Perlu KACAMATA?,Tidak perlu repot ke Optik, Kami yang Datang!!!
Powered by MaxBlogPress 

 

Pemeriksaan Astigmatisme 3

September 24, 2008

Akhirnya sampai juga pada bagian 3 dari seri pemeriksaan mata untuk astigmatisme ini.

Ok, anda pasti sudah membaca dan sudah mengerti bagaimana mencari BVS dan Axis. Selanjutnya kita akan melaukan tahapan selanjutnya yaitu mencari power dari cylinder.

 

Siap…

Nah, dari bahasan terdahulu anggap saja kita mendapatkan axis pada 10°. Selanjutnya ikuti langkah berikut:

  1. Putar roda CC dan himpitkan atau luruskan huruf P dengan axis yang sudah ketemu tadi atau putar ke arah kanan sedikit sampai terdengar bunti “Klek”.
  2. Dengan objek yang sama, yaitu dots, maka kita lihat posisi titik merah dan putih berada di atas dan di bawah, sejauh 45° dari pemutar. Baca lanjutannya

    Popularity: 12%

    Pemeriksaan Astigmatisme 2

    September 22, 2008

    Sebelumnya anda harus sudah membaca artikel pemeriksaan hypermetropia atau  pemeriksaan myopia  terlebih dahulu.

    Silakan baca dan berhenti pada:

  3. Berarti sekarang kita harus ubah haluan dengan menambahkan lensa minus, misal -0.50 (pemberian ukuran kita usahakan yang lebih memberikan perubahan yang signifikan, misal jika pasien hanya bisa melihat huruf E besar yaitu 20/400 maka penambahan +- 0.50 kurang berasa, maka anda bisa langsung memberikan penambahan +- 1.00 atau +- 2.00. Tapi kalo pasien udah bisa melihat pada visus misal 20/30 atau 20/25 maka penambahannya bisa +- 0.25. Begitu lebih efesien dan efektif
  4. Nah, pasti dengan penambahan -0.50 penglihatan lebih baik, namun jika tidak lebih baik itu juga bisa saja terjadi karena bisa jadi pasien hanya astigmat saja atau ada kelainan organik. (Karena tidak dalam topik ini maka kita lewat dulu)
    1. Setelah penambahan baik - atau + ternyata visus tidak bisa sampai 6/6 atau 20/20 maka lakukan pin hole tes, caranya ada di pemeriksaan hypermetropia.
    2. Kita anggap pasien visusnya maju dengan pin hole, sehingga dugaan atau diagnosa sementara adalah adanya astigmatisme.
    3. Untuk pembahasan kali ini saya ingin menggunakan teknik CC (Cross cylinder +- 0.25) menggunakan phoroptor dan satu lagi dengan teknik Fogging (pengaburan) akan di bahas di lain waktu InsyaAllah. Baca lanjutannya

      Popularity: 9%

      Pemeriksaan Astigmatisme 1

      August 5, 2008

      Kini tiba gilirannya pemeriksaan yang lumayan rumit dan panjang lebar sehingga mungkin tidak bisa dalam 1 posting, jadi saya beri judul ada angka 1, berarti mungkin ada 2 dst. Setelah pemeriksaan Myopia, Hypermetropia maka sekarang saatnya Astigmatisme atau cylinder baik ada myopianya atau hypermetopia.

      Sekilas tentang astigmatisme, bahwa seorang yang astigmatisme bisa saja menempati salah satu jenis astigmatisme pada mata satunya dan jenis lain pada mata yang satunya. Kit adah tahu bahwa astigmatisme adalah sinar-sinar sejajar yang masuk ke dalam mata

      Jenis astigmatisme ada 5 yaitu:

      1. Astigmatisme Myopia Simplek, atau simple atau sederhana, yaitu kondisi astigmatisme di mana sinar yang jatuh ke mata satu meredian jatuh di retina dan satu lagi jatuh di depan retina.  misal resepnya C-1.00×90
      2. Astigmatisme Hypermetropia Simplek, di mana sinar yang jatuh ke mata satu meredian jatuh di retina dan satunya jatuh di belakang retina. Misal resepnya C+1.00×90
      3. Astigmatisme myopia kompositus, di mana kedua meredian sinar itu jatuh di depan retina. Misal resepnya S-1.00-1.00×90
      4. Astigmatisme hypermetropia kompositus, dimana kedua meredian sinar itu jatuh di belakang retina. Misal resepnya S+1.00+1.00×90
      5. Astigmatisme Mixtus, dimana sinar jatuh dengan satu meredian di depan retina dan satu lagi di belakang retina. Misal resepnya S +1.00-1.00×90

      Untuk contoh resep dan penulisan sebenarnya bisa di buat cyl - atau + itu masalah transposisi aja dan sudah pernah saya bahas di pembagian lensa menurut ukurannya mengenai lensa cylinder. Kalau mau tahu lagi cari aja di kotak pencarian….

      Nah, periksanya kapan…?

