Pesan - Pesan Hijrah
Menjelang Tahun Baru Hijriah yaitu 1430 H. Saya ikut pengajian Dhuha di Masjid Sunda Kelapa Jakarta, dengan pembicara kuliah Dra.Hj.Siti Maryam Ahmad, M.Pd.I. pada hari ahad sebelum tahun baru itu memberikan pengajian mengenai makna dan pesan -pesan yang terkandung dalam Hijrahnya Nabi Muhammad SAW, yang dalam keadaan sekarang bisa kita petik hikmahnya untuk juga berhjrah, namun bukan badaniahnya melainkan hijrah maknawiyahnya.
Ada materi yang disampaikan oleh beliau dalam kuliahnya yang diambil dari Imam Besar, ulama kondang kita yaitu Imam Ghazali. Dalam suatu kesempatan majlis dengan para muridnya, beliau menanyakan beberapa hal, dimana kelihatannya pertanyaan itu ringan saja dijawabnya, namun setelah tahu jawabannya yang diharapkan oleh beliau yang seorang sufi (maaf kalo salah) memang begitu adanya, dimana pembahasannya adalah sangat filosofis dan mendalam. Sebenarnya semua pertanyaan yang diberikan dan juga jawabannya yang diberikan sebagai koreksi atas jawabannya dari muridnya yang juga semua pandai dan dianggap benar semua, walaupun akhirnya semua jawaban murid itu masih belum tepat adalah merupakan nasehat.
Pertanyaan pertama:
Apa yang paling DEKAT dengan diri kita di dunia ini?
Seorang murid menjawab: “Yang paling dekat dengan kita ialah orang tua kita”. Murid yang lain menjawab: “Guru”, ada juga yang menjawab “Sahabat” dan lainnya juga menjawab : “Kerabat”
Nah, akhirnya Imam Ghazali berkata, jawaban kalian semua tidak salah, namun Yang paling dekat dengan kita adalah MATI.
Yaaa.., mati, siapa yang bisa menyangka kalo ketika anda sedang pergi ke suatu tempat, mungkin kita sudah dikawal oleh malaikat izrail, untuk itu jangan pergi ke tempat yang dilarang oleh agama, tentu anda tahu maksud saya. Meskipun kita tidak ingin dan tidak siap, tetap saja akan terjadi karena janji Allah bahwa setiap yang bernyawa akan mati. Hikmahnya selalulah berdzikir kepada Allah SWt dengan mengingat Allah dan mohon ampun atas segala dosa kita.
Pertanyaan Kedua:
Apa yang paling JAUH dari kita di dunia ini?
Seorang murid menjawab: “Yang paling jauh dengan kita ialah Negeri Cina” Mungkin memang dari dulu cina dah banyak disebut sebagai contoh juga yaaa, seperti belajarlah kamu walaupun sampai negeri cina, berarti dianggap jauh yaaa. Murid yang lain menjawab: “Bulan” - rupanya murid yang ini melihat bulan yang letaknya di langit yang jauh, ada juga yang menjawab “Matahari” dan lainnya juga menjawab : “Bintang-bintang”, Hampir semua murid ini mempunyai pemikiran yang sama tentang jauh menurut mereka.
Nah, akhirnya Imam Ghazali berkata, jawaban kalian semua tidak salah, namun Yang paling jauh dengan kita adalah MASA LALU.
Kenapa masa lalu?, karena masa lalu itu dah lewat dan kita tidak akan mungkin bisa melewati atau samapai padanya lagi sehingga sejauh apapun kalau tempat masih bisa kita jangkai, misal cina dengan pesawat bisa, ke bulan sudah ada, bintang sudah ada, kalau matahari…, wah ngapain matahari yaaa… bisa meleleh ha ha ha. Tapi semua itu masih bisa terukur jaraknya yang berarti suatu ketika “mungkin” bisa di jangkau. Jadi setelah lama kita tinggalkan masa lalu maka yang ada hanyalah semakin JAUH saja dan tidak mungkin kita temui. Ini sungguh renungan yang sangat mendalam, maka hikmah yang bisa kita ambil adalah manfaatkan hari ini sebaik-baiknya agar lebih baik dari yang kemarin. Kalau anda pengusaha optik sedang menghutung laba, maka kalau kayak saya yang bukan pedagang atau pengusaha mari menghitung - hitung apa yang telah kita lakukan, terutama amal ibadah kita.
Pertanyaan Ketiga:
Apa yang paling BESAR di dunia ini?
Seorang murid menjawab: “Yang besar adalah Gunung”. Murid yang lain menjawab: “Gajah”, ada juga yang menjawab “bumi”.
Nah, akhirnya Imam Ghazali berkata, jawaban kalian semua tidak salah, namun Yang paling Besar adalah HAWA NAFSU.
Memang hawa nafsu itu sangat besar bahayanya jika kita bisa mengendalikannya, oleh karena itu kita harus bisa mengendalikannya, karena contoh hawa nafsu adalah marah, begitu marah pintu setan terbuka, kalau setan lewat mata, maka akan melotot, kalau lewat mulut, maka akan mengeluarkan kata-kata kotor atau semua penghuni kebon binatang, kalau lewat tangan bisa jadi menampar atau melempar, dan sebagaianya. Ingat korupsi di negeri kita itu adalah salah satu adanya pengaruh hawa nafsu sesorang.
Pertanyaan Keempat:
Apa yang paling RINGAN di dunia ini?
Seorang murid menjawab: “Yang paling ringan ialah kapas”. Murid yang lain menjawab: “angin”, ada juga yang menjawab “debu” dan lainnya juga menjawab : “daun kering”
Nah, akhirnya Imam Ghazali berkata, jawaban kalian semua tidak salah, namun Yang paling ringan adalah MENINGGALKAN SHOLAT.
Mau contoh, misal pekerjaan kantor kita tanggung, capek dari perjalanan, ntar aja, dan semuanya akan begitu gampangnya atau ringannya untuk bisa meninggalkan kewajiban utama kita yaitu sholat. Padahal sholat itu barometer tujuan kita di akhirat nanti, karena jika sholatnya bagus maka InsyaAllah yang lain ikut bagus.
Ada hal yang memang udah di firmankan Allah ” bahwa harta dan anak-anakmui itu hanyalah sebagai cobaan dan sesungguhnya di sisi Allah lah pahala yang besar”. Jangan sampai karena mengurus harta juga mengurus anak kita lupa dan meninggalkan kewajiban kita. Sudahkah anda sholat saat ini, lihat Jadwal sholat di samping kiri, klik kota anda dan cocokan dengan jam tangan anda (kalo punya) kalo nggak yaaa cocokkan dengan jam komputer anda, sudahkan masuk waktu sholat, silakan sholat dulu, ntar lanjutkan baca artikel ini, jika dah selesai sholat. Karena sholat di awal waktu masuk sholat itu lebih utama.
Gimana, udah pada sholat? Ok, kita lanjutkan…
Pertanyaan Kelima:
Apa yang paling BERAT di dunia ini?
Seorang murid menjawab: “Yang paling berat ialah Gunung”. Murid yang lain menjawab: “batu”, ada juga yang menjawab “besi” dan lainnya juga menjawab : “baja”
Nah, akhirnya Imam Ghazali berkata, jawaban kalian semua tidak salah, namun Yang paling berat adalah MEMEGANG AMANAT.
Yaaa.., namun mungkin saat ini, di negeri ini, kalao kita lihat disepanjang jalan dan gang rumah kita sudah terpampang spanduk dimana para calon ini minta diberi amanat, yaaa anda tidak salah terka dia adalah calon DPR, dan sebagainya. Entah mereka sebenarnya tidak tahu atau pura-pura tidak tahu atau memang ingin menjalankan amanat dengan sunguh-sungguh (semoga), tapi yang pasti saat kampanye atau dalam spanduknya berpromosi dan menjanjikan sesuatu amanat kepada calon pemilihnya, dan setelah di pilih tentu harus ditepati itu janjinya. Bukankah JAnJI itu HutanG? yang akan dimintai pertanggungjawabannya dihadapan Allah SWT.
Nah, buat kita yang bukan calon anggota DPR dan sebagainya, tentu kita juga ada yang sebagai orang tua, yaaa khan, itu juga punya amanah, yaitu anak kita, sebagai contoh kita menyuruh anak kita sholat di masjid dan menagji sementara kita nonton sinetron, nonton bola dan sebagainya. Semoga saya diberi kekuatan untuk bisa menjaga amanah berupa 2 anak laki-laki saya.
E e e udah capek nulisnya, bacanya juga capek, yaaa udah ini yang terakhir yaaa…., memang begitu sih, kalo mengaji kita agak ogah dan males, tapi kalao baca yang l”ain”, semangat dan kalaupun dah selesai pasti bilang e e cuman segitu doang…. he he he .
Pertanyaan Keenam atau terakhir:
Apa yang paling TAJAM di dunia ini?
Kali ini sepertinya ada skenarionya sehingga Semua murid serempak menjawab: “Yang paling tajam ialah PEDANG”.
Nah, akhirnya Imam Ghazali berkata, jawaban kalian semua tidak salah, namun Yang paling tajam dengan kita adalah LIDAH MANUSIA.
Lidah bisa melukai seseorang dan lebih sakit dari lukanya pedang, karena lidah dalam kontek fitnah, bisa jadi tidak hanya satu orang yang terkena imbasnya, melainkan banyak orang, sehingga bisa terjadi perselisihan, permusuhan, bertengkar dan saling menyakiti. Untuk itu jika di blog ini ada kata-kata saya yang kurang atau tidak berkenan karena awalnya tulisan ini juga dari lidah e e e bukan yaaa, dari hati tapi juga bisa disampaikan lewat lidah, mohon di bukakan pintu ma’af yang sebesar-besarnya. Oleh karena itu marilah menjaga lidah kita agar tidak melukai orang lain.
Yaa Allah berilah kekuatan untuk menjalankan semua perintahMU dan menjauhi semua laranganMU.
Adakah pertanyaan yang ketujuh, kedepan dan seterusnya, silakan di komentar yaaaa…
Popularity: 3%
Cara Gampang agar blog ini tetap online dan bermanfaat:
- Kunjungi link warna biru (jika ada) di dalam artikel, atau link di sini
- Anda ingin mengetahui apakah anda termasuk Normal atau ada kelainan Deficiency warna merah dan hijau atau Buta Warna Total atau lemah. Silakan ikuti Tes Buta Warna Online di sini - Gratis....
- Lihat Semua Artikel... atau Artikel terbaru
Komentar/Saran/Kritik/Pertanyaan Anda...
Ada yang ingin anda sampaikan?










