Mau Jualan Peci?, Di sini Grosir Termurah!!!
Powered by MaxBlogPress 

 

Sosialisasi SIRO dan SIK

October 15, 2008

Pada hari minggu 12 Oktober 2008 kemarin, saya ikut berkumpul dalam rangka halal bil halal sebagian pengurus Iropin Pusat dan DKI, yang bertempat di rumah M’ Fitri (Ketua Iropin DKI) yang beralamat di Jl.MIDI di Dru Kosambi Jakarta Barat.

Undangan rencana jam 09.00 dan pukul 10.00 di mulai berbincang dan ternyata memang tidak hanya sekedar halal bil halal, namun lebih dari membicarakan issue hangat yang ada di tubuh Organisasi IROPIN khususnya DKI. ( Kesannya apa kayak partai aja…  :) )

Baca lanjutannya

Popularity: 5%

Pemeriksaan Astigmatisme 3

September 24, 2008

Akhirnya sampai juga pada bagian 3 dari seri pemeriksaan mata untuk astigmatisme ini.

Ok, anda pasti sudah membaca dan sudah mengerti bagaimana mencari BVS dan Axis. Selanjutnya kita akan melaukan tahapan selanjutnya yaitu mencari power dari cylinder.

 

Siap…

Nah, dari bahasan terdahulu anggap saja kita mendapatkan axis pada 10°. Selanjutnya ikuti langkah berikut:

  1. Putar roda CC dan himpitkan atau luruskan huruf P dengan axis yang sudah ketemu tadi atau putar ke arah kanan sedikit sampai terdengar bunti “Klek”.
  2. Dengan objek yang sama, yaitu dots, maka kita lihat posisi titik merah dan putih berada di atas dan di bawah, sejauh 45° dari pemutar. Baca lanjutannya

    Popularity: 12%

    Pemeriksaan Astigmatisme 2

    September 22, 2008

    Sebelumnya anda harus sudah membaca artikel pemeriksaan hypermetropia atau  pemeriksaan myopia  terlebih dahulu.

    Silakan baca dan berhenti pada:

  3. Berarti sekarang kita harus ubah haluan dengan menambahkan lensa minus, misal -0.50 (pemberian ukuran kita usahakan yang lebih memberikan perubahan yang signifikan, misal jika pasien hanya bisa melihat huruf E besar yaitu 20/400 maka penambahan +- 0.50 kurang berasa, maka anda bisa langsung memberikan penambahan +- 1.00 atau +- 2.00. Tapi kalo pasien udah bisa melihat pada visus misal 20/30 atau 20/25 maka penambahannya bisa +- 0.25. Begitu lebih efesien dan efektif
  4. Nah, pasti dengan penambahan -0.50 penglihatan lebih baik, namun jika tidak lebih baik itu juga bisa saja terjadi karena bisa jadi pasien hanya astigmat saja atau ada kelainan organik. (Karena tidak dalam topik ini maka kita lewat dulu)
    1. Setelah penambahan baik - atau + ternyata visus tidak bisa sampai 6/6 atau 20/20 maka lakukan pin hole tes, caranya ada di pemeriksaan hypermetropia.
    2. Kita anggap pasien visusnya maju dengan pin hole, sehingga dugaan atau diagnosa sementara adalah adanya astigmatisme.
    3. Untuk pembahasan kali ini saya ingin menggunakan teknik CC (Cross cylinder +- 0.25) menggunakan phoroptor dan satu lagi dengan teknik Fogging (pengaburan) akan di bahas di lain waktu InsyaAllah. Baca lanjutannya

      Popularity: 9%

      Lowongan Kerja RO di Karawaci Tangerang

      September 6, 2008

      Khabar gembira bagi anda para Ro, yang ingin bekerja di wilayah Karawaci, Tangerang.
      Kemarin saya dapat SMS dari Ade (kurang tahu, Bapak atau Ibu).
      Di butuhkan RO (Refraksionis Optisien) untuk sebuah Optik di Ruko Pinangsia, Karawaci, Tangerang.
      Untuk keterangan lebih lanjut, silakan hubungi beliau di 08128302699.
      Semoga menjadi berita baik buat anda…..

      karena ini seperti iklan maka postingnya yaaa sedikit aja..   :)

      Popularity: 17%

      Seminar Ophthalmology di Makassar

      August 7, 2008

      Besok tanggal 8 Agustus 2008 pukul 16.50 wib saya akan terbang ke Makassar untuk mengikuti acara Perdami yaitu The 34th Indonesian Ophthalmologists Association Annual. Dengan pesawat Batavia Air sampai di Makassar sekitar pukul 20.00 WITA.

      Bersama 2 suster dari i Care dan 1 Ro dari RSPP juga 1 Suster dari RSPP di tambah 1 suster dari gading lasik. Kami boleh di bilang hampir satu group gitu, karena hotelny sama.