      Baca lanjutannya

      Popularity: 18%

      Pemeriksaan Hypermetopia

      August 4, 2008

      Ini untuk yang kedua prosedur pemeriksaan refrakasi terhadap pasien. memang untuk kelainan refraksi jenis ini tidak sebanyak pada myopia. Namun ukuran ini juga bisa di jumpai pada anak umur di bawah 5 tahunan di mana mata masih berkembang dan orang yang tua (bukan presbyopia lho) serta banyak di jumpai pada orang tua yang habis operasi katarak (biasanya di ikuti adanya astigmatisme).

      Ok kita mulai yaa… Siap?

      Pertama untuk anda yang belum baca artikel pemeriksaan myopia, harus baca dulu. Karena saya tidak mulai dari awal melainkan lanjutan dari beberapa tahap awal di pemeriksaan itu.

      Silakan di baca artikel pemeriksaan myopia dan berhenti sampai dengan:

    4. Pertanyaan yang di sampaikan ke pasien adalah (misal): Bapak Kastam, Coba bapak bandingkan mana yang lebih jelas yang pertama (kondisi nol) atau yang kedua ( kondisi +0.50)?
    5. Jika di jawab yaaa dan bisa baca maka jelas diagnosa dan kelainan pasien itu yaitu Hypermetropia dengan atau tanpa astigmatisma (karena topik kali membahas pemeriksaan myopia maka kita lupakan proses selanjutnya) dan kita berandai pasien menjawab objeknya menjadi lebih jelek atau lebih kabur.
    6. selanjutnya anda ikuti langkah berikut:

      Baca lanjutannya

      Popularity: 13%

      Pemeriksaan Myopia

      July 23, 2008

      Saking ngototnya teman kita yang di Medan yaitu abang Supriyanto, untuk di postingnya proses pemeriksaan lengkap mungkin berikut pertanyaan atau komunikasi yang di pakai mulai dari myopia, hypermetropia dan astigmatisma juga strabismus.

      Baik-baik, saya mulai yaa dari yang pertama dan mungkin untuk selanjutnya tidak perlu di ulang semua karena awalnya adalah sama dan hanya meneruskan jika terjadi sesuatu dan perlu action yang selanjutnya.

      Posisi sekarang adalah pasien udah di lakukan pemeriksaan refraksi secara objektif dengan autorefractometer atau autorefraktometer atau itu tuh alat periksa komputer.

      Dan tentunya anda sudah mendapatkan hasil print out atas pengukuran tersebut dan bisa di pastikan hasilnya tidak jauh beda banget dan seharusnya anda para RO sudah tahu akan diagnosa pasien anda yaitu myopia atau hypermetropia baik di sertai astigmat atau tidak.

      Baca lanjutannya

      Popularity: 14%

      Membuat Resep Khusus Jarak Sedang dan Dekat

      July 3, 2008

      Jenis resep yang sering kita resepkan adalah untuk single vision yaitu untuk jauh atau untuk deat dan bifokus yaitu untuk jarak jauh dan dekat. Dalam beberapa kasus ada seseorang yang dengan jenis pekerjaannya yang sangat spesifik atau karena faktor lain misal usia atau tidak bisa memakai jenis lens yang sebenarnya sudah bisa mengatasai masalahnya sehingga kita di di haruskan untuk mengetahui dan membuatkan resep khusus sehingga di perlukan teknik khusus juga.  Saya sering memodifikasi resep seperti itu dan sebagian besar adalah untuk pasien yang sudah berusia tua atau sudah presbyopia dan udah 50 tahun keatas. Ada beberap alasan yang memungkinkan kita merepkan resep khusu itu yaitu khusus untuk jarak sedang dan jarak dekat, antara lain:

      • Seorang presbyopia yang sudah punya add yang tinggi, umumnya +2.00 D ke atas
      • Presbyopia yang gagal menggunakan lensa progressive, atau tidak bisa menggunakan padahal sudah beradaptasi dan sudah gonta-ganti jenis lensa progressivenya
      • Kesulitan untuk melihat jarak sedang, walaupun sudah menggunakan progressive karena zona sedangnya sangat sempit
      • Pemakai bifokal yang udah lama dan susah untuk pindah ke progressive
      • Bidang pekerjaan yang menuntut banyak di jarak sedang dan dekat, misal seorang pianis, pelukis kanvas, dll
      • dll

      Baca lanjutannya

      Popularity: 27%

      Menyapa Nama Pasien Saat Periksa Pasien

      July 3, 2008

      Satu lagi tips ini semoga bermanfaat untuk para RO (Refraksionis Optisien) dalam menjalankan tugasnya.

      Menyapa nama pasien saat memeriksa pasien. Hal ini kadang sering bahkan sam sekali dilupakan oleh sebagian besar pemeriksa. Memang dalam anamnesa pada posting sebelumnya sudah pernah saya bahas tentang data termasuk menayakan nama pasien. nah, tindak lanjutnya kalo kit sudah tahu namanya adalah memanggilnya dengan sapaan dari nama panggilannya.

      Tujuannya adalah supaya kita lebih kelihatan akrab sehingga antara pemeriksa bisa terjadi jalinan komunikasi yang sangat erat yang selanjutnya bisa membuat suasana pasien dan ruangan periksa serta jalannya pemeriksaan menjadi sangat kondusif dan nyaman.

