* Jika tulisan ini bermanfaat, sebelum meninggalkan blog, Silahkan KLIK DI SINI!. Tanpa keluar UANG. Tks *

oPTiK oNLiNe dot iNFo

Referensi Dunia Optik, Lasik dan Mata online dari Jakarta – Indonesia
Buku Ishihara - Jepang - Murah - Alat kesehatan - alat optik - kedokteran mata - klinik - rumah sakit

 



share on facebook

Pemeriksaan Myopia

Saking ngototnya teman kita yang di Medan yaitu abang Supriyanto, untuk di postingnya proses pemeriksaan lengkap mungkin berikut pertanyaan atau komunikasi yang di pakai mulai dari myopia, hypermetropia dan astigmatisma juga strabismus.

Baik-baik, saya mulai yaa dari yang pertama dan mungkin untuk selanjutnya tidak perlu di ulang semua karena awalnya adalah sama dan hanya meneruskan jika terjadi sesuatu dan perlu action yang selanjutnya.

Posisi sekarang adalah pasien udah di lakukan pemeriksaan refraksi secara objektif dengan autorefractometer atau autorefraktometer atau itu tuh alat periksa komputer.

Dan tentunya anda sudah mendapatkan hasil print out atas pengukuran tersebut dan bisa di pastikan hasilnya tidak jauh beda banget dan seharusnya anda para RO sudah tahu akan diagnosa pasien anda yaitu myopia atau hypermetropia baik di sertai astigmat atau tidak.

Nah, ma’af bagi yang tidak punya atau tidak menggunakan komputer tentu tidak ada pegangan apakah pasien ini myopia atau hypermetropia dengan atau tanpa astigmatism, kecuali ada data kacamata lamanya.

Untuk itu biar semua proses terasa alami tanpa ada bantuan dan kita anggap pasien ini belum pernah pakai kacamata kecuali sunglass ha ha ha. Otomatis kita sama sekali tidak tahu kecuali dari hasil anamnesa yang bisa mendiagnosa awal kira-kira apa kondisi kelainan mata pasien ini. Asumsi kita pakai phoroptor yaa, atau bayangkan jika pakai trial lens set.

MULAI…..

Nama Pasien adalah Kastam, 36 tahun, laki-laki. He he itu saya sendiri.

