Dapatkan Voucher Diskon Lasik di SINI...
Powered by MaxBlogPress 

 

Pemeriksaan Astigmatisme 2

2

By Kastam in RO, Refraksi on 22-09-2008 | view : 1,649 kali | share on facebook

Tags: , , , , , , , ,

Sebelumnya anda harus sudah membaca artikel pemeriksaan hypermetropia atau  pemeriksaan myopia  terlebih dahulu.

Silakan baca dan berhenti pada:

  • Berarti sekarang kita harus ubah haluan dengan menambahkan lensa minus, misal -0.50 (pemberian ukuran kita usahakan yang lebih memberikan perubahan yang signifikan, misal jika pasien hanya bisa melihat huruf E besar yaitu 20/400 maka penambahan +- 0.50 kurang berasa, maka anda bisa langsung memberikan penambahan +- 1.00 atau +- 2.00. Tapi kalo pasien udah bisa melihat pada visus misal 20/30 atau 20/25 maka penambahannya bisa +- 0.25. Begitu lebih efesien dan efektif
  • Nah, pasti dengan penambahan -0.50 penglihatan lebih baik, namun jika tidak lebih baik itu juga bisa saja terjadi karena bisa jadi pasien hanya astigmat saja atau ada kelainan organik. (Karena tidak dalam topik ini maka kita lewat dulu)
    1. Setelah penambahan baik – atau + ternyata visus tidak bisa sampai 6/6 atau 20/20 maka lakukan pin hole tes, caranya ada di pemeriksaan hypermetropia.
    2. Kita anggap pasien visusnya maju dengan pin hole, sehingga dugaan atau diagnosa sementara adalah adanya astigmatisme.
    3. Untuk pembahasan kali ini saya ingin menggunakan teknik CC (Cross cylinder +- 0.25) menggunakan phoroptor dan satu lagi dengan teknik Fogging (pengaburan) akan di bahas di lain waktu InsyaAllah.
    4. Setelah BVS dan tidak 20/20, maka Langkah pertama adalah mencari axis.
    5. Asumsi kita adalah tidak ada komputer atau kacamata lama, jadi blank dari awal…
    6. Pasang CC pada tempatnya (di depan mata) dengan posisi pemutar ada pada 45°, dengan objek berupa dots atau titik-titik.
    7. Tanyakan pada pasien mana posisi yang kelihatan titik-titik itu bagus bentuknya, tidak menceng-menceng, tidak ada bayangannya.
    8. Beri pilihan dengan memutar alat pemutar pada phoroptor tersebut, pilih posisi pertama atau kedua.
    9. Patokannya adalah kita selalu mengejar titik merah di mana pasien menjawab bagus bentuknya.
    10. Misal, saat pertama pemutar pada 45° titik merah berada di 90° dan titik putih ada di 180°, sedang setelah dilakukan pemutaran sekali maka titik merah akan berpindah ke 180° dan titik merah berada di 90°, sedang pasien memilih posisi kedua lebih baik maka arah pergerakan axis pasien tersebut adalah ke arah hosrizontal atau ke arah 180°.
    11. Berapa gerakan yang kita lakukan untuk merubah axisnya?
    12. Kita bisa melihat dari 90 kita posisikan di 45 berarti setengahnya, maka selanjutnya kita bisa bergerak sejauh 22.5° atau karena hal itu sulit maka kita bulatkan saja bergerak sekitar 20°, selanjutnya 10°, selanjutnya 5°, maka setelah itu sebenarnya axis pasti sudah ketemu.
    13. Prinsipnya adalah mempersempit daerah axisnya.
    14. Untuk kasus di atas maka kita arahkan axis dengan memutar roda CC ( bukan pemutar), ke posisi 25° (roda pemutar lurus dengan 25°)
    15. Selanjutnya kita putar lagi dengan pertanyaan yang sama: Bapak Kastam coba bandingkan mana yang bentuk titik-titiknya lebih bagus, posisi pertama ( titik merah di 160°) atau posisi kedua (titik merah di 70°), jika di jawab posisi pertama maka roda CC di gerakkan mengikuti arah titik merah yaitu kearah 0° sejauh 10°, sehingga roda pemutar sekarang lurus dengan posisi 15°.
    16. Begitu seterusnya sampai ketemu 5° pergerakkannya.
    17. Jika pasien bingung maka anda harus bisamengambil inisiatif untuk berhenti dan akan mengevaluasi lagi setelah power di ketemukan.
    18. Kapan axis di nyatakan ketemu?
    19. Jika sudah sama bagus bentuk titik-titiknya pada kedua posisi, atau hampir sama atau bahkan sama jelek juga.
    20. Selanjutnya kita mencari power cylindernya….
    21. Kita lihat pemeriksaan astigmat session ketiga yaaa….