      Rencana sampai sana ada yang jemput, yaitu yaa rekanan atau teman atau apalah dari alkes di Makassar dari Dr. Bambang T.,SpM.

      kemungkinan kalau bisa hasilnya akan saya tulis di blog ini, meskipun topik yang akan di bahas cukup kelas tinggi artinya mungkin aku sendiri tidak nyandak untuk megikuti, namun saya berusaha untuk mengikutinya misal topiknya:

      Topics
      1. Vitreo-Retina
      2. Infection and Immunology
      3. Ocuplastic and Reconstruction and Orbital Oncology
      4. Neuro-Ophthalmology in visual Physiology
      5. Community Opthalmology

      Mohon do’anya semoga semua berjalan lancar…

      Untuk anda yang berada di makassar dan pernah kunjungi blog ini, mungkin bias membantu saya he he he ,jika mungkin saya kesasar atau perlu petunjuk…..

      Terima kasih

      Sampai jumpa…

      Popularity: 10%

      Pemeriksaan Astigmatisme 1

      August 5, 2008

      Kini tiba gilirannya pemeriksaan yang lumayan rumit dan panjang lebar sehingga mungkin tidak bisa dalam 1 posting, jadi saya beri judul ada angka 1, berarti mungkin ada 2 dst. Setelah pemeriksaan Myopia, Hypermetropia maka sekarang saatnya Astigmatisme atau cylinder baik ada myopianya atau hypermetopia.

      Sekilas tentang astigmatisme, bahwa seorang yang astigmatisme bisa saja menempati salah satu jenis astigmatisme pada mata satunya dan jenis lain pada mata yang satunya. Kit adah tahu bahwa astigmatisme adalah sinar-sinar sejajar yang masuk ke dalam mata

      Jenis astigmatisme ada 5 yaitu:

      1. Astigmatisme Myopia Simplek, atau simple atau sederhana, yaitu kondisi astigmatisme di mana sinar yang jatuh ke mata satu meredian jatuh di retina dan satu lagi jatuh di depan retina.  misal resepnya C-1.00×90
      2. Astigmatisme Hypermetropia Simplek, di mana sinar yang jatuh ke mata satu meredian jatuh di retina dan satunya jatuh di belakang retina. Misal resepnya C+1.00×90
      3. Astigmatisme myopia kompositus, di mana kedua meredian sinar itu jatuh di depan retina. Misal resepnya S-1.00-1.00×90
      4. Astigmatisme hypermetropia kompositus, dimana kedua meredian sinar itu jatuh di belakang retina. Misal resepnya S+1.00+1.00×90
      5. Astigmatisme Mixtus, dimana sinar jatuh dengan satu meredian di depan retina dan satu lagi di belakang retina. Misal resepnya S +1.00-1.00×90

      Untuk contoh resep dan penulisan sebenarnya bisa di buat cyl - atau + itu masalah transposisi aja dan sudah pernah saya bahas di pembagian lensa menurut ukurannya mengenai lensa cylinder. Kalau mau tahu lagi cari aja di kotak pencarian….

      Nah, periksanya kapan…?

      Baca lanjutannya

      Popularity: 18%

      Pemeriksaan Hypermetopia

      August 4, 2008

      Ini untuk yang kedua prosedur pemeriksaan refrakasi terhadap pasien. memang untuk kelainan refraksi jenis ini tidak sebanyak pada myopia. Namun ukuran ini juga bisa di jumpai pada anak umur di bawah 5 tahunan di mana mata masih berkembang dan orang yang tua (bukan presbyopia lho) serta banyak di jumpai pada orang tua yang habis operasi katarak (biasanya di ikuti adanya astigmatisme).

      Ok kita mulai yaa… Siap?

      Pertama untuk anda yang belum baca artikel pemeriksaan myopia, harus baca dulu. Karena saya tidak mulai dari awal melainkan lanjutan dari beberapa tahap awal di pemeriksaan itu.

      Silakan di baca artikel pemeriksaan myopia dan berhenti sampai dengan:

    4. Pertanyaan yang di sampaikan ke pasien adalah (misal): Bapak Kastam, Coba bapak bandingkan mana yang lebih jelas yang pertama (kondisi nol) atau yang kedua ( kondisi +0.50)?
    5. Jika di jawab yaaa dan bisa baca maka jelas diagnosa dan kelainan pasien itu yaitu Hypermetropia dengan atau tanpa astigmatisma (karena topik kali membahas pemeriksaan myopia maka kita lupakan proses selanjutnya) dan kita berandai pasien menjawab objeknya menjadi lebih jelek atau lebih kabur.
    6. selanjutnya anda ikuti langkah berikut:

      Baca lanjutannya

      Popularity: 13%

      Pemeriksaan Myopia

      July 23, 2008

      Saking ngototnya teman kita yang di Medan yaitu abang Supriyanto, untuk di postingnya proses pemeriksaan lengkap mungkin berikut pertanyaan atau komunikasi yang di pakai mulai dari myopia, hypermetropia dan astigmatisma juga strabismus.

