanya, karena saya khusu lasik dan katarak.
    Alat lasik yaaa tentu beda dengan di poli mata.
    Yaa berarti tanya ama senior anda saja gimana…
    Malah beberapa alat ayng anda sebutkan tidak ada di kerjaanku, karena tidak melayani jenis itu.
    Atau mungkin ada rekan RO atau sejawat yang di RS yang tahu, tolong di bantu mas Emin, yaaa :)

  100. emin pada 27 July 2008 11:20 pm

    wakakakak
    itu dia masalahnya mas

    saya baru satu satunya RO disitu
    artinya gada senior
    dan dalam SOP belum diatur
    karena baru saya ini RO nya sejak tuh tempat berdiri
    rencananya saya yang mau buat SOP tuk tugas ROnya
    makanya cari referensi kemana mana
    hehehe
    RS nya juga bingung mau ngasih tugas apa saja
    malah nanya ma saya

    “taman teman kamuw di klinik tugas dan tanggung jawab utamanya apa ”
    katanya
    wah saya juga bingung jadinya

    tolong pencerahannya

  101. azizul ghofar pada 28 July 2008 10:25 am

    mas tolong di postingkan sekalian cara periksa astigmatisme atau cylinder.

    THX

  102. Kastam pada 28 July 2008 7:24 pm

    @ Emin:
    Oh bagus dong kalau begitu, jadinya anda adalah pelopor dan anda bisa membuat yang terbaik dan murni SOP itu dari anda.
    Untuk tugas dan wewenang Refraksionis Optisien versi Iropin dan negara InsyaAllah akan saya posting. Tpi tetap aja di buat seperti apa yang anda lakukan selama ini di pekerjaan itu. Dan bisa jadi SOP itu tidak sekali jadi dan anda bisa meng-update dari waktu ke waktu sesuai kebutuhan.

    @ Azizul Ghofar:
    Yups…
    Sabar yaaa akan say acoba untuk yang cylinder karena kalau yang hypermetropia jalan atau prosesnya sama dengan myopia.
    ===========================

    Sekalian saya sampaikan ke semua komentator, dan calon komentator:
    Halaman komentar untuk konsultasi online ini tidak akan menerima komentar lagi, mengingat sudah cukup panjang dan tidak enak di baca dan membuat loading komputer kita lama.
    Untuk itu akan di lanjutkan ke konsultasi online bagian kedua.

Ngobrol Yuk...

Atau..... Komentar di bawah?


SM

Cari artikel [Google]

Mungkin perlu...

Formula Bisnis