Dapatkan Voucher Diskon Lasik di SINI...
Powered by MaxBlogPress 

 

Mencari Ukuran Lensa Cylinder

5

By Kastam in Lensa on 30-12-2008 | view : 1,262 kali | share on facebook

Tags: , , , , , ,

Menyambung artikel sebelumnya bahwa untuk mencari lensa spheris pada lensa kacamata, dimana kita tidak mempunyai lensometer, maka kita bisa mengukur lensa dengan bantuan trial lensa dan obyek palang.

Nah, sekarang alat itu masih kita pakai lagi untuk mengukur lensa cylinder. Namun tentu caranya lebih komplek, mesti disimak dengan seksama.

Kelihatannya teknik ini di jaman sekarang yaa udah gak mungkin lagi, karena hampir setiap optik udah punya alat lensometer, ini juga untuk saya sampaikan pada posting sebelumnya. Namun, bisa jadi ada aja hal yang tidak kita duga bisa mengakibatkan teknik ini harus terpaksa digunakan. Apa yang mengakibatkan kita dipaksa untuk menggunakannya, misal, listrik mati, bagi yang menggunakan baterai, baterainya habis tiba-tiba, atau lampunya mati mendadak, atau rusak mendadak dan sebagainya… sisanya pikir sendiri yaaa, pokoknya alat tidak bisa dipakai lagi.

Ok, let’s practice…

Alat yang di pakai sama dengan yang lalu. Dan saat ini kita menganggap lensa kacamatanya adalah cylinder. Tentu dengan teknik yang pernah kita bahas.

  1. Langkah pertama, kita cari meredian terkuat dan tegak lurusnya, caranya arahkan lensa ke obyek garis palang itu dengan posisi ada bagian garis palang yang berada di dalam lensa dan ada garis palang yang ada di dalam lensa kacamata itu. Gimana bingung? Atau anda bisa menggunakan tepi tiang dimana tiang itu lurus rapi rata, Nah, terawanglah lensa itu ke arah tiang itu.
  2. Perhatikan dengan posisi kacamta lurus secara horisontal apakah bayangan tiang yang ada di dalam lensa itu menyambung lurus dengan tiang aslinya (yang dilihat dari luar lensa kacamta)?
  3. Jika yaaa, maka salah satu meredian lensa itu adalah 90 derajat, dan tegak lurusnya adalah 180 derajat. Selanjutnya kita tinggal menghitung kekuatan masing-masing.
  4. cylinder  Andai ternyata garis tiang atau obyek kita itu tidak segaris, berarti meredian atau axis yang akan di dapat ada pada arah itu. Nah, perhatikan ini contoh untuk lensa kanan, 0 derajat itu ada di posisi dekat hidung atau nasal dan 180 ada di temporal, sebaliknya untuk lensa kiri.
  5. Untuk obyek yang terlihat disamping itu maka jika itu lensa kanan, maka axis atau meredian itu tidak berada di 90 atau 180, misal 60 derajat, anda bisa menggunakan garis busur atau di buat axis garis.
  6. Putar lensa itu sehingga garis tiang atau obyek menjadi lurus antara bayangan dalam lensa dan objek asli diluar lensa, dan garislah dengan spidol, untuk selanjutnya bisa kita lihat axisnya.
  7. Ok, untuk memudahkan kita, kita anggap meredian lensa itu 90 dan 180 derajat.
  8. Dengan obyek palang itu, kita gerakkan lensa ke arah atas dan bawah atau arah 90 derajat, ingat sifat lensa spheris, nah untuk mencari ukuran lensa cylinder itu sama dengan lensa spheris tapi di lakukan 2 kali, yaitu arah meredian dan meredian satunya lagi.
  9. Gerakkan ke arah atas atau 90 derajat, jika arahnya mengikuti gerakan kita maka lensa arah itu adalah minus, maka langkah selanjutnya adalah menetralisasikan seperti pada posting sebelumnya, misal ternyata bayangan objek itu searah, maka berikan lensa plus, sampai tidak ada gerakan lagi. Misal ketemunya adalah S+2.00 D, maka lensa arah 90 adalah S-2.00 D
  10. Selanjutnya kita ukur/netralkan  pada lensa dengan arah horisontal atau 180 derajat sebagai tegak lurusnya 90 derajat. Misal arah bayangan itu juga searah dan beri lensa netralnya, misalnya sampai netral adalah S+3.00. Maka lensa itu pada arah 180 adalah S-3.00 D
  11. Sekarang kita udah punya dua ukuran pada meredian yang saling tegak lurus, selanjutnya kita pakai rumus untuk menentukan kekuatan lensa pada meredian, BUKAN pada lensometer, dimana kalau pada meredian punya aturan:
    • Spheris adalah aljabar terbesar
    • Cylinder dengan tanda -, selisih dari kedua kekuatan pada meredian itu
    • Axis terletak pada aljabar terbesar
    • Sehingga kekuatan lensa itu adalah S-2.00 C-1.00 x 90

OK, selesai sudah, gampang….