      Baik-baik, saya mulai yaa dari yang pertama dan mungkin untuk selanjutnya tidak perlu di ulang semua karena awalnya adalah sama dan hanya meneruskan jika terjadi sesuatu dan perlu action yang selanjutnya.

      Posisi sekarang adalah pasien udah di lakukan pemeriksaan refraksi secara objektif dengan autorefractometer atau autorefraktometer atau itu tuh alat periksa komputer.

      Dan tentunya anda sudah mendapatkan hasil print out atas pengukuran tersebut dan bisa di pastikan hasilnya tidak jauh beda banget dan seharusnya anda para RO sudah tahu akan diagnosa pasien anda yaitu myopia atau hypermetropia baik di sertai astigmat atau tidak.

      Baca lanjutannya

      Popularity: 14%

      Seminar di Bogor

      July 22, 2008

      Tanggal 24 Juli 2008, hari kamis rencana ada acara di Bogor, yaitu acara pembentukan IROPINDA wilsysh BOGOR. Khabar dari mas Budi Purwanto yang sekaran tugas di Optik Melawai yang di bogor.

      Dalam kesempatan itu ada acara seminar Lasik dan saya di daulat untuk memberikan materi seminar dengan topik Lasik.

      Untuk itu jika anda RO dan ada di sekitar bogor silakan datang dan dukung acara pembentukan IROPINDA Bogor untuk  wadah anda para Refraksionis Optisien.

      Rencana acara di adakan di Kantor Dinkes Bogor alamatnya dekat GOR Pajajaran, Bogor.

      Juga anda para praktisi optik jika ingin menyimak seminar saya nanti silakan datang di acara tersebut, Gratisss..

      Seminarnya di mulai jam 11.00 wib sampai selesai sekitar 1 jam di sambung dengan makan siang. jadi jika anda baru tahupun bisa datang jika masih keburu….

      Sampai ketemu…..

      Popularity: 6%

      Mencuci Kacamata dengan Optosonic

      July 4, 2008

      Perawatan kacamata sangat di perlukan sebagaimana pakaian yang kita pakai, meskipun tidak seperti pakain persisnya. Karean bagaimanapun kacamata kita akan kotor karena debu atau zat lain yang bisa aja nempel dan bahkan kotor oleh dirikita sendiri misal karena keringat kita, di mana keringat ini bisa jadi akan merusak frame kita terutama hal ini akan terjadi pada frame yang terbuat dari metal khususnya nikel,di amping bisa keropos juga bisa mengakibatkan alergi pada kulit kita. Begitu pula dengan lensanya, tentunya kita ingin melihat dengan jelas khan?

      Kalau di rumah mencuci yaa seperi biasa saja yaitu dengan air di kran dan sebelumnya berikan busa dari handsoap atau sabun cuci tangan yang lembut, jangan pakai deterjen dan sejenisnya atau sabun yang mengandung lemak, karena bukan malah bersih tapi akan membuat lensanya menjadi tidak jernih lagi.

      Anda pemakai kacamata mungkin sering berjalan ke mal - mal di mana banyak optik di sana minimal ada 5 optik bahkan lebih, nah kebanyakan dari mereka ada alat yang namanya Optosonic atau alat cuci yang bergetar sehingga kita bisa membersihkan dengan sangat bersih sampai di sela-sela rim, di mana kalau kita bersihkan dengan tangan biasa tentu tidak terjangkau, termasuk di dalam nosepad yang suka ada lumut warna hijaunya itu bisa terangkat dengan optosonic itu.

      Namun demikian ada beberapa hal yang perlu di perhatikan :

      Baca lanjutannya

      Popularity: 29%

      Membuat Resep Khusus Jarak Sedang dan Dekat

      July 3, 2008

      Jenis resep yang sering kita resepkan adalah untuk single vision yaitu untuk jauh atau untuk deat dan bifokus yaitu untuk jarak jauh dan dekat. Dalam beberapa kasus ada seseorang yang dengan jenis pekerjaannya yang sangat spesifik atau karena faktor lain misal usia atau tidak bisa memakai jenis lens yang sebenarnya sudah bisa mengatasai masalahnya sehingga kita di di haruskan untuk mengetahui dan membuatkan resep khusus sehingga di perlukan teknik khusus juga.  Saya sering memodifikasi resep seperti itu dan sebagian besar adalah untuk pasien yang sudah berusia tua atau sudah presbyopia dan udah 50 tahun keatas. Ada beberap alasan yang memungkinkan kita merepkan resep khusu itu yaitu khusus untuk jarak sedang dan jarak dekat, antara lain:

      • Seorang presbyopia yang sudah punya add yang tinggi, umumnya +2.00 D ke atas
      • Presbyopia yang gagal menggunakan lensa progressive, atau tidak bisa menggunakan padahal sudah beradaptasi dan sudah gonta-ganti jenis lensa progressivenya
      • Kesulitan untuk melihat jarak sedang, walaupun sudah menggunakan progressive karena zona sedangnya sangat sempit
      • Pemakai bifokal yang udah lama dan susah untuk pindah ke progressive
      • Bidang pekerjaan yang menuntut banyak di jarak sedang dan dekat, misal seorang pianis, pelukis kanvas, dll
      • dll

      Baca lanjutannya

      Popularity: 27%

      Menyapa Nama Pasien Saat Periksa Pasien

      July 3, 2008

      Satu lagi tips ini semoga bermanfaat untuk para RO (Refraksionis Optisien) dalam menjalankan tugasnya.

