<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Mengukur DV (Distance Vitror) Lensa Cylinder Murni</title>
	<atom:link href="http://optikonline.info/2009/01/06/mengukur-dv-distance-vitror-lensa-cylinder-murni.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://optikonline.info/2009/01/06/mengukur-dv-distance-vitror-lensa-cylinder-murni.html</link>
	<description>Referensi Dunia Optik, Lasik dan Mata online dari Jakarta - Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 22 May 2012 10:07:01 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
	<item>
		<title>By: Kastam</title>
		<link>http://optikonline.info/2009/01/06/mengukur-dv-distance-vitror-lensa-cylinder-murni.html/comment-page-1#comment-2803</link>
		<dc:creator>Kastam</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Jan 2010 10:26:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://optikonline.info/2009/01/06/mengukur-dv-distance-vitror-lensa-cylinder-murni.html#comment-2803</guid>
		<description>@mohamad asnawi, 
dengan lasik bisa, selain itu belum teruji secra klinis.
Lihat di http://lanjut.in/lasik</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@mohamad asnawi,<br />
dengan lasik bisa, selain itu belum teruji secra klinis.<br />
Lihat di <a href="http://lanjut.in/lasik" rel="nofollow">http://lanjut.in/lasik</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mohamad asnawi</title>
		<link>http://optikonline.info/2009/01/06/mengukur-dv-distance-vitror-lensa-cylinder-murni.html/comment-page-1#comment-2802</link>
		<dc:creator>mohamad asnawi</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Jan 2010 05:34:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://optikonline.info/2009/01/06/mengukur-dv-distance-vitror-lensa-cylinder-murni.html#comment-2802</guid>
		<description>@Kastam, ma kasih mas penjelasannya... satu lagi mas... mata yang cylinder pa bisa disembuhkan?...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Kastam, ma kasih mas penjelasannya&#8230; satu lagi mas&#8230; mata yang cylinder pa bisa disembuhkan?&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Kastam</title>
		<link>http://optikonline.info/2009/01/06/mengukur-dv-distance-vitror-lensa-cylinder-murni.html/comment-page-1#comment-2795</link>
		<dc:creator>Kastam</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Jan 2010 03:27:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://optikonline.info/2009/01/06/mengukur-dv-distance-vitror-lensa-cylinder-murni.html#comment-2795</guid>
		<description>@Mohamad asnawi, 
Sebelum dokter menulis resep pastinya di lakukan trial dengan kacamata uji coba.

nah, bisa jadi denagn full koreksi untuk sebelah mata saja anda mengeluh tidak nyaman dan pusing, apalagi jika anda belum pernah pakai kacamata.

Maka akan dilakukan pengurangan sampai anda nyaman dan biasanya akan bertahap misal 3-6 bulan lagi ditingaktkan secara bertahap.

Ini karena sebelah mata normal dan bayangan yang dibentuk oleh kedua mata tidak sama besarnya sehingga otak kita akan menerjemahkan hal yang berbeda dan akibatnya pusing. Juga karena ada pengaruh jarak kacamata dengan mata kita.

Solusi jika ingin pakai penuh maka pakai lensa kontak cylinder di satu mata saja. Silakan datang ke optik yang ada lensa kontak cylinder minimal cyl -3.25 D.
Semoga membantu...  :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Mohamad asnawi,<br />
Sebelum dokter menulis resep pastinya di lakukan trial dengan kacamata uji coba.</p>
<p>nah, bisa jadi denagn full koreksi untuk sebelah mata saja anda mengeluh tidak nyaman dan pusing, apalagi jika anda belum pernah pakai kacamata.</p>
<p>Maka akan dilakukan pengurangan sampai anda nyaman dan biasanya akan bertahap misal 3-6 bulan lagi ditingaktkan secara bertahap.</p>
<p>Ini karena sebelah mata normal dan bayangan yang dibentuk oleh kedua mata tidak sama besarnya sehingga otak kita akan menerjemahkan hal yang berbeda dan akibatnya pusing. Juga karena ada pengaruh jarak kacamata dengan mata kita.</p>
<p>Solusi jika ingin pakai penuh maka pakai lensa kontak cylinder di satu mata saja. Silakan datang ke optik yang ada lensa kontak cylinder minimal cyl -3.25 D.<br />
Semoga membantu&#8230;  <img src="http://optikonline.info/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/15.gif" style="border:none;background:none;" alt=":)" /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Mohamad asnawi</title>
		<link>http://optikonline.info/2009/01/06/mengukur-dv-distance-vitror-lensa-cylinder-murni.html/comment-page-1#comment-2792</link>
		<dc:creator>Mohamad asnawi</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Jan 2010 11:46:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://optikonline.info/2009/01/06/mengukur-dv-distance-vitror-lensa-cylinder-murni.html#comment-2792</guid>
		<description>Mas..hasil diagnosa dokter mata kiri saya CYLINDER -400 sedang yg kanan PL..tp dokter ngasih resep kacamata ditulis cylinder -125..apa saya harus ikut resep dokter atau ada solusi yg lain?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mas..hasil diagnosa dokter mata kiri saya CYLINDER -400 sedang yg kanan PL..tp dokter ngasih resep kacamata ditulis cylinder -125..apa saya harus ikut resep dokter atau ada solusi yg lain?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Kastam</title>
		<link>http://optikonline.info/2009/01/06/mengukur-dv-distance-vitror-lensa-cylinder-murni.html/comment-page-1#comment-1972</link>
		<dc:creator>Kastam</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Jul 2009 03:12:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://optikonline.info/2009/01/06/mengukur-dv-distance-vitror-lensa-cylinder-murni.html#comment-1972</guid>
		<description>@supriyanto, 
HARUSNYA bukannnya BIASANYA.
Jadi HARUSnya yaaaaa  64 PAS yaaa, kalau lebih atau kurang maka ada DESENTRASI.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@supriyanto,<br />
HARUSNYA bukannnya BIASANYA.<br />
Jadi HARUSnya yaaaaa  64 PAS yaaa, kalau lebih atau kurang maka ada DESENTRASI.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: supriyanto</title>
		<link>http://optikonline.info/2009/01/06/mengukur-dv-distance-vitror-lensa-cylinder-murni.html/comment-page-1#comment-1967</link>
		<dc:creator>supriyanto</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Jul 2009 13:58:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://optikonline.info/2009/01/06/mengukur-dv-distance-vitror-lensa-cylinder-murni.html#comment-1967</guid>
		<description>Mas, jika PD si X 64, biasanya DVnya berapa?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mas, jika PD si X 64, biasanya DVnya berapa?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Kastam</title>
		<link>http://optikonline.info/2009/01/06/mengukur-dv-distance-vitror-lensa-cylinder-murni.html/comment-page-1#comment-910</link>
		<dc:creator>Kastam</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2009 02:41:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://optikonline.info/2009/01/06/mengukur-dv-distance-vitror-lensa-cylinder-murni.html#comment-910</guid>
		<description>@Farouq, 
Ya sih mas, semua yang ada disini adalah tidak ada yang baru (bagi yang udah tahu), untuk yang belum tahu akan menjadi baru.
Sebenarnya tentang apapun di web itu banyak sekali kok, asal mau browsing mau teknik mau teori mau trik ada semua, yang pasti ini tantangan buat RO jika gak mau menambah &#039;ilmu&#039; nya maka pasien pun akan lebih tahu dan ini juga sangat bermanfaat bagi kemaslahatan kita semua. Saya kira begitu...
Untuk urusan undang-undang udahada yang nangani, asal sebenarnya bisa di mulai dari diri kita semua sendiri, mulai dari kecil dan mulai sekarang....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Farouq,<br />
Ya sih mas, semua yang ada disini adalah tidak ada yang baru (bagi yang udah tahu), untuk yang belum tahu akan menjadi baru.<br />
Sebenarnya tentang apapun di web itu banyak sekali kok, asal mau browsing mau teknik mau teori mau trik ada semua, yang pasti ini tantangan buat RO jika gak mau menambah &#8216;ilmu&#8217; nya maka pasien pun akan lebih tahu dan ini juga sangat bermanfaat bagi kemaslahatan kita semua. Saya kira begitu&#8230;<br />
Untuk urusan undang-undang udahada yang nangani, asal sebenarnya bisa di mulai dari diri kita semua sendiri, mulai dari kecil dan mulai sekarang&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Farouq</title>
		<link>http://optikonline.info/2009/01/06/mengukur-dv-distance-vitror-lensa-cylinder-murni.html/comment-page-1#comment-900</link>
		<dc:creator>Farouq</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Jan 2009 11:11:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://optikonline.info/2009/01/06/mengukur-dv-distance-vitror-lensa-cylinder-murni.html#comment-900</guid>
		<description>yah... saya kirain hal baru... ternyata... hehehehe.
Mas Kastam, alangkah baiknya kalo info yang sifatnya teknis tidak disajikan dalam web ini. Percuma aja kan ada RO kalo umum aja mengerti karna bocoran bocoran dari Mas Kastam. Apalagi, PERMENKES aja ga jalan sama sekali, ga tau nih, DEPKESnya, atau organisasi profesinya yang impotent.
hehehehe, semoga jadi kebaikan untuk kita semua...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>yah&#8230; saya kirain hal baru&#8230; ternyata&#8230; hehehehe.<br />
Mas Kastam, alangkah baiknya kalo info yang sifatnya teknis tidak disajikan dalam web ini. Percuma aja kan ada RO kalo umum aja mengerti karna bocoran bocoran dari Mas Kastam. Apalagi, PERMENKES aja ga jalan sama sekali, ga tau nih, DEPKESnya, atau organisasi profesinya yang impotent.<br />
hehehehe, semoga jadi kebaikan untuk kita semua&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