    Popularity: 7%

    Kata kunci sehingga sampai di artikel ini adalah:

    astigmatisme dibantu dengan lensa apa (1), astigmatisme pemeriksaan (1), pemeriksaan astigmatisme 2 (1), visus astigmatisme (1)

    Mungkin anda juga tertarik dengan kata kunci Populer dari mesin pencari berikut?


    tes buta warna (642), penyakit mata (511), cara mempercepat koneksi internet (395), anatomi mata (389), contoh surat perjanjian kerjasama (361), cara mempercepat akses internet (310), contoh surat perjanjian (309), surat perjanjian kerjasama (299), pterigium (173), tes buta warna online (163), anatomi mata (139), contoh proposal kerjasama (104), cara mendidik anak yang baik (102), contoh surat kerjasama (101), mempercepat akses internet (84), penyakit pada mata (84), test buta warna (82), proposal kerjasama (81), mata manusia (78), contoh surat permohonan kerjasama (74), mata merah (65), Pengertian Akomodasi (60), hukum donders (60), software mempercepat koneksi internet (54), keratitis (53), frame kacamata (50), cara mendidik anak dengan baik (46), kornea (45), anamnesa (45), wallpaper handphone (44), contoh surat perjanjian kerjasama bisnis (44), fungsi kacamata (43), contoh perjanjian kerjasama (42), surat perjanjian kerjasama usaha (42), contoh surat perjanjian bisnis (40), lensa kacamata (38), surat kerjasama bisnis (38), obat tradisional katarak (37), free wallpaper hp (36), alat tes buta warna (36), artikel alat optik (36), contoh surat proposal (35), pterigium adalah (35), contoh tes buta warna (34), contoh surat kerjasama usaha (34), contoh proposal kerjasama dengan perusahaan (34), contoh surat perjanjian kerja sama (33), test buta warna online (33), buku tes buta warna (32), Harga 1 day acuvue moist (32), contoh surat izin kerja (30), contoh Proposal (29), acuvue moist (28), tes buta warna online gratis (27), hordeolum (27), lapisan kornea (27), free download wallpaper handphone (26), lensa kacamata (26), proposal kerjasama perusahaan (26), FRAME KACAMATA TERBARU (26), BAGIAN KACAMATA (26), proposal kerja (26), pengertian daya akomodasi (25), operasi lasik (24), buta warna tes (24), proposal kerja sama (24), astigmatisme (24), contoh surat permohonan kerjasama (24), harga lensa kacamata (24), jual kacamata online (23), contoh surat kerjasama bisnis (23), surat izin kerja (23), gerak bola mata menurut hukum donders (23), handphone cina (22), ablatio retina (22), obat katarak tradisional (22), harga acuvue moist (22), lensa polarized (22), periksa mata (21), surat ijin kerja (21), ablasio retina (21), akomodasi adalah (21), surat permohonan kerjasama (20), buku buta warna (20), pinguekula (20), harga lensa essilor (20), ulkus kornea (20), bagian bingkai kacamata (20), softlens harian (19), soal tes buta warna (18), lensa essilor (18), jabatan fungsional pns (18), surat perjanjian bisnis (18), gerak bola mata menurut hukum donders (18), penggosokan lensa (17), perjanjian kerjasama bisnis (17), contoh surat proposal kerjasama (17), alat optik (17), contoh perjanjian kerjasama usaha (17), jual kacamata (17)

    Melihat tanpa kacamata

    Tidak ingin ketinggalan artikel baru, .

    Cara Mudah bantu saya. Kunjungi link di bawah.


    2 Komentar pada “Pemeriksaan Astigmatisme 2”

    saya ucap banyak terima kasih kepada mas Kastam. Berkat Web set ini/ Optik Info Online. Saya sebagai RO merasa sangat terbantu dengan bertambah pengetahuan dan pengalaman dengan membuka webset ini. sekali lagi terima kasih.

    Tanggapi Komentar ini

    Kastam Reply:

    @ahmad bisri,
    Terima kasih kembali mas Ahmad.
    Dengan di kunjungi setiap hari aja saya sudah senang, apa lagi di bantu untuk beri tahu teman yang lain. dengan cara kirim aja artikel itu ke teman lewat emailnya. :)

    Tanggapi Komentar ini

    Katakan dengan tulisan... di sini

    [+] kaskus emoticons nartzco



    Semua tulisan yang ada dalam situs ini hanya sebagai informasi semata dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan nasehat, pemeriksaan, diagnosis dan pengobatan yang dilakukan oleh dokter atau tenaga profesional medis lainnya, kecuali tugas RO. Semua informasi mengenai obat-obatan, terapi alternatif, suplemen makanan, dan lain-lain hendaknya tidak digunakan untuk mencegah atau mengobati penyakit, kecuali memang sama dengan saran dokter. Jika anda mempunyai masalah medis atau butuh nasehat medis, kami sarankan untuk berkonsultasi dengan dokter anda. Semua pendapat komentar oleh selain saya, adalah tanggung jawab sang pemberi komentar. Sedang komentar saya bersifat informatif, tentang kebenaran informasi itu mohon di cross check lagi sebagai bahan second opinion. Selengkapnya di Disclaimer Optik Online dot Info

    Switch to our mobile site