      Menyapa nama pasien saat memeriksa pasien. Hal ini kadang sering bahkan sam sekali dilupakan oleh sebagian besar pemeriksa. Memang dalam anamnesa pada posting sebelumnya sudah pernah saya bahas tentang data termasuk menayakan nama pasien. nah, tindak lanjutnya kalo kit sudah tahu namanya adalah memanggilnya dengan sapaan dari nama panggilannya.

      Tujuannya adalah supaya kita lebih kelihatan akrab sehingga antara pemeriksa bisa terjadi jalinan komunikasi yang sangat erat yang selanjutnya bisa membuat suasana pasien dan ruangan periksa serta jalannya pemeriksaan menjadi sangat kondusif dan nyaman.

      Baca lanjutannya

      Popularity: 12%

      Base Curve pada Lensa Kacamata (Penggosokan)

      July 3, 2008

      Beberapa waktu lalu ada yang tanya tentang base curve Lensa kacamata dan base curve lensa kontak. bagaimana dasar pehitungannya dan sebagainya.

      Baiklah, bagi anda Refraksionis Optisien tentu udah pernah menjalani apa yang di namakan praktek lab yaitu penggosokan, mungkin tiap kampus juga beda namanya, tapi itulah nama yang ada saat saya dulu, tahun  1992 an di AROS (Akademi Refraksionis Optisien Surabaya).

      Kita tengok ke belakang dulu atau ke dasar duluu bahwa lensa yang populer di kembangkan pada awalnya adalah lensa standart dari bahan glass yaitu crown glass dengan indek 1.532. Dan itu yang akhirnya di buat dasar perhitungan dari tool atau blocknya saat penggosokan dengan dasar crown glass itu.

      Baca lanjutannya

      Popularity: 20%

      Perlunya Membersihkan Alat Sebelum Periksa

      July 2, 2008

      Kelihatannya ini hal yang sepele, namun kalau tidak di perharikan akan memberikan dampak yang tidak baik untuk anda para RO atau pemeriksa pasien lainnya.

      Alat periksa misalnya autorefraktrometer dimana tempat bersentuhnya dagu dan dahi pasien perlu untuk di bersihkan terlebih dahulu. Anda bisa bayangkan dalam suatu kejadian berikut, yaitu pagi-pagi anda sudah memeriksa seorang tante-tante yang sangat menor, apa itu, oh tante yang punya dandan yang sangat berlebihan misal menggunakan kosmetik yang berlebihan dengan bedak dan sebagainya yang sangat tebal yang memungkin akan menempel pada tempat dagu dan dahi. Selanjutnya anda akan memeriksa seorang bapak usia 40 tahunan, dan tanpa anda bersihkan langsung aja anda perintahkan dagu3dan dahi bapak tadi untuk di taruh di tempatnya yang ada bekas make up bekas tante yang tadi. Dan selanjutnya anda melakukan pemriksaan ke bapak tadi. Maka bisa anda bayangkan bekas make up itu akan pindah tempat ke wajah bapak yang barusan di periksa. Anda mungkin akan tahu kemungkinan yang terjadi kala bapak keluar dari ruang periksa dan menemui istrinya di ruang tunggu, kemungkinan besar istrinya akan bertanya besar, apa yang terjadi di ruang periksa dan akan menimbulkan kesalahpahaman yang sebenarnya tidak perlu terjadi.

      Baca lanjutannya

      Popularity: 14%

      Menyetel Kacamata Optyl

      June 30, 2008

      Salah satu jenis frame menurut bahannya adalah frame yang terbuat dari optyl. Pembahasan tentang frame menurut kelompok bahan sudah pernah saya posting, jika mau silakan di cari aja di kotak pencarian di kanan atas bisa juga pakai google di samping atas.

      Ada sebagian RO atau penyetel kacamata yang merasa susah menyetel kacamata dengan frame jenis optyl ini tapi tentu sebagian lagi merasa menyetel kacamata jenis ini sangat mudah bahkan paling mudah. Mengapa demikian…. ?

      Ok, saya merasa termasuk golongan yang kedua, yaitu sangat mudah dan hampir tanpa tenaga, sehingga meskipun sudah lapar dan sedikit gemetar seperti yang saya alami jika lapar, selalu gemetar baik kaki maupun tangan saya, namun rasanya masih sanggup untuk menyetel frame dari Optyl dibanding stel frame dari metal.

