Dapatkan Voucher Diskon Lasik di SINI...
Powered by MaxBlogPress 

 

HIKAYAT TAJAM PENGLIHATAN/VISUAL ACUITY

0

By Denny Oktavianto in Mata on 02-02-2010 | view : 687 kali | share on facebook

Tags: , , ,

Snellen - Tajam PenglihatanJudul di atas mungkin terasa janggal bagi anda yang tidak memiliki latar belakang sebagai praktisi kesehatan mata. Dalam kesempatan yang berbahagia ini karena grup ini sudah menginjak usia 5 bulan, bila bayi sedang belajar merangkak dan makan, kami ingin menyajikan hal mendasar dari kesehatan organ penglihatan ditinjau dari fungsi mata.

Tajam penglihatn merupakan padanan dari bahasa inggris “Visual acuity” yang didefinisikan sebagai buruk atau jelasnya penglihatan yang bergantung pada tingkat kejelasan upaya pemfokusan di retina yang merupakan pengejawantahan hubungan antara fungsi mata dan sentifitas kerja di otak. Tajam penglihatan sendiri dikenal sebagai nilai kuantitatif dari hasil sebuah kemampuan mengidentifikasi sebuah obyek dengan besaran dan jarak tertentu.


Satuan yang biasa digunakan cukup bervariatif tergantung dari kebiasaan tiap negara. Pada umumnya untuk di indonesia menggunakan meter, tetapi tidak sedikit juga yang menggunakan satuan feet.Bilangan  6/60 dalam skala meter menunjukkan nilai pembilangnya (baca 6 ) adalah jarak orang yang tidak mampu melihat sebuah deretan obyek dengan sempurna dan nilai penyebutnya ( baca 60 )mewakili jarak orang normal yang masih dapat melihat obyek tersebut dengan baik. Obyek yang digunakan begitu bervariasi berupa huruf ( yangg dipopulerkan oleh Snellen ), angka ( yang diperkenalkan oleh Hess ), huruf C dalam berbagai / broken ring ( oleh Landolt ), huruf E dalam berbagai posisi dan gambar.
Apabila didesimalkan, maka 6/60 = 0.1 dan bila dipersentasikan berarti 10% bermakna fungsi penglihatan individu yang diperiksa sebesar 10%, dan dia kehilangan 90% fungsi penglihatannya. Menurut batasan WHO( World Health Organisation ) dan telah di adopsi secara aklamasi di kalangan praktisi, batasan tajam penglihatan normal adalah berkisar 6/12 atau fungsi penglihatan yang dimiliki adalah 50%. Namun 6/6 adalah nilai dimana seseorang dianggap memiliki kemampuan penglihatan 100%. Semuanya tercakup dalam satuan meter sebagai acuan.
Berikut ini adalah runtutan kisah dari tajam penglihatan yang begitu fenomenal :