      Baca lanjutannya

      Popularity: 12%

      Perlunya Membersihkan Alat Sebelum Periksa

      July 2, 2008

      Kelihatannya ini hal yang sepele, namun kalau tidak di perharikan akan memberikan dampak yang tidak baik untuk anda para RO atau pemeriksa pasien lainnya.

      Alat periksa misalnya autorefraktrometer dimana tempat bersentuhnya dagu dan dahi pasien perlu untuk di bersihkan terlebih dahulu. Anda bisa bayangkan dalam suatu kejadian berikut, yaitu pagi-pagi anda sudah memeriksa seorang tante-tante yang sangat menor, apa itu, oh tante yang punya dandan yang sangat berlebihan misal menggunakan kosmetik yang berlebihan dengan bedak dan sebagainya yang sangat tebal yang memungkin akan menempel pada tempat dagu dan dahi. Selanjutnya anda akan memeriksa seorang bapak usia 40 tahunan, dan tanpa anda bersihkan langsung aja anda perintahkan dagu3dan dahi bapak tadi untuk di taruh di tempatnya yang ada bekas make up bekas tante yang tadi. Dan selanjutnya anda melakukan pemriksaan ke bapak tadi. Maka bisa anda bayangkan bekas make up itu akan pindah tempat ke wajah bapak yang barusan di periksa. Anda mungkin akan tahu kemungkinan yang terjadi kala bapak keluar dari ruang periksa dan menemui istrinya di ruang tunggu, kemungkinan besar istrinya akan bertanya besar, apa yang terjadi di ruang periksa dan akan menimbulkan kesalahpahaman yang sebenarnya tidak perlu terjadi.

      Baca lanjutannya

      Popularity: 14%

      Arti axis, plus jauh dan periksa kok beda-beda

      June 30, 2008

      Karena ada pertanyaan yang banyak dan minta jawaban detail maka dari pada di jawab di komentar terlalu panjang maka saya jawab di sini aja, yaaaa. Smoga yang nanya nanti bisa melihat jawabanya di sini.

      nanya dong…baru kali ini pake kcm. sering test ke optik memang ada minus dan silider sedikit, lalu ke dokter mata jakarta. ktnya ada minus dan silinder sedikit ga plu pake kacamata. eh yang terakhir setelah opname dan istirahat seminggu aku coba test ke dokter di jogja hasilnya plu jauh 0.5 dan silinder 1 kanan, kiri silinder 0.5. lalu aku diwajibkan pake kacamata. pertanyaannya banyak apa maksudnya plus jauh?knp wajib pake kcm dan kok hasil pemeriksaan berbeda ya?lalu axis ku kanan 10 axis kiri 180 apa seh maksudnya?mohon penjelasan sedetail2nya biar ga bingung.makasih sebelum dan sesudahnya.

      Pertanyaan itu di tanyakan oleh sdr. Hneir. dari Jakarta namun periksa bisa di Jogya yaa.. karena pertanyaannya agak ada bahasa yang aku bingung maka aku anggap menurut persepsi saya aja yaaa. Plus jauh maksudnya apa sih? Memang di telinga kita pada umumnya ukuran plus itu biayanya di konotasikan untuk dekat atau baca dan hanya untuk orang tua yang berumur 40 tahun keatas. Sedang ukuran plus milik anda itu untuk jauh dan di sebut hypermetropia, apa itu hypermetropia silakan cari di kotak pencarian yaa udah pernah aku posting. Wajib pakai dan nggak lebih di titik beratkan pada anda dan dokter saat konsultasi artinya seberapa keluhan anda saat ini dan seberapa kacamata bisa membantu anda jika di pakai tentu dokter sudah menjelaskannya.

      Baca lanjutannya

      Popularity: 22%

      Anamnesa dalam Pemeriksaan Subjektif

      June 29, 2008

      Kadang ada hal yang sering di lupakan oleh sebagian RO (Refraksionis Optisien) dalam proses pemeriksaan mata pasien. hal ini karena sudah menjadi rutinitas sehingga ada kalanya membuat hal yang membosankan, tentu iini adalah pendapat dan sikap yang keliru.

      Hal yang saya maksud adalah anamnesa atau riwayat tentang keadaan mata dan seala sesuatu yang berhubungan dengan mata. Untuk itu dalam posting kali ini saya ingin mengingatkan bahwa ada sisi yang sangat penting dari data atau informasi yang di berikan oleh pasien untuk membrikan resep kacamata atau tindkan medis selanjutnya kepada pasien kita.

      Misal kita tidak pernah menayakan tentang keadaan matanya pakah sudah perna menjalani operasi katarak atau belum, ada riwayat glaukoma atau tidak dan sebagainya, maka bisa jadi ressep yang kita berikan bisa salah.