      Baca lanjutannya

      Popularity: 22%

      Anamnesa dalam Pemeriksaan Subjektif

      June 29, 2008

      Kadang ada hal yang sering di lupakan oleh sebagian RO (Refraksionis Optisien) dalam proses pemeriksaan mata pasien. hal ini karena sudah menjadi rutinitas sehingga ada kalanya membuat hal yang membosankan, tentu iini adalah pendapat dan sikap yang keliru.

      Hal yang saya maksud adalah anamnesa atau riwayat tentang keadaan mata dan seala sesuatu yang berhubungan dengan mata. Untuk itu dalam posting kali ini saya ingin mengingatkan bahwa ada sisi yang sangat penting dari data atau informasi yang di berikan oleh pasien untuk membrikan resep kacamata atau tindkan medis selanjutnya kepada pasien kita.

      Misal kita tidak pernah menayakan tentang keadaan matanya pakah sudah perna menjalani operasi katarak atau belum, ada riwayat glaukoma atau tidak dan sebagainya, maka bisa jadi ressep yang kita berikan bisa salah.

      Beberap hal berikut adalah contoh pertanyaan yang sebaiknya di tanyakan untuk mendapatkan informasi atas dir pasien tersebut, meskipun tidak harus di tanyakan semuanya namun perlu di lihat perkasus, yaitu:

      Baca lanjutannya

      Popularity: 14%

      Melepas Lensa pada Frame Nylon/Nylor

      June 28, 2008

      Barusan ada yang nanya di komentar meskipun salah kamar tentang kategori pertanyaan tapi gak papa, dari pada nggak nanya tapi nggak tahu he he he .

      mas, ajarin donk gimana cara keluarin lensa dari frame nylon tanpa melukai nylonnya? saya bisa ngeluarin lensanya tetapi jadi ada bekas cungkilan di nylonnya..saya mencungkil menggunakan tool yang mirip pedang dalam olahraga anggar, ukurannya sebesar obeng kecil.makasih banyak ya mas..

      Untuk melepas lensa dari frame nylor ( yaitu kacamata yang bagian bawahnya ada nylornya , jadi lensa itu dipegang oleh nylor atau nylon atau senar atau apalah namanya atau kacamata itu setengah bingkai dan banyak sebutan yang lain) sebenarnya gampang aja. Alat yang di perlukan bukan seperti yang di sebutkan oleh penanya itu, tapi cukup dengan pita, yaaa selembar pita kecil yang sering di pakai oleh adik kita yang cewek yang kecil untuk ikat rambut, atau pita yang suka di buat hiasan pada bungkusan kado yang di buat bunga atau tali melintang di atas kado dan sejenisnya. Bisa juga dengan nylor itu sendiri, namun biasanya terlalu tebal kalo pakai nylor kecuali ada rongga yang besar di ujung pertautan nylornya.

      Caranya (dengan pita):

      Baca lanjutannya

      Popularity: 12%

      Bagaimana menentukan Resep Kacamata - Balancing Test

      June 12, 2008

      Secara lengkap mungkin akan panjang lebar, namun dalam hal bagaimana menentukan Resep kacamata yang benar atau baik yang berhubungan dengan kapan kita berhenti menentukan dominan mata versi kita.

      Dominan mata yang benar atau yang seharusnya bukannya mata yang mempunyai tajam penglihatan terbaik di antara dua mata yang kita punya. Tapi adalah mata mana yang dominan di pakai untuk melihat yang kita bisa tahu dengan melakukan tes dominan.

      Namun, dalam konteks posting kali ini sebagaimana yang di tanyakan oleh teman kita dalam komentarnya di sini.

      Setelah kita melakukan refraksi secara monokuler kedua mata, dan kita anggap ODS semua visusnya 20/20. Nah, langkah selanjutnya adalah menentukan Resep yang benar-benar pas terlepas nanti kita akan trial dulu, kita akan memilih apakah ukuran yang kita berikan saat monokuler itu harus mentah-mentah kita ambil atau harus ada penghalusan atau apalah istilahnya. Selanjutnya kita lakukan Balancing test atau Tes keseimbangan.

      Baca lanjutannya

      Popularity: 16%

      Alat-alat Optik - Phoroptor

      June 6, 2008

      Tentu udah banyak yang paham berbagai alat optik yang di perlukan baik itu yang harus minimal ada atau bahkan yang mengacu pada peraturan atau Keputusan Menteri tentang penyelenggaraan optik di Indonesia yang lengkap itu.

      Dalam posting kali ini saya coba hadirkan alat optik yaitu phoroptor.

      Untuk mengetahui nama dan fungsi silakan klik nomer yang ada. Gambar saya insert dari www.nova.edu.

      Untuk model dan warna mungkin di pasaran akan banyak sekali, tentu.

      Baca lanjutannya

      Popularity: 36%

      Menentukan Tinggi Segmen Kacamata Bifokal

      May 29, 2008

      Kacamata bifokal mungkin saat ini akan mulai ditinggalkan, ini karena adanya lensa progressive yang manjadikan si pemakai tampak lebih muda dan secara fungsinya bisa mengorekasi segala jarak, baik jauh, menengah ataupun dekat.

