By Kastam in Refraksi on 30-04-2009 | view : 861 kali |
Tags: Kacamata, Myopia, periksa, RX, trial frame, trial lens
Judul ‘Mengapa Ukuran Sama tapi Beda Jelasnya’ mungkin bisa mewakili dari komentar yang ada di Pemeriksaan Myopia. meskipun maksud dari pertanyaannya adalah kasus dalam pemeriksaan yang menghasilkan suatu hasil yang aneh, walaupun jika hasil itu dibuat kacamata bisa jadi memuaskan.
Yang isi komentar dan pertanyaan adalah sebagai berikut:
salam, mau tanya.
saya bekerja di optik, dan saya pernah memeriksa seorang ibu dengan rx = od :-10,50 dan os : -11,00 PD : 66. hasil rx tadi adalah hasil pemeriksaan dokter dan setelah saya periksa kcamata yg dulu pun ukurannya sama dgn rx hasil pemeriksaan dokter. namun, ketika saya periksa kembali dengan trial lens dengan ukuran rx yg sama, pasien mengaku bahwa dengan trial lens kurang begitu jelas, pasien mengaku dengan kacamata yg dulu lebih jelas. saya tidak tahu knp ini bisa terjadi. pasien juga mengaku saat periksa di dokter dengan trial lens rasanya kurang begitu jelas padahal ukuran rx dan PD disamakan. mohon penjelasannya akan hal ini. apakah mungkin penyebabnya karena lensa trial yg di pakai ‘uncorrected’. karena saya pernah dengar lensa trial ada dua jenis yaitu :corrected dan uncorrected. mohon tanggapannya.
terima kasih atas perhatian dan bantuannya.
Ok, karena kelihatannya panjang dan bisa dibuat sebuah judul dan topik maka saya akan tulis pendapat saya melalui postingan aja. Masalah mendasar seperti ini kayaknya juga sudah pernah saya bahas, tapi entah dimana, namun jika di search dengan bantuan pencarian diatas maka akn ketemu dalam waktu setengah menit.
Well, Mengenai jenis trial lensa yang corrected dan uncorrected memang benar itu ada dan untuk jelasnya saya mesti minta para RO yang mempunyai materi penjelasan mengenai secara lengkap sehingga bisa saya buat judul khusus, karena saya tidak punya cukup pengetahuan untuk itu. jadi silakan RO yang lain tolong buatkan artikel tentang trial lensa ‘corrected dan uncorrected’, email ke saya yaaa…
Selanjutnya ke kasusnya mas Rifky yaaa..
Karena tidak ikut memeriksa maka ini lebih kepada dugaan atau analisa dan tolong diberi tanggapan jika ada yang punya pengalaman akan hal ini.
Kebetulan saya sendiri pernah mengalaminya (berarti pengalaman), ukurannya lebih besar dari itu yaitu sekitar -12.50 dan cyl -2.50 kanan kiri gak jauh beda…
Saat pakai phoroptor bisa visus 20/25 dengan lancar sekali, namun saat di tempat dokter untuk direcheck ulang maka pasien ini tidak bias baca sampai visus 20/25dan bahkan hanya sekitar 20/40. lho kok aneh…., Akhirnya pasien dibalikkan lagi ke tempat saya untuk di cek ulang…,dan saya ulang ternyata sama dengan hasil saya pertama dengan saya memberi tahu ke pasiennya mengapa di tempat dokter anda tidak bisa baca, dan pasien itu juga bingung…
Anda perhatikan kasus saya dulu, saat saya pakai phoroptor posisi mata pasien dan lensa belakang phoroptor punya jarak yang stabil, tidak mlorot atau menjauh dengan pasien yang saya set sekitar VD=12 mm.
Sedang saat di tempat dokter memakai trial lensa yang tentunya dengan ukuran itu ada minimal 3 lensa trial di satu rim sehingga ada 6 lensa ditrial framenya, apa yang terjadi…?
Lensa akan melorot jauh menjauhi mata pasien atau memang setting trial framenya mempunyai vertex Distance yang lebih jauh dari 12 mm. Kita kembali ke sifat lensa minus yaitu effektif power akan meningkat manakala di dekatkan dengan mata pasien dan akan berkurang manakala menjauh dari mata pasien. Lebih jelasnya adalah ketika anda memberikan resep lensa kontak maka ukuran yang diberikan akan lebih kecil dibanding harusnya (RX kacamata) karena lensa kontak menempel di kornea mata.
Meskipun trial dan kacamata itu tidak ada yang menempel tapi ada perbedaan jarak antara kedua alat itu dengan mata pasien.
Jadi hal ini bisa saja terjadi kasusnya sama dengan yang ditanyakan sdr Rifky, dimana saat memakai kacamata sendiri pasien merasa jelas, karena stel kacamata yang sudah stabil dan fix, sedang dengan trial bisa jadi VDnya lebih jauh karena bisa jadi mlorot atau stelan hidungnya jauh. Begitu juga saat di dokter.
Kira-kira begitu, nah apa solusinya…, coba periksa dengan jarak yang lebih dekat atau amati VD kacamata ayng lama, bagaimana VDnya…, buat sama atau hampir sama saat periksa.
Pasang lensa yang berukuran besar lebih dekat dengan matanya , misal di bagian ring yang dalam, misal -10.00 dan untuk sisanya di luar.
Mungkin ada yang menambahkan dari sisi lensanya… silakan…
Popularity: 5%












wah sepertinya itu masalah bukan di lensanya tapi di hatinya hehe… seperti halnya pasien yang ukuran plano saat dengan trial lens dipasang lensa plano akan bilang tanpa lensa lebih baik.karena takut di beri resep kacamata.jadi mungkin di hati pasien tidak ingin ganti ukuran
Tanggapi Komentar ini
Kastam Reply:
May 1st, 2009 at 3:00 pm
@tawfyeq,

Beliau ini ahli kacamata sekaligus mendalami psikologi…
Ada yang lain…?
Tanggapi Komentar ini
ya mungkin saja begitu..
tapi ukuran resep dokter dgn ukuran kcamata yg dulu sama…
gmana tuh kalo kaya gtu??
Tanggapi Komentar ini
Kastam Reply:
May 4th, 2009 at 9:48 am
@rifky,
Justru itu, nanti kalau misal mau buat kacamata yang baru juga bisa enak.
Sepertinya karena memang jarak VD kacamata yang ada dengan Trial lensa saat pemeriksaan beda.
Tanggapi Komentar ini