      Beberap hal berikut adalah contoh pertanyaan yang sebaiknya di tanyakan untuk mendapatkan informasi atas dir pasien tersebut, meskipun tidak harus di tanyakan semuanya namun perlu di lihat perkasus, yaitu:

      Baca lanjutannya

      Popularity: 14%

      Bagaimana menentukan Resep Kacamata - Balancing Test

      June 12, 2008

      Secara lengkap mungkin akan panjang lebar, namun dalam hal bagaimana menentukan Resep kacamata yang benar atau baik yang berhubungan dengan kapan kita berhenti menentukan dominan mata versi kita.

      Dominan mata yang benar atau yang seharusnya bukannya mata yang mempunyai tajam penglihatan terbaik di antara dua mata yang kita punya. Tapi adalah mata mana yang dominan di pakai untuk melihat yang kita bisa tahu dengan melakukan tes dominan.

      Namun, dalam konteks posting kali ini sebagaimana yang di tanyakan oleh teman kita dalam komentarnya di sini.

      Setelah kita melakukan refraksi secara monokuler kedua mata, dan kita anggap ODS semua visusnya 20/20. Nah, langkah selanjutnya adalah menentukan Resep yang benar-benar pas terlepas nanti kita akan trial dulu, kita akan memilih apakah ukuran yang kita berikan saat monokuler itu harus mentah-mentah kita ambil atau harus ada penghalusan atau apalah istilahnya. Selanjutnya kita lakukan Balancing test atau Tes keseimbangan.

      Baca lanjutannya

      Popularity: 16%

      Alat-alat Optik - Phoroptor

      June 6, 2008

      Tentu udah banyak yang paham berbagai alat optik yang di perlukan baik itu yang harus minimal ada atau bahkan yang mengacu pada peraturan atau Keputusan Menteri tentang penyelenggaraan optik di Indonesia yang lengkap itu.

      Dalam posting kali ini saya coba hadirkan alat optik yaitu phoroptor.

      Untuk mengetahui nama dan fungsi silakan klik nomer yang ada. Gambar saya insert dari www.nova.edu.

      Untuk model dan warna mungkin di pasaran akan banyak sekali, tentu.

      Baca lanjutannya

      Popularity: 36%

      Contoh Periksa dengan Streak Retinoskopi

      April 19, 2008

      Ok, para RO yang berbahagia.

      Kini tiba saatya praktek periksa dengan streak retinoskopi. Saya akan berikan gambar dan di jelaskan kemudian.

      Streak RetinoskopiStreak Retinoskopi

      Streak Retinoskopi

      Streak Retinoskopi

      Streak Retinoskopi

      Streak RetinoskopiPenjelasannya…
      Baca lanjutannya

      Popularity: 18%

      Baru kali ini mendengar Resep kacamata seperti ini

      April 15, 2008

      Halooo RO,

      Resep KacamataBaca judul posting kali ini agak aneh kali, e e e nggak kok. coba anda simak baik baik yaaa. Asumsi saya terhadap berita ini bisa jadi memang betul bisa jadi salah tulis bisa jadi salah bertanya.

      Saya sempatkan untuk mengunjungi di id.answernya yahoo, dengan topik kesehatan>>optikal.

      Hari ini ada yang tanya kayak begini:

      Saya memeriksakan mata saya, kemudian hasilnya adalah -200/20, di indonesia apakah ini berarti -5? atau -10?

      Memang dia tidak periksa di Indonesia, tapi di luar negeri. Tapi setahu saya resep untuk kacamata itu yaaa sudah bakulah yaaaaoo, yaaa seperti yang anda pegang sekarang ( emang lagi di optik?). Nah akhirnya saya ikut juga menjawab di sana dengan memberikan link postingan saya yaitu tentang tajam penglihatan.
      Baca lanjutannya

      Popularity: 23%

      Menentukan Add untuk Presbyopia

      April 14, 2008

      PresbyopiaHampir di pastikan setiap kita akan memakai kacamata di saat umur 40 tahun keatas, dimana presbyopia akan menghampiri kita. Buat para RO adalah tugasnya untuk menentukan berapa besarnya Add atau Tambahan untuk bisa melihat dekat setelah jauhnya di koreksi.

      Ada aturan baku yang gampang dan ini hampir di lakukan oleh para Ro dan juga Dokter Mata dan memang ini secara umum benar. Namun dalam kondisi tertentu bisa jadi salah kalau menggunakan cara ini. Cara yang di maksud adalah penentuan ADD berdasarkan umur. Dimana aturannya adalah umur 40: +1.00, umur 50:+2.00 dan umur 60:+3.00, untuk umur diantaranya maka ADDnya yaa di antaranya misal umur 45 maka ADDnya +1.50, umur 55 maka ADDnya +2.50 dan seterusnya. Umumnya ADD mata kanan dan kiri itu sama, kecuali misal salah satu matanya post operasi katarak dimana lensa matanya di ambil dan di ganti lensa tanam (IOL), maka biasanya Add untuk mata tersebut adalah +3.00, meskipun kadang ada juga +2.75, nah jika orang itu baru umur 50 tahun maka kemungkinan addnya adalah satu +2.00 dan satunya +3.00.