      Namun ada sebagian orang yang karena berbagai faktor tidak bisa menggunakan lensa progressive, akhirnya harus tetap menggunakan kacamata yang bifokal.

      Kacamata bifokal adalah lensa dari kacamata yang mempunyai dua fokus, yaitu untukmelihat jauh dan melihat dekat, ini biasa di pakai untuk orang tua yang sudah presbyopia dan biasanya mulai usia 40 tahun keatas.

      Model kacamata atau lensa bisa bermacam-macam, ada yang belah dua atau di sebut excutive tapi model ini sudah tidak atau jarang di gunakan, meskipun kelebihannya daerah jauh dan bacanya sama luasnya namun secara kosmetik kurang bagus.

      Baca lanjutannya

      Popularity: 39%

      Penyetelan Kacamata Sudut Panthoscopic

      May 27, 2008

      Beberapa posting yang lalu-lau udah di bahas penyetelan sudut temple juga stel standart dan sebagainya, sekarang kita fokuskan pada sudut panthoscopic.

      Sudut phatoscopic itu apa sudah pernah saya bahas, silakan search aja di pojok kanan atas. Dan besarannya sekitar 4 - 18 derajat.

      Anda tentu ingin dan buat RO harus maklum, bahwa maunya kacamata itu tidak menempel pipi atau menyentuh alis, disamping ada beberapa orang yang alergi dengan metal untuk daerah pipi bisa rusak dan juga akan jelek itu kacamata, meskipun orang itu tembem apa itu gemuk pipinya. Ini udah pernah saya singgung di posting terdahulu yaitu sudut temple.

      Sudut panthoscopic ini lebih gampangnya jika kita melihat kacamata dari samping pemakai, nah ada kemiringan dari kacamata itu, itulah sudutnya.

      Baca lanjutannya

      Popularity: 26%

      Penyetelan kacamata (Sudut Temple)

      May 13, 2008

      Setelah kita bisa stel standar dan yakin udah rapi, tapi belum tentu setelah di pasangkan ke wajah customer bisa rata dan simetris seperti yang kita harapkan. Ini bisa terjadi karena bentuk wajah pasien kita tidak selalu simetris, misal telinga kita aja belum tentu sama tingginya, hidung kita belum tentu sama ratanya dan sebagainya termasuk tembemnya pipi kita, kemungkinan besar ada bedanya, sehingga kalo kacamata yang tadinya kalo di taruh meja dan di lihat sangat rata dan simetris, bisa jadi begitu di pasang ke wajah kita bisa miring, bisa maju sebelah dan sebagainya.

      Nah, kali ini kita coba untuk mengupas dari segi sudut temple dulu. Apa yang mungkin muncul jika tidak simetris dan apa yang akan terjadi jika udah di stel simetris namun di pakai jadi gak simetris.

      Kasus yang mungkin ada misalnya : jika kacamata di pakai lensa kanan lebih dekat ke pipi di banding lensa kacamata yang sebelah kiri. Maka kemungkinan penyebabnya adalah posisi sudut temple kiri lebih sempit atau posisi sudut temple kanan lebih lebar. Nah, asumsinya adalah jika terlalu sempit sudut templenya maka akan mendorong kacamata ke depan, bisa bayangkan? sehingga lensa kiri jauh melesat ke depan dan sementara itu lensa kiri jadi menempel di pipi. Sampai di sini paham?

      Baca lanjutannya

      Popularity: 27%

      Standar Penyetelan Kacamata

      May 12, 2008

      Setelah kita tahu alat yang di pakai untuk menyetel, meskipun belum semua saya posting, namun udah cukup untuk melakukan penyetelan. Tentunya untuk alat yang belum di posting anda uadah punya alatnya khan?

      Stel standarSebelum di lakukan penyetelan ke wajah pasien atau customer, maka perlu kita lakukan stel standar, tentu ini berlaku untuk kacamata baru yang baru di ambil dan bukan kacamata yang di setel karena ada kasus, misal jatuh, kedudukan dan lain sebagainya.

      Stel standar meliputi:

      Baca lanjutannya

      Popularity: 28%

      Tang untuk Stel Pad

      May 12, 2008

      Kali ini tang yang akan di pakai untuk menyetel bagian pad. yang biasa saya pakai ada 3 macam, yaitu tang bulat lancip semua, tang pipih semua dan tang yang ada coakannya untuk tempatnya nosepad.

      Tang padTang yang pipih bulat semua, biasanya say pakai untuk menekuk guard arm nya ke arah bawah dan ke atas juga tang ini bisa lincah masuk di sela-sela lekukan guard arm ( kayak apa aja lincah!).

      Tang pipih semua, saya pakai untuk membuka lebar daerah pad dari arah sudut pandang secara vertikal, dengan menjepit di lekukan guard armnya dan tinggal meliuk-liukkan ke kanan atau ke kiri.