  • 1843 : Para ilmuwan jerman berinsiatif untuk melakukan standarisasi tes   untuk fungsi penglihatan dan menginisiatifkan beberapa model.
  • 1854: Eduard von Jaeger mempublikasikan contoh perangkat yang digunakan dalam tes baca ( jarak dekat ). Beliau menggunakan bahasa jerman, perancis, inggris dan beberapa bahasa lainnya sebagai pilihan dari simulasi yang diadakan. Besaran hurufnya sendiri merujuk pada State Printing House di Wina ( austria ) dan melabelkannya dalam angka dari katalog percetakan di tempat tersebut.
  • 1861: Franciscus Donders menjadikan tajam penglihatan sebagai gambaran tingkat kejelasan fungsi penglihatan dan memberikan batasan subyek dan standarisasi dari tajam penglihatan.
  • 1862: Hermann Snellen memperkenalkan obyek berupa huruf. Keputusan terbesarnya adalah pemberian nama obyek dengan nama optotype dimana pembuatannya didasarkan pembuatan 25 buah kotak berbentuk bujur sangkar ( baca 5X5 ). Hal ini menjadi begitu penting karena memberikan standar dalam pembuatan obyek. Snellen juga memberikan rumusan “standar penglihatan ” dalam pembuatannya berupa sudut 5″( baca 5 menit )dimana setiap huruf tersebut harus mewakili secara penuh bagian kotak dari 25 kotak yang tersedia .
  • 1868: John Green of St. Louis, salah seorang yang bekerja sama dengan Donders dan Snellenm,menyarankan besaran sebuah obyek didasarkan pembuatannya secara geometri dan juga proporsi jarak antar huruf. Pada saat itu, usulan Green tidak bisa diterima. Di kemudian hari prinsip ini dijadikan sebagai standar internasional dalam pembuatan obyek.
  • 1875: Snellen mengubah bentuk dari feet ke dalam meter.
  • 1875: Felix Monoyer mengajukan pengubahan notasi snellen dalam desimal.
  • 1888 : Edmund Landolt melansir Landolt C atau broken ring.
  • 1898 : Marius Tscherning melaporkan bahwasanya 6/6 bukanlah merupakan batasan normal seperti yang di sampaikan oleh Snellen. Namun beberapa penelitian standar 6/6 bisa dijadikan rujukan dan digunakan samapai detik ini.
  • 1923 : Sergei Golovin and D. A. Sivtsev mengembangkan tabel tes tajam penglihatan, selanjutnya dikenal sebagai tabel  Golovin-Sivtsev.
  • 1959 : Louise Sloan membuat desain baru optotype dengan 10 buah huruf,setiap huruf mewakili setiap baris, agar supaya menghindari masalah bilamana semua huruf tidak dapat dikenali secara baik. Louise Sloan juga memperkenalkanukuranbaru sebuah huruf dengan menggunakan sistem Standar Internasional bahwa standar ketajaman 6/6 atau 1 menyatakan kemampuan dalam mengenali standar ukuran sebuah obyek(1M-bunit) pada jarak (1 meter).
  • 1976 : Ian Bailey and Jan Lovie melansir jenis obyek baru dengan sedikit  huruf di setiap baris dan jarak spasinya disesuaikan dengan besaran huruf sebelumnya. Usulan ini dibuat agar obyek tidak terlihat terlalu banyak dan menunmpuk dan besarnya notasi tajam penglihatan berada di sampingnya. Chart ini memiliki bentuk seperti piramid dan terlihat tidak menumpuk atau terlalu banyak variabel huruf dibandingkan yang telah dipakai sebelumnya dan optotype ini memasukkan saran Green perihal unsur geometri pada besaran huruf.
  • 1976 : Lea Hyvärinen membuat sebuah dengan nama chart”Lea chart” yang berupa gambar seperti buah apel, rumah, lingkaran,dan bentuk segi empat yang diperuntukkan bagi anak-anak prasekolah atau yang belum mengenal aksara.
  • 1976 : Hugh Taylor juga menggunakan desain Lea untuk huruf E dalam berbagai posisi ( E chart ) dan dikemudian hari digunakan untuk melakukan tes pada orang aborigin di australia.
  • 1982 : Rick Ferris dan rekan-rekannya di National Eye Institute memilih menggunakan desain dari Bailey-Lovie dan diaplikasikan dengan desain huruf Sloan dalam rangka membuat sebuah standarisasi pengukuran tajam penglihatan untuk penelitian Early Treatment of Diabetic Retinopathy Study (ETDRS). Optotype tersebut digunakan dalam setiap event di penelitian dan membiasakan setiap praktisi dengan desain baru ini.Dari daripenelitian tersebut digunakan mengkombinasikan huruf-huruf dengan mempertimbangkan tingkat kesulitan sebuah huruf di setiap barisnya.
  • 1984 : The International Council of Ophthalmology menyatakan persetujuannya pada standar baru pengukuran tajam penglihatan dan jenis-jenis optotype lainnya.