      Selain cara di atas yang paling tepat adalah dengan menggunakan Cross Grid dan tentunya di gabung dengaan tabel umur. Pemeriksaa Cross Grid menggunakan objek garis-garis silang dan memakai lensa cross cyl +-0.50 D.

      Cross cylinder adalah lensa yang mempunya kekuatan yang berbeda tanda namun nominalnya sama antara meridian yang saling tegak lurus. Maksudnya taruh kata pada meridian 90: -0.50 dan pada meridian 180: +0.50. maka nilai lensa itu adalah +0.50-1.00×180, betul nggak, coba lihat di sini caranya.

      Bagaimana cara pemeriksaanya:
      Baca lanjutannya

      Popularity: 17%

      Menetralkan Kelainan Refraksi Spheris pada Streak Retinoskopi

      April 14, 2008

      Wah, judulnya panjang banget yaa, gak papa biar ke detect ama mbah google. Setelah kita bahas tentang gerakan-gerakan reflek dalam streak Retinoskopi maka setelah tahu gerakan itu searah atau berlawanan kita lanjutkan dengan bagaimana cara menetralkan gerakan itu menjadi tidak bergerak atau neutral dengan topik lebih khusus adalah spheris saja. siap?

      Meskipun ini sulit dan nanti kalo untuk cylinder lebih sulit lagi, dan inilah yang menguntungkan kita sebagai Refraksionis Optisien (RO), karena tidak semua orang itu hanya spheris saja, bahkan lebih banyak yang cylinder ( astigmatism), lho kok untung khan repot. Bukan begitu karena ini sulit sehingga kita yang bisa jadi jauh di perlukan, kalo nggak maka semua orang nanti bisa periksa.

      Kondisi Netral dlam Streak

      Langkah-langkahnya:
      Baca lanjutannya

      Popularity: 18%

      Pemeriksaan Streak Retinoskopi 3

      April 7, 2008

      Setelah anda tahu apa itu Streak retinoskopi dan bagaimana awal pengoperasiannya serta setting pasien dan anda sendiri selaku pemeriksa, maka selanjutnya mari kita memahami secara dasar Reflek yang di hasilkan dari streak itu.

      Jika anda gerakkan streak melalui pupil pasien maka akan di dapat gerakan:

      • “with” - motion
      • “Against” - motion
      • “Neutral” - Reflek, dan
      • Reflek yang tidak bisa di tentukan

      Untuk yang terakhir ni bisa jadi karena ada reflek atau gerakan seperti menggunting, reflek terlalu gelap, atau pemeriksa sendiri yang bingung untuk menentukannya.

      Sekarang coba perhatikan dengan praktek pemeriksaan berikut:

      Seperti ayng telah di bahas terdahulu, orientasi streak pada posisi 90, dan gerakan streak pada arah 180, maka di sebut?????,
      Baca lanjutannya

      Popularity: 16%

      Pemeriksaan Streak Retinoskopi 2

      April 7, 2008

      Sebagaimana telah di singgung di pemeriksaan Streak Retinoskopi yang pertama, maka saya akan lanjutkan untuk sesi kedua ini tentunya sudah merupakan praktisnya.

      Bagaimana menggunakan Retinoskopi?

      RetinoskopiTangan anda (salah satu) memegang alat itu untuk melihat mata pasien melalui lubang yang ada di kepala optik. Dan ini tergantung model retinoskop yang dipakai, gunakan ibu jari atau telunjuk anda untuk memutar sleevenya dengan posisi sleep-up atau memutarnya untuk memutar streaknya.

      kalau model Allen, tombol ada di atas, sedang model Copeland, tombol ada di bagian bawah pemegangnya.

      Streak sinarnya di lewatkan pupil mata pasien dengan posisi orientasi yang lurus. Maksudnya , arah streak itu lurus orientasinya misal arah 90 derajat maka sinar yang terbentuk di mata adalah vertikal dan gerakan yang akan di lakukan adalah gerakan horisontal maka hal ini di sebut Streak 180.

      Sebaliknya jika orientasi streaknya hosrisontal maka sinar di mata juga horisontal dan gerakan streak yang akan di lakukan adalah gerakan vertikal, dan ini di namakan Streak 90. Seperi yang akan di tunjukkan berikut.
      Baca lanjutannya

      Popularity: 17%

      Pemeriksaan Streak Retinoskopi

      April 5, 2008

      RetinoskopiAtas permintaan pengunjung blog ini, maka saya posting artikel ini, yaitu Pemeriksaan Streak Retinoskopi. Pemeriksaan ini sangat diperlukan terutama untuk pasien yang tidak kooperatif, karena pemeriksaan ini masuk dalam kategori pemeriksaan secara objektif, dimana pasien dalam hal ini tidak dilibatkan secara aktif, jadi pasien tidak perlu di tanya-tanya, seperti halnya kalau kita periksa mata secara subjektif.
      Prinsip kerjanya sinar yang keluar dari alat di arahkan ke mata dan dari dalam mata (retina) akan memantulkan kembali, nah pantulan ini yang akan di netralisir dengan trial lens, maka hasil ukuran akan di dapat. Tentunya tidak sesederhana itu, karena ada aturan main dan polo-pola dari sinar yang di lihat oleh pemeriksa.