      Tang padSedang tang yang ada coakannya, tentu ini untuk tempatnya nosepad, dimana misal kita ingin merubah posisi nosepadnya misalnya ingin agak melebar, jika untuk orang yang hidung besar atau ‘pesek’ kayak saya, atau mengarahkan ke dalam lurus untuk hidung kecil dan mancung sekali.

      Baca lanjutannya

      Popularity: 17%

      Tang Stel untuk Temple (Sudut Pantoscopic)

      May 12, 2008

      Satu lagi alat tang untuk stel bagian temple yaitu “Holding Plier”, yaitu tang yang di gunakan untuk memegang secara kuat bagian temple atas dan bawah.

      Holding plierIni digunakan saat kita ingin menambah sudut pantoscopic atau mengurangi sudut pantoscopic. Model tangnya adalah pegangan berupa stainless dan bagian ujungnya keduanya adalah plastik. Plastik yang ada di tang berguna agar tidak lecet dan ada dua bentuk yang pernah saya lihat, yaitu ada yang bentuk ujung plastiknya ada coakannya agar megang dengan kuat pada temple dan ada juga yang polos aja, namun anda harus menekan dengan kuat agar tidak meleset, saat di gerakkan.

      Sudut Pantoscopic, di sini saya sering menjumpai pengertian yang salah yang di tangkap oleh para RO, tentang sudut pantoscopic. Baiklah kita coba bahas di sini yaaa…
      Baca lanjutannya

      Popularity: 18%

      Alat Stel Tang untuk Temple

      May 12, 2008

      Kali ini saya coba untuk menyampaikan alat-alat untuk keperluan peroptikan dan dalam hal ini saya tulis posting yang berhubungan dengan penyetelan.

      Pada jaman dahulu memang semua serba terbatas, namun karena keterbatasab kita itu kadang kita jadai sangat ahli dan hal itu tidak di miliki oleh orang lain, namun teknologi berkembang dab orang semakin ada saja menciptakan alat yang kadang kelihatan sederhana namun bisa sangat membantu kita para RO.

      Tang TempleTang TempleTang adalah salah satu alat yang sangat penting untuk penyetelan, salah satu model tang yang kita gunakan adalah “inclination Plier” atau tang yang di gunakan untuk menyetel bagian temple. Anda bisa perhatikan gambar di samping, tang ini terbuat dari stainless yang kuat, namun memang agak berat, itu juga tergantung design gagangnya yaaa, kalao di buat tidak terlalu tebal tentu tidak berat, di bagian ujung depannya ada yang semacam plastik, ini berguna agar frame yang di jepit dan saat di stell tidak lecet atau rusak. Platik itu di kaitkan dengan skrup dan kalo udah aus bisa di ganti.

      Untuk bagian yang lainnya ada yang berbentuk bulat seperti gambar pertama dan ada yang berbentuk lempengan. Yang berbentuk bulat cocok untuk daerah temple di mana di bagian dalamnya itu sempit sehingga dengan model ayng runcing bisa masuk sebagian asal udah bisa memegang dengan kuat.
      Baca lanjutannya

      Popularity: 18%

      Cara Memasang Lensa Kontak Lunak Spheris

      May 7, 2008

      Kemarin saya coba lihat di tracker blog ini, ternyata ada yang mencari di search engine Google dengan kata kunci ‘ Bagaiamana cara memasang lensa kontak ‘. Untuk itu mungkin juga perlu di sampaikan terutama bagi orang yang pertama kali ingin memakai lensa kontak tapi masih takut, atau mungkin belum sempet ke optik untuk bertanya pada RO.

      Yang perlu di perhatikan sebelum kita memakai lensa kontak adalah:

      • Jenis lensa kontaknya (dalam hal ini kita bicara Lensa kontak lunak/softlens)
      • Jenis Ukuran (maksudnya ukurannya Spheris atau Cyilinder) saat ini kita bicara Spheris
      • Samakah ukuran kanan dan kiri (biasakan untuk memakai lensa yang kanan untuk mata kanan dan lensa kiri untuk mata kiri, jangan di tukar-tukar walaupun ukuran sama, apalagi ukuran beda dan bedanya sedikit, maka biasakan juga untuk membuka tutup ‘case lensa kontak’ satu persatu di mulai kanan dulu baru kiri.
      • Baca lanjutannya

        Popularity: 27%

        Fitting RGP 3

        May 4, 2008

        Ini tahap prakteknya, dimana kita lakukan pemeriksaan refraksi seperti biasa di lanjutkan dengan pengukuran HVID dan Keratometer. Semua data kita kumpulkan untuk kita jadikan acuan dalam pemilihan trial RGP. Untuk pemeriksaan mulai proses anamnesa dan seterusnya tidak usah di bahas yaaa…

        Pemilihan BCOR

        Perlu anda perhatikan mungkin setiap produk mempunyai tabel konversi atau apalah namanya, yaitu panduan yang dimana BCOR di tentukan dengan melihat besar astigmat korneanya dan diameter yang di pakai, jadi pastikan anda punya daftar itu sebelum fitting. Gak punya…?