Sumber :
1. Wikipedia
2. Herman Snellen (www.whonamedit.com)
3. www.ski.org

Popularity: 2%

Kata kunci sehingga sampai di artikel ini adalah:

hukum donders (60), gerak bola mata menurut hukum donders (18), donders (7), Hukum Donders adalah (5), definisi tajam penglihatan (5), hukum donder (4), gerak bola mata menurut donders (4), hukum donders mata (4), mata tajam penglihatan manusia (3), bola mata menurut hukum donders (3)

Mungkin anda juga tertarik dengan kata kunci Populer dari mesin pencari berikut?


tes buta warna (722), penyakit mata (573), cara mempercepat koneksi internet (465), anatomi mata (401), contoh surat perjanjian kerjasama (397), contoh surat perjanjian (363), cara mempercepat akses internet (356), surat perjanjian kerjasama (326), tes buta warna online (192), pterigium (182), anatomi mata (149), contoh surat kerjasama (116), contoh proposal kerjasama (114), cara mendidik anak yang baik (108), mempercepat akses internet (98), penyakit pada mata (95), test buta warna (93), proposal kerjasama (86), mata manusia (84), contoh surat permohonan kerjasama (82), mata merah (73), Pengertian Akomodasi (71), software mempercepat koneksi internet (61), hukum donders (60), kornea (56), wallpaper handphone (55), anamnesa (55), keratitis (54), alat tes buta warna (50), contoh surat perjanjian bisnis (50), frame kacamata (50), cara mendidik anak dengan baik (48), contoh perjanjian kerjasama (46), fungsi kacamata (46), surat perjanjian kerjasama usaha (45), contoh surat perjanjian kerjasama bisnis (45), contoh surat kerjasama usaha (41), surat kerjasama bisnis (41), lensa kacamata (39), contoh surat proposal (38), buku tes buta warna (38), artikel alat optik (38), obat tradisional katarak (38), contoh proposal kerjasama dengan perusahaan (37), pterigium adalah (37), free wallpaper hp (36), contoh surat perjanjian kerja sama (36), contoh tes buta warna (35), test buta warna online (34), Harga 1 day acuvue moist (34), contoh surat izin kerja (32), FRAME KACAMATA TERBARU (32), contoh Proposal (31), hordeolum (31), acuvue moist (30), contoh surat permohonan kerjasama (30), lapisan kornea (30), operasi lasik (29), buta warna tes (29), proposal kerjasama perusahaan (29), pengertian daya akomodasi (28), tes buta warna online gratis (28), astigmatisme (28), free download wallpaper handphone (27), harga lensa kacamata (27), proposal kerja (27), proposal kerja sama (26), lensa kacamata (26), harga acuvue moist (26), BAGIAN KACAMATA (26), jual kacamata online (25), surat permohonan kerjasama (25), lensa polarized (25), handphone cina (24), ablatio retina (24), buku buta warna (24), contoh surat kerjasama bisnis (24), penggosokan lensa (24), surat izin kerja (24), jabatan fungsional pns (24), periksa mata (23), obat katarak tradisional (23), harga lensa essilor (23), ulkus kornea (23), gerak bola mata menurut hukum donders (23), surat ijin kerja (22), ablasio retina (22), akomodasi adalah (22), softlens harian (21), surat perjanjian bisnis (21), pinguekula (20), contoh perjanjian kerjasama usaha (20), bagian bingkai kacamata (20), jual kacamata (20), cara mendidik anak yang baik dan benar (20), optik online (19), soal tes buta warna (19), lensa essilor (19), contoh surat proposal kerjasama (19), test warna (18)

Tidak ingin ketinggalan artikel baru, .

Cara Mudah bantu saya. Kunjungi link di bawah.


Katakan dengan tulisan... di sini

[+] kaskus emoticons nartzco



Semua tulisan yang ada dalam situs ini hanya sebagai informasi semata dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan nasehat, pemeriksaan, diagnosis dan pengobatan yang dilakukan oleh dokter atau tenaga profesional medis lainnya, kecuali tugas RO. Semua informasi mengenai obat-obatan, terapi alternatif, suplemen makanan, dan lain-lain hendaknya tidak digunakan untuk mencegah atau mengobati penyakit, kecuali memang sama dengan saran dokter. Jika anda mempunyai masalah medis atau butuh nasehat medis, kami sarankan untuk berkonsultasi dengan dokter anda. Semua pendapat komentar oleh selain saya, adalah tanggung jawab sang pemberi komentar. Sedang komentar saya bersifat informatif, tentang kebenaran informasi itu mohon di cross check lagi sebagai bahan second opinion. Selengkapnya di Disclaimer Optik Online dot Info

Switch to our mobile site