  • Pasien duduk di kursi periksa, bersihkan alat phoroptor
  • Semua power di posisikan nol
  • Pasang phoroptor di muka pasien, tentunya dengan posisi senyaman mungkin.
  • Buka hanya yang sebelah kanan dan tutup yang sebelah kiri
  • Kita mulai dengan mengukur Acies Visus yaitu tajam penglihatan tanpa koreksi
  • Nyalakan projector atau snellen chart pada target hurup terbesar, misal huruf E
  • Pertanyaan yang anda sampaikan ke pasien contohnya:
    1. Bapak Kastam, kita mulai yaaa, coba bapak lihat huruf yang ada di depan apa masih bisa terlihat dengan jelas?
    2. Kalo di jawab yaa masih bisa, silakan di baca.
    3. Jika jawabannya benar dan lancar maka ubah target snellen chart ke yang lebih kecil, dan ulangi pertanyaaan no.1 terus menerus sampai pasien tidak bisa membaca secara lancar.
    4. Nah, catat Avnya pada saat target terakhir yang masih bisa di baca meskipun tidak semua benar, misal:
      1. Bisa sampai angka notasi visus 200, maka AVnya = 20/200
      2. Bisa sampai angka 60 tapi salah 2 huruf, maka Avnya = 20/60 F2
      3. dst
    5. Setelah itu berikan power spheris misal +0.50, kenapa plus kok nggak -0.50, ini ada alasannya yaitu agar mata pasien menjadi tidak berakomodasi sehingga hasilnya menjadi akurat.
    6. Setelah di berikan power +0.50, tanyakan pada pasien apakah huruf yang tadinya gak jelas atau gak bisa di baca dengan jelas sekarang lebih jelas?
    7. Pertanyaan yang di sampaikan ke pasien adalah (misal): Bapak Kastam, Coba bapak bandingkan mana yang lebih jelas yang pertama (kondisi nol) atau yang kedua ( kondisi +0.50)?
    8. Jika di jawab yaaa dan bisa baca maka jelas diagnosa dan kelainan pasien itu yaitu Hypermetropia dengan atau tanpa astigmatisma (karena topik kali membahas pemeriksaan myopia maka kita lupakan proses selanjutnya) dan kita berandai pasien menjawab objeknya menjadi lebih jelek atau lebih kabur.
    9. Berarti sekarang kita harus ubah haluan dengan menambahkan lensa minus, misal -0.50 (pemberian ukuran kita usahakan yang lebih memberikan perubahan yang signifikan, misal jika pasien hanya bisa melihat huruf E besar yaitu 20/400 maka penambahan +- 0.50 kurang berasa, maka anda bisa langsung memberikan penambahan +- 1.00 atau +- 2.00. Tapi kalo pasien udah bisa melihat pada visus misal 20/30 atau 20/25 maka penambahannya bisa +- 0.25. Begitu lebih efesien dan efektif
    10. Nah, pasti dengan penambahan -0.50 penglihatan lebih baik, namun jika tidak lebih baik itu juga bisa saja terjadi karena bisa jadi pasien hanya astigmat saja atau ada kelainan organik. (Karena tidak dalam topik ini maka kita lewat dulu)
    11. Begitu lebih jelas pindahkan atau ganti dengan huruf yang lebih kecil dan wajib di suruh baca.
    12. Pertanyaan yang di berikan: Bapak Kastam bandingkan mana yang lebih jelas posisi pertama (-0.50) atau kedua (-1.00 dst)
    13. Lanjutkan terus seperti itu pertanyaanya, dan tentu anda juga bisa menggunakan kata-kata anda sendiri yang tentunya sesuai dengan dialek daerah anda dan gaya bahasa anda.
    14. Sampai akhirnya pasien bisa membaca pada visus 20/20 atau 6/6 atau 1.0, misalnya di dapatkan S -2.50 D untuk OD (mata kanan)
    15. Ini berarti ukuran S-2.50 D adalah BVS (Best Vision Spheris), atau Spheris terbaik yang di berikan untuk penglihatan pasien tersebut
    16. Proses pemeriksaan ini dilakukan monokuler artinya panduan untuk satu mata saja
    17. Selanjutnya proses pengecekan apakah spheris yang kita berikan sudah tepat atau belum
    18. Pindahkan target ke Red-green atau angka yang ada background warna merah dan hijau.
    19. Tanyakan pada pasien, Bapak Kastam, Coba bandingkan angka atau lingkaran atau apa aja objek yang ada di target dengan syarat besar ukurannya sama, Apakah sama jelas, atau ada yang lebih jelas
      1. Jika angka yang ada di merah lebih jelas maka tambahkan spheris minus S-0.25, sehingga menjadi S-2.75 D
      2. Dan ulangi lagi pertanyaan di atas sampai objek sama jelas tau hampir sama
      3. Jika angka yang di hijau lebih jelas maka tambahkan S+0.25 maka menjadi S-2.25 D (dari resep awal)
      4. Jika sama jelas maka Spheris yang kita berikan sudah pas dan berarti sinar yang masuk mata sudah di biaskan pas di retina.
      5. Biasanya perubahannya tidak lebih dari +- 0.50, asal BVS sudah benar.
      6. Jika anda menggunakan Autorefraktometer yang hasilnya udah link ke phoroftor kayak yang saya pakai setiap hari maka prosedur red-green tess ini malah di lakukan pertama kali,karena power dari komputer sudah mengisi langsung di phoroptor
      7. jangan salah tanya yaaa, misal mana yang lebih jelas WARNA MERAH ATAU HIJAU, ini salah karena yang di tanyakan bukan warnanya melainkan objek yang ada di……
      8. Jika tidak ketemu benar-benar sama maka cari yang hampir sama atau merah sedikit lebih jelas (untuk myopia) dan hijau sedikit lebih jelas (untuk hypermetropia)
      9. Dalam hal ini misal kita temukan sama jelas pada S -2.75 D (OD)
    20. Selesailah pemeriksaan monokuler untuk mata kanan
    21. Lakukan langkah pemeriksaan yang sama dengan mata kiri dan jangan lupa tutup yang kanan.
    22. Sampai di sini di temukan ukuran S -4.50 D untuk mata kiri (OS) dengan visus 20/20 dan red-green test sama jelas
    23. Langkah selanjutnya kita lakukan pemeriksaan binokuler
    24. Dengan di buka dua mata kita suruh pasien untuk membaca pada visus 20/20 dan pastikan bisa terbaca dengan jelas, dan pastinya jika langkah di atas di jalankan dengan benar pasti akan terlihat jelas pada visus 20/20
    25. Anda tentu akan melihat pasien bisa melihat objek dengan visus 20/20 dengan jelas, bahkan sangat jelas, karena kedua mata full koreksi
    26. Langkah berikutnya adalah apakah penglihatan pasien kita itu sudah seimbang antara mata kanan dengan mata kiri, kita akan melakukan tes yang di namakan Balancing test, atau tes keseimbangan dengan syarat visus sama antara kedua mata
    27. Phoroptor di buka untuk kedua mata dan dengan di tutup bergantian tanyakan : Bapak Kastam, Apakah ini mata kanan (sambil menutup mata kiri) dan ini mata kiri (sambil menutup mata kanan) SAMA JELAS?
    28. Jika sudah sama jelas maka selasai tes ini
    29. Jika tidak sama, maka kurangi ukuran yang melihatnya lebih jelas
    30. Kapan berhentinya jika tidak ketemu sama?
    31. Cari ukuran yang lebih kecil sebagai yang lebih baik.
    32. Apakah sudah selesai? Belum. Karena bisa jadi ukuran yang kita berikan ini jelas tapi tidak nyaman
    33. Nah, sekarang perlu dilakukan Duke Elder test, atau lebih gampangnya penghalusan ukuran yang di dapat agar pasien melihat lebih nyaman. Perlu di ingat filosofis untuk ukuran pasien myopia, yaitu diberikan adalah terkecil, terjelas dan TERNYAMAN.
    34. Prosesnya dengan kedua mata di buka, target adalah visus 20/20 dan tanyakan ke pasien dengan berbarengan OD-OS memberikan power S +0.25, pertanyaannya: Bapak Kastam, perhatikan huruf di depan, bisa di baca dengan jelas? pastinya bisa. Apakah dengan sekarang (memberi S+0.25 kedua mata) MASIH BISA di baca dengan jelas?
    35. Kalo masih bisa maka ambil ukuran terakhir , jika tidak jelas maka ukuran pertama yang di ambil
    36. Selesai…..