        Penetuan Diameter

        Diameter = HVID - 2 mm ( tergantung tersedianya produk juga)

        Pasang TRIAL

        Sembari di pasang lakukan banyak komunikasi, akan rasanya, masa adaptasinya, juga setiap kita mau apa-apa selalu beritahu agar tidak kaget tuh pasien.

        Masa Stabilisasi

        Tunggu sekitar 15 menit, sambil di ajak ngobrol, tentang masa adaptasi dan sebagainya, jika masih banyak berair maka jangan lakukan evaluasi dulu, sampai mata benar-benar normal.

        Pengamatan/Evaluasi Fitting RGP
        Baca lanjutannya

        Popularity: 22%

        Fitting RGP 2

        May 4, 2008

        OK, kita lanjutkan fitting RGP bagian 2 sekarang.

        Ada filsafat yang harus di anut dalam fitting RGp yaitu: antara fitting Flat dan fitting Steep.

        Fitting Flat berarti ada sentuhan di tengah, memperbaiki astigmat (korne) lebih banyak dari pada yang OnK ataupun yang steep.

        Fitting Steep, berarti kebanyakan menyebabkan pelenturan di mata, visus saat berkedip berubah dan jumlah astigmat yang bisa dikoreksi tergantung kelenturan dan ketebalan lensa RGPnya.

        Satu alat yang harus di punyai jika fitting RGP adalah SlitLamp, karena saat trial RGP evaluasi Fluorescein sangat di perlukan untuk bisa mengetahui apakah posisinya onK, Steep atau Flat dari hasil pengamatan pola fluoresceinnya.

        Pola Fluorescein in RGPKalau kornea spheris maka akan kelihatn rata adanya, dimana genangan air dalam warna hijau yang biasa di tunjukan adanya air di kornea itu merata, namun karena ini topiknya lebih ke kornea yang astigmat maka, tentu tidak rata, untuk itu perhatikan hal ini, yaitu amati daerah sepanjan horizontal dan hindari ruang yang banyak di sepanjang meredian vertikal.

        Beberapa pola fluorescein yang perlu diperhatikan:
        Baca lanjutannya

        Popularity: 21%

        Fitting RGP 1

        May 3, 2008

        Menyambung posting sebelumnya, sekarang untuk para RO.

        Sebelum fitting RGP ada beberapa kaidah yang harus di perhatikan sehubungan dengan fitting RGP.

        RGP atau GP itu berada di depan kornea tapi tidak menempel di kornea, melainkan ada air mata di antaranya. Ada hubungan antara Kelengkungan Kornea dengan Power RGP, yaitu setiap perubahan 0.05 mm pada kelengkungan kornea maka ada perbedaan tears lens 0.25 Dioptri.

        Misal:

        KOD: 8.50/8.23 x 90°, Rx OD: -3.00 C-1.50 x 180° maka jika:

        BC RGP: 8.50 >>> maka ini OnK, Tear lens: 0 dan GPnya: -3.00 D

        BC RGP: 8.00 >>> maka ini SAM (Steep Add Minus), Tear lens: +2.50 dan GPnya: -5.50 D

        BC RGP: 8.75 >>> maka ini FAP (Flat Add Plus), Tear lens: -1.25 dan GPnya: -1.75

        Contoh lain:

        RADIUS CONTACT

        LENS

        RADIUS

        CORNEA

        TEAR

        LENS

        RX.

        KACAMATA

        FINAL

        RX.

        7.80 / 43.25

        7.71 / 43.75

        - 0.50

        - 2.50

        - 2.00

        7.54 / 44.75

        7.63 / 44.25

        + 0.50

        - 2.75

        - 3.25

        7.63 / 44.25

        7.42 / 45.50

        - 1.25

        - 3.25

        - 2.00

        Baca lanjutannya

        Popularity: 23%

        Rigid Gas Permeable (RGP)

        May 3, 2008

        Kemarin dari M’ Aida Fitra yang dari Palembang, menanyakan tentang Fitting RGP Spheris (Rigid Gas permeable), maka pada kesempatan ini sekalian sebelum masuk ke fittingnya, tentu agar bisa di ketahui juga untuk umum, apa itu RGP kelebihan kekurangan dan sebagainya, maka akan saya bahas dulu yaaa…

        Sotlens vs RGP

        Sotlens vs RGP

        Kita udah kenal dan mungkin anda juga pakai yang namanya lensa kontak, dan untuk sampai saat ini yang masih populer adalah lensa kontak lunak atau ’softlens’ di samping lembut, cara pakai gampang, adaptasi mudah serta tersedia yang warna untuk kosmetik.

        Tapi ada beberapa kandidat yang tidak bisa pakai lensa kontak lunak at