      Retinoskopi ada 2 macam:

      Baca lanjutannya

      Popularity: 19%

      Mancari/Periksa/Test Dominan Mata

      March 28, 2008

      Mata KitaAnda pasti merasakan sendiri atau mungkin anda melihat seseorang jika sedang memotret (Kamera yang dulu yaaa, bukan kamera digital), pasti ada salah satu mata yang selalu di gunakan untuk ‘mengintip’ agar objek yang akan di bidik terfokus.

      Atau jika anda seang melihat lewat lubang kunci, e e e bukan maksiat lho, nah pasti selalu menggunakan mata yang sama. Walaupun ada juga yang bisa bergantian, namun kebanyakan sama.

      Nah fenomena itu di katakan ada mata yang dominan. Sebagai RO anda dalam hal menentukan mata mana yang dominan tentu harus bisa. Hal ini terutama di perlukan jika pasien anda ingin memakai lensa kontak dengan program monovision, yaitu satu mata untuk jauh dan yang lainnya untuk baca yang tentunya di berikan koreksi yang berbeda ari seharusnya. Juga di tempat saya ‘praktek’, selalu menjalankan prosedur ini, yaitu menentukan mata mana yang dominan. Ini juga di gunakan untuk program lasik yang monovision. Untuk mata yagn dominan di koreksi penuh, lainnya di sesuaikan dengan addnya.

      Bagaimana prosedurnya?
      Baca lanjutannya

      Popularity: 22%

      Worth Four Dot Test

      March 26, 2008

      Dear RO,

      Worth Four Dot Test atau Worth 4 Dot test atau Worth dot test atau singkatnya WFDT, sebagaimana yang di tanyakan Mas Emin dari Makasar seperti dalam commentnya, minta di singgung masalah itu jadi aku posting aja.

      Yang sekarang aku pakai untuk proses pemeriksaan subyektif di i Care Lasik memang sekarang seperti ini.

      Test ini di gunakan untuk mengetahui binokularitas mata kita, adakah mata yang dominan, adakah mata yang supresi atau adakah penglihatan diplopia. Dominan di sini beda dengan dominan yang pemeriksaanya dengan lubang kecil yang di taruh didepan kita atau bisa menggunakan tangan kita.

      Test ini di lakukan langsung dua mata dan melihat objek yang sama pada waktu yang sama dan spontan. Saya katakan spontan karena kalau ada mata yang di paksakan salah satu maka hasilnya juga akan berbeda-beda.

      Derajat tertinggi dari binokularitas adalah stereopsis, yaitu 3 dimensi dari persepsi kedalaman yang mungkin bisa di buat oleh fusi otak kita terhadap suatu objek.

      Jika sesorang punya 2 mata yang berfungsi namun tidak punya stereopsis maka kemungkinan akan mengalami sebagai berikut:

      1. Penglihatannya ganda
      2. atau menghindari penglihatan ganda dengan men-supresi mata yang satu
      3. atau bisa di gabung atau fusi namun tidak stereopsis.

      Worth Four dot testPertama kita ketahui dulu alat atau objek yang akan kita gunakan untuk test itu. Pada alat sekarang ( phoroptor) sudah tersedia, dimana untuk di pasien di pasang kacamata Merah/Red di kanan dan Hijau/Green di kiri. Objek pada layar adalah bulatan berwarna kira-kira sebesar 1 cm, tersusun seperti diamond. Satu di atas warna merah, 2 di kiri kanan warna hijau dan 1 di bawah lurus dengan merah tadi, warnanya putih.
      Baca lanjutannya

      Popularity: 23%

      Periksa dengan Komputer

      February 19, 2008

      Free Image hosting by OnBisnis.ComKecanggihan teknologi memang patut kita syukuri, karena banyak sekali manfaat yang di rasakan. Baik oleh operatornya (RO) ataupun Pasien.

      Sekarang semua optik sedang ke besar sudah bisa di pastikan mempunyai alat ini, yang notabene harganya sangat mahal. Teknologi yang di maksud adalah AutoRefractometer. Yaitu alatperiksa dengan menggunakan komputer.

      Menurut saya ada sedikit pro kontra tentang hasil dari pemeriksaan dengan Autorefractrometer atau komputer. Karena sungguh pasien tidak pernah bisa mengeluh mau pusing atau trang atau buram dan sebagainnya kalo di periksa dengan komputer.

      Namun teknologi ini akan tetap di gunakan karena terus terang sangat membantu RO untuk mendapatkan gambaran awal tentang hasil refrakasi nantinya.

      Jadi setelah di periksa dengan komputer masih harus di periksa secara subyektif dengan phoroptor atau trial lens set, dan di situlah resep terakhir di tentukan.

      Popularity: 15%

      Kapan Harus Periksa Mata

      February 4, 2008

      Karena kesibukan kita, kadang kita lupa untuk melakukan general check-up, juga tentunya termasuk periksa mata.

      Namun untuk mata sepertinya cukup gampang untuk di ingat kapan harus ke dokter atau ke Optik atau harus bertemu seorang Refraksionis Optisien.

      Nah, berikut sedikit gambaran bilamana kita harus segera ke dokter, karena untuk ke Optik atau ke RO tentu sudah sangat jelas, yaitu jika kita pingin ganti kacamata, lensa atau lensa kontak atau sekedar memriksakan matanya tanpa ada kecurigaan penyakit dan sebaginya.

      namun kapan kita harus ke Dokter Specialis mata adalah sebagai berikut:

      • Penglihatan semakin lama semakin menurun dan memburuk
      • mata merah  di sertai penglihatn berkurang, ada nanahnya bahkan meskipun udah di obati
      • mata terasa sakit
      • Ada halo atau pelangi di sekitar cahaya atau lampu
      • Adanya  perubahan penglihatan yang memburuk dengan mendadak
      • Pemberian kacamata yang tidak bisa membaik penglihatannya
      • penglihatannya ganda, juga kadang-kadang gelap
      • adanya strabismus atau juling
      • Nystagmus atau mata yang bergoyang atau bergerak terus
      • adanya Floater atau benda hitam yang bergerak-gerak
      • adanya pijaran sinar/kilat
      • adanya trauma baik kimia atau mekanik
      • adanya belek, ataupun air mata yang berlebihan
      • dan masih banyak lagi tentunya jika sesuatu hal yang tidak biasa terjadi

      Cornea Atlas 2e
      Cornea Atlas 2e
      Price: $290.0
      1098 full-color images perfectly capture the appearance of the complete range of corneal and external eye diseases…

      semoga bermanfaat

      Popularity: 17%

      Refractive Lens Exchange

      February 1, 2008

      Lasik: A Guide to Laser Vision Correction
      Lasik: A Guide to Laser Vision Correction
      Price: $9.3
      If you’d like to improve your vision and reduce or eliminate your need for glasses or contacts, perhaps you’re considering LASIK. This procedure has become one of the most popular vision correction surgeries in the nation with 9 million Americans undergoing LASIK procedures annually. But, before you entrust your eyes to a surgeon, make sure you become an informed consumer. In LASIK–A Guide to Laser Vision Correction, three ophthalmologists, who together have performed more than 65, 000 LASIK procedures, help you understand what the surgery involves. Among the questions they answer: Are you a candidate for LASIK surgery?How is LASIK performed?How much vision improvement you can expect?How does the new Wavefront technology improve LASIK?How do you choose a qualified ophthalmologist?How many procedures should your ophthalmologist have performed?What are the possible complications?What follow up care will you need after the surgery?The Book to Read before Having LASIK Surgery!

      ============================================

      Kemarin siang ada yang YM dengan saya dan ingin tanya adakah teman yang mempunyai ukuran minus tinggi.

      Saya balik tanya, lho kok yang di cari yang minus tinggi ada apa, dalam hati apa untuk penelitian atau apa gitu…., e e e e ternyata dia mau curhat karena dia sendiri minusnya sangat tinggi jadi boleh di bilabg mau ngobrol “sesamanya” . Akhirnya kita YM lama dan untuk kasus ini saya sarankan sebagai berikut:

      Perlu di ketahui ukurannya sekitar Sph - 22.00 lebih. Maka untuk ukuran segitu kacamata tentu sangat berat apalagi selalu masih naik terus katanya kalau sedang periksa. lensa kontak mungkin juga alternatif dan sepertinya lebih nyaman, asal perawatan dan sebagainya bisa di lakukan dan tidak malas, karena kalo salah perwatan maka akibatnya akan iritasi dan merusak kornea.

      Lasik, tidak ada yang mampu untuk menghabiskan sampai minus segitu sekarang, kalaupun lasiknya mampu maka tebal korneanya pasti tidak cukup. Dan pengambilan jaringan kornea yang banyak akan berakibat buruk terhadap mata untuk kedepannya.

      Maka saran terakhir yang mungkin akan berhasil adalah mengambil lensanya dan mengganti dengan lensa tanam atau IOL (Intra Ocular Lens) dengan proses operasinya sama dengan operasi katarak.

      Bedanya kalau katarak memang lensanya udah keruh , tapi kalau yang ini lensa masih bening dan bagus, prosedur ini di sebut RLE ( Refractive Lens Exchange) atau (Refractive Lens Extraction).

      Kelemahan yang akan ada adalaha ada kesulitan untuk baca dekat setelah itu, karena lensa yang biasayna untuk baca sudah di ambil dan lensa tanam itu tidak lentur lagi seperti biasanya dan keadaan hampir sama dengan orang presbyopia yang udah lanjut.

      Semoga membantu.

      Popularity: 12%

      Presbyopia

      January 31, 2008

      Presbyopia Seiring dengan bertambahnya usia, maka organ tubuh kita satu per satu akan berkurang kemampuan fungsinya.

      Begitu juga mata kita, pada bagian lensa mata kita akan mengalami penurunan tingkat elastisitasnya dibanding saat masih muda. Keadaan untuk bisa mencembung dan memipih lensa karena kelenturannya ini disebut Akomodasi.

      Jika tingkat akomodasi menurun maka akan mengalami kesulitan untuk melihat dekat/baca. Beberapa orang yang mengalami Myopia maka hal ini akan menjadi suatu hal yang terbalik dimana untuk membaca dekat dengan melepas kacamatanya akan terlihat jelas, namun bagi orang Hypermetropia ( + ) untuk kondisi ini akan mengalami kesulitan baca yang hebat.

      Koreksi yang biasa diberikan adalah kacamata Plus untuk baca atau Bifokal atau dengan memakai kacamata yang lebih rendah ukurannya bagi orang myopia tinggi.

      Popularity: 16%

      Astigmatisme

      January 30, 2008

      Idealnya bentuk kelengkungan mata kita adalah seperti bola. Namun untuk sebagian orang bentuk kelengkungan matanya tidak bulat beraturan, melainkan seperti telur atau bola rugby, sehingga sinar-sinar yang masuk mata ini akan dibiaskan tidak pada satu titik fokus melainkan pada beberapa titik fokus akibatnya objek yang dilihat adalah tidak jelas dan berbayang (ter-distorsi).

      Koreksi yang diberikan adalah lensa Cylinder ( C ), lensa ini dibuat kebalikan dari kondisi mata sehingga fokus bisa disatukan. Lensa ini selalu diikuti dengan axis sebagai sumbunya. Contoh C-1.00×180.

      Pada Bedah Refraktif Lasik, kelainan ini juga bisa direhabilitasi yaitu dengan cara merubah kelengkungan yang irregular/tidak rata menjadi rata/reguler.

      The Official Patient's Sourcebook on Astigmatism
      The Official Patient’s Sourcebook on Astigmatism
      Price: $24.99
      The Official Patient’s Sourcebook on Astigmatism

      Popularity: 11%

      Best Vision Spheres

      January 30, 2008

      Snellen ChartPada kesempatan yang lalu saya pernah singgung tentang Best Vision Spheres atau BVS. Pada posting kali ini saya akan ulas sedikit mengenai hal itu.

      Kira-kira terjemahan bebasnya seperti ini: Ukuran atau nilai Spheres yang di berikan pada pasien saat kita periksa yang menunjukan visus terbaiknya.

      Artinya jika di tambah ataupun di kurangi ukuran spheres yang di dapat tidak menjadikan visusnya lebih baik, malah bisa jadi lebih buruk.

      Seorang Refraksionis dalam pemeriksaan Subyektifnya adalah dimana harus mencari BVS seseorang, jika pada BVSnya visusnya sampai pada 20/20 atau 6/6 atau 1.0 maka hanya Speres yang di berikan sebagai resepnya.

      Namun jika pada BVSnya tidak sampai 6/6 atau 20/20, maka kemungkinannya adalah adanya astigmatisme pada pasien itu atau bahkan ada kelainan Organik, dimana dengan koreksi berapapun tidak akan maju visusnya.

      Cornea Atlas
      Cornea Atlas
      Price: $235.0
      This book is in New - Excellent condition

      Popularity: 12%

      Tes Merah Hijau

      January 29, 2008

      Red Green testDalam pemeriksaan subyektif ada prosedur pemeriksaan dimana setelah Best Vision Spheris di temukan maka dilakukan tes Merah Hijau atau Duochrome Test atau Red-Green Test.

      Mengapa warna merah dan hijau yang di pakai untuk tes itu, padahal warna dalam spektrum cahaya tampak kan ada banyak. Ternyat hal ini di sebabkan warna merah dan hijau mempunyai panjang gelombang yang jatuhnya di retina itu mempunyai jarak yang sama.

      Warna Hijau jatuh di depan retina dan Warna Merah jatuh di belakang Retina. Pasti ada yang protes ( untuk RO ), apa gak kebalik.

      Begini, untuk orang Myopia, dimana sinar sejajar yang masuk ke mata jatuh di depan retina maka sinar yang akan terlihat jelas adalah yang dekat dengan retina. Karena Myopia itu sinarnya jatuh di depan retina maka yang ada di posisi belakang adalah warna merah dan itu yang paling dekat dengan retina, sehingga objek yang ada di dasar warna merah akan terlihat lebih jelas. Begitu sebaliknya.

      Jadi dalam Tes itu jika objek di merah lebih jelas maka orang ini masih Myopia dan koreksinya lensa minus (-), sebaliknya jika objek yang jelas itu warna hijau maka orang ini Hypermetropia dan di koreksi lensa plus.

      Penentuan akhirnya adalah jika kedua objek yang ada di dasar warna merah dan hijau sama atau kao tidak bisa sama maka untuk orang myopia pilih sedikit merah lebih jelas dan sebaliknya.

      Popularity: 15%

Ngobrol Yuk...

Atau..... Komentar di bawah?


SM

Cari artikel [Google]

Mungkin perlu...

Formula Bisnis

Grosir Peci Tanah Abang, Termurah terlengkap Online lagi

Live Traffic

Andakah di bawah ini?