Wah, lumayan pegel/capek tanganku. Kayaknya posting ini paling panjang yang pernah aku ketik, soale harus tuntas.

Dan bisa jadi ada yang kelewatan, maka  jika di temukan dan kalau ada yang kurang jelas silakan di komentar aja yaaa…

Semua gaya bahasa bisa anda ganti yaaa, misal posisi pertama di ganti kesatu, yang ini, yang itu dan sebagainya.

Kata kunci sehingga sampai di artikel ini adalah:

myopia (1), pemeriksaan mata OD 20/20 (1), Pemeriksaan visus dan koreksi (1)

Artikel Berikut berkaitan, So Pasti anda perlu tahu juga loh...:

  1. Pemeriksaan Hypermetopia
  2. Pemeriksaan Astigmatisme 1
  3. Pemeriksaan Astigmatisme 3
  4. Anamnesa dalam Pemeriksaan Subjektif
  5. Pemeriksaan Astigmatisme 2
Categories: RO - Refraksi
supriyanto :
ckckck, mantap mantap, makasih atas kerja beratnya mas,hehehe..
24 July 08 at 22:51
emin :
weh weh
tambah mantap lah optik online nie
24 July 08 at 23:17
@: Supriyanto & emin:

makasih.
Mas Emin, kemana aja, ada salam dari siapa tuh di komentar atas atau di mana yaaa…

E ee aku tgl 8 Agustus mau ke Makassar, sampai 11 agustus 2008.
Sampeyan di mana?
Mungkin gak ketemu….
Ada acara Perdami di hotel Clarion, makassar.
25 July 08 at 19:08
supriyanto :
mas masih ngutang pemeriksaan hipermetropia, presbiopia, astigmat, dan strabismus y..hehehe..
1 August 08 at 15:10
rifky :
salam, mau tanya.
saya bekerja di optik, dan saya pernah memeriksa seorang ibu dengan rx = od :-10,50 dan os : -11,00 PD : 66. hasil rx tadi adalah hasil pemeriksaan dokter dan setelah saya periksa kcamata yg dulu pun ukurannya sama dgn rx hasil pemeriksaan dokter. namun, ketika saya periksa kembali dengan trial lens dengan ukuran rx yg sama, pasien mengaku bahwa dengan trial lens kurang begitu jelas, pasien mengaku dengan kacamata yg dulu lebih jelas. saya tidak tahu knp ini bisa terjadi. pasien juga mengaku saat periksa di dokter dengan trial lens rasanya kurang begitu jelas padahal ukuran rx dan PD disamakan. mohon penjelasannya akan hal ini. apakah mungkin penyebabnya karena lensa trial yg di pakai ‘uncorrected’. karena saya pernah dengar lensa trial ada dua jenis yaitu :corrected dan uncorrected. mohon tanggapannya.
terima kasih atas perhatian dan bantuannya.
29 April 09 at 10:33
@rifky,
Salam juga…
Karena tidak berada ditempat saat periksa jadi ini hanya analisa dan kemungkinan hal itu juga pernah terjadi pada saya sendiri.

Untuk jenis trial lensa memang benar, namun jelasnya saya juga kurang paham.

Menurut saya itu ada perbedaan Vertex Distance (VD) antara kacamata lama dengan Trial lens/framenya.

Begini… jawabnya di http://optikonline.info/2009/04/30/mengapa-ukuran-sama-tapi-beda-jelasnya.html
30 April 09 at 10:03
Peluang Bisnis Tiket Pesawat Milyaran rupiah daftar murah cuman 150 rb sudah punya agen sendiri

Belum punya Paypal... Daftar/Klik logo bawah... Free

Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

Konsultasi Visual Basic Untuk TA & Skripsi
Hindari ujian sidang gelombang II, III dan seterusnya ....


Dapatkan berbagai Program contoh dan Konsultasi Online Gratis dengan menjadi membernya.... TERBUKTI... saya sudah ngobrol sampai malampun dilayani. Tuh dia Pak UUS Rusmawan... Spesialis Visual Basic (VB)

Ingin blog ini tetap online:
Cara Mudah bantu saya.
Gambar ini adalah jumlah pengunjung unique harian, sekitar 500 an.

Pengunjug optik online tiap hari

Sedang gambar dibawah adalah contoh donasi ke blog ini,-

Komisi jika 

iklan di klik

Nah, kalau dari 500 an orang termasuk ANDA (berdonasi yang senilai Rp 300), mau bertindak seperti mereka, maka dalam 1 hari terkumpul donasi 500 X Rp 300,- = Rp 150.000,- Bagaimana dengan 1 bulan...? sungguh itu donasi anda ke blog ini, agar tetep online dan bermanfaat. Tentunya dalam hal ini anda TIDAK DIRUGIKAN malah berpahala...,karena banyak informasi yang bermanfaat.

Pasang iklan murah 468x60 atau 500x60
Berikut semua kata kunci yang masuk ke web http://optikonline.info saat ini.
Salah satunya adalah milik anda dan komputer anda tercatat bernomer IP : 38.107.191.98
Jika TIDAK, mungkin anda ingin melihat topik lain...?
Silakan lihat/klik kata kunci di bawah!

...

jual kacamata online (156), bayi usia 1 minggu (1), Obat Infeksi mata pada anak2 umur 3 th (1), Bagaimana cara mendidik anak yg baik (1), cara pakai lensa kontak (2), macam macam penyakit mata (7), harga lensa kacamata (167), seminar dokter semarang 2010 (1), contoh surat izin usaha perdagangan cv (1), gratis download wallpaper hp (2), contoh alkes (1), Penyebab mata perih dan ada ngak obat nya tampa biaya (1), keratitis (310), Free download proposal pengajuan dana (1), trauma pada mata (80), mekanisme binokular vision (1), penyakit mata (3768), lensa essilor (117), chat email social network (6), HOW(bagaimana cara barang diproduksi) (1), contoh surat perjanjian kerjasama (1190), ulkus kornea (143), klasifikasi ip address (1), Konsultasi mata (60), sakit mata (419), surat perjanjian kerjasama (1420), mata merah setiap sore (1), contoh surat izin kerja (158), proposal permohonan izin ORANG TUA (1), penyakit kornea mata (1), Silindris 0 25 (1), pt caa jakarta (1), contoh surat kerjasama usaha (261), cara daftar pt (1), biaya operasi retina (1), optik murah di jakarta (3), outlet rodenstock (1), Mata bengkak sebelah kiri (1), Cara-cara Membuat Laporan Keuangan Sederhana Untuk Usaha Kecil (2), pakai kacamata pertama kali pusing (1), anamnesa (229), contoh Proposal (241), cara memakai softlens jika mata refleks berkedip (1), beda lensa minus & normal (1), Harga kontak lens september 2010 Optik melawai (2), biaya operasi katarak (27), membedakan softlens depan belakang (1), harga lensa kacamata essilor progressive (1), contoh pengajuan proposal pinjaman (1), harga lensa progresif (1), Mengatasi center caps edison gampang lepas (1), free wallpaper hp (146), tes buta warna online (1574), free wall paper hp (1), cara membuat ijin usaha (2), advance miracle doctor (9), frame kaca mata murah (3), harga kacamata progressive (1), ukuran snellen chart (1), Cara memakai lensa kontak (60), proposal panitia zakat fitrah 2010 doc (1), hordeolum (472), blog selamat pagi trans 7 (1), contoh buku-buku administrasi dalam mengelola usaha (1), MATA SAKIT KARENA KACAMATA MURAH (2), optik kacamata (165), harga operasi penyakit mata Ablasio (1), free download contoh proposal usaha menengah ke atas (2), Soflens dengan kadar air 45 (1), terapi lasix pd dm retinopathy (1), penglihatan binokuler (35), penglihatan binokuler (40), beli kacamata online (13), syarat perjanjian kerja waktu tidak tentu (1), contoh slip gaji untuk pinjaman di bank (1), definisi jenis badan hukum badan usaha (1), sms gratis via internet (1), surat permohonan zakat (1), syarat dan cara kredit di bank untuk orang berwirausaha (1), jenis trauma pada mata (1), syarat dan cara kredit di bank pada orang berwirausaha (1), tes mata online dengan abjad dan angka (1), Modal awal mendirikan PT (1), lensa bifokal (1), harga motor mega pro 2008 (1), arti dari CV dan PT (1), penyakit benjolan putih pada mata (1), obat pada pasien katarak sebelum operasi (1), download gratis software apotek rs (1), mekanisme penglihatan binocular (1), mekanisme terjadinya binocular single vision (1), latar belakang perusahaan optik (1), gambar anatomi mata (99), optik di depok (1), biaya operasi laser mata di rs aini (2), macam macam pertemuan ilmiah (1), operasi mata di bekasi (1), kacamata b aca (1), contoh perusahaan yang melakukan perjanjian kerja tertentu (1), OPTIK MELAWAI DI JAMBI DIMANA (1), penyakit mata dan solusinya (1), bolehkah memakai obat tetes protagenta setiap hari (1), obat katarak tradisional (161), bayiku operasi katarak (1), grosir frame kacamata (2), Klinik mata swadana di RSCM (1), contoh surat permohonan kerjasama (548), obat untuk mata yang ada bayangan hitampa penglihatan (1), cara membuat kacamata (1), dokter mata jakarta timur eye center (1), optik online/ lowongan (1), permasalahan retina (1), pengobatan mata di bekasi (1), ukuran kacamata (109), KACA MATA BACA (1), beli kontak lensa yang murah (1), mata manusia (458), loker rs carolus (1), proses terjadinya sistem penglihatan (1), artikel tata cara di tempat kerja (2), ulcus cornea (1), ulcus cornea (2), mekanisme terjadinya ptosis (1), mencairkan western union