Mungkin ada bahasa yang mbulet, silakan tanyakan di komentar yaaa, dan mungikin juga ada yang perlu di koreksi. Semoga bermanfaat… AMin

Popularity: 12%

Kata kunci sehingga sampai di artikel ini adalah:

rumus mencari ukuran lensa (2), rumus lensa silinder (1), rumus kacamata spheris cylinder axis (1), rumus axis kacamata silinder (1), mengukur lensa (1), mengukur kekuatan lensa kacamata (1), mencari axis cylinder menggunakan trial frame (1), harga softlens cylinder (1), contoh laporan lensa dan bayangan (1), cara menggunakan lensometer (1)

Mungkin anda juga tertarik dengan kata kunci Populer dari mesin pencari berikut?


tes buta warna (651), penyakit mata (517), cara mempercepat koneksi internet (399), anatomi mata (389), contoh surat perjanjian kerjasama (362), cara mempercepat akses internet (310), contoh surat perjanjian (310), surat perjanjian kerjasama (299), pterigium (175), tes buta warna online (166), anatomi mata (139), contoh proposal kerjasama (104), cara mendidik anak yang baik (102), contoh surat kerjasama (101), mempercepat akses internet (84), penyakit pada mata (84), proposal kerjasama (83), test buta warna (82), mata manusia (78), contoh surat permohonan kerjasama (74), mata merah (65), Pengertian Akomodasi (60), hukum donders (60), software mempercepat koneksi internet (54), keratitis (53), frame kacamata (50), cara mendidik anak dengan baik (46), kornea (45), anamnesa (45), wallpaper handphone (44), contoh surat perjanjian kerjasama bisnis (44), fungsi kacamata (44), contoh perjanjian kerjasama (42), surat perjanjian kerjasama usaha (42), contoh surat perjanjian bisnis (40), surat kerjasama bisnis (39), lensa kacamata (38), obat tradisional katarak (37), free wallpaper hp (36), alat tes buta warna (36), artikel alat optik (36), contoh surat proposal (35), pterigium adalah (35), contoh tes buta warna (34), contoh surat kerjasama usaha (34), contoh proposal kerjasama dengan perusahaan (34), contoh surat perjanjian kerja sama (33), test buta warna online (33), buku tes buta warna (32), Harga 1 day acuvue moist (32), contoh surat izin kerja (30), contoh Proposal (29), acuvue moist (28), lapisan kornea (28), tes buta warna online gratis (27), hordeolum (27), free download wallpaper handphone (26), lensa kacamata (26), proposal kerjasama perusahaan (26), FRAME KACAMATA TERBARU (26), BAGIAN KACAMATA (26), proposal kerja (26), pengertian daya akomodasi (25), contoh surat permohonan kerjasama (25), operasi lasik (24), buta warna tes (24), proposal kerja sama (24), astigmatisme (24), harga lensa kacamata (24), jual kacamata online (23), contoh surat kerjasama bisnis (23), surat izin kerja (23), gerak bola mata menurut hukum donders (23), handphone cina (22), ablatio retina (22), obat katarak tradisional (22), harga acuvue moist (22), lensa polarized (22), periksa mata (21), surat ijin kerja (21), ablasio retina (21), akomodasi adalah (21), ulkus kornea (21), surat permohonan kerjasama (20), buku buta warna (20), pinguekula (20), harga lensa essilor (20), bagian bingkai kacamata (20), softlens harian (19), soal tes buta warna (18), lensa essilor (18), jabatan fungsional pns (18), surat perjanjian bisnis (18), gerak bola mata menurut hukum donders (18), penggosokan lensa (17), perjanjian kerjasama bisnis (17), contoh surat proposal kerjasama (17), alat optik (17), contoh perjanjian kerjasama usaha (17), jual kacamata (17)

Melihat tanpa kacamata

Tidak ingin ketinggalan artikel baru, .

Cara Mudah bantu saya. Kunjungi link di bawah.


5 Komentar pada “Mencari Ukuran Lensa Cylinder”

makasih infonya ya, saya juga mata saya kata dokter cylinder, jadi berguna sekali

Tanggapi Komentar ini

pa, bagaimana jika memeriksa pasien dgn ukuran cylinder murni…lantas bagaimana kita mengetahui koreksi nya sudah benar atau belum??over atau under nya???makasih

Tanggapi Komentar ini

Kastam Reply:

@rifky,
Sama saja dengan refraksi umumnya mas… langkah pertama tetep mencari Spheris dan BVSnya…
Contoh bagaimana nanti akan jadi cylinder murni.

Misal hasil akhir Rx : C-0.50 x180… berapa BVSnya…?
Tentu bukan nol, tapi -0.25, dan selanjutnya dengan CC masukkan C-0.50 maka kita akan menambah +0.25 maka nilai Sph jadinya NOL … dan Rxnya C-0.50x….

Batas cukup tidaknya ukuran cylinder dari langakp mencari power dengan CC, silakan lihat di artikel yang sudah ada yaa….

Tanggapi Komentar ini

Artikelnya Bagus dan banyak membantu, bila ada yg tanya pasti saya sampaikan ke teman-teman saya.

Tanggapi Komentar ini

Kastam Reply:

@catering Jakarta Selatan ( Rhima Catering ),
Terima kasih…

Wah.. bisinis cateringnya semoga lancar yaaa. Amin
:cendol

Tanggapi Komentar ini

Katakan dengan tulisan... di sini

[+] kaskus emoticons nartzco



Semua tulisan yang ada dalam situs ini hanya sebagai informasi semata dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan nasehat, pemeriksaan, diagnosis dan pengobatan yang dilakukan oleh dokter atau tenaga profesional medis lainnya, kecuali tugas RO. Semua informasi mengenai obat-obatan, terapi alternatif, suplemen makanan, dan lain-lain hendaknya tidak digunakan untuk mencegah atau mengobati penyakit, kecuali memang sama dengan saran dokter. Jika anda mempunyai masalah medis atau butuh nasehat medis, kami sarankan untuk berkonsultasi dengan dokter anda. Semua pendapat komentar oleh selain saya, adalah tanggung jawab sang pemberi komentar. Sedang komentar saya bersifat informatif, tentang kebenaran informasi itu mohon di cross check lagi sebagai bahan second opinion. Selengkapnya di Disclaimer Optik Online dot Info

Switch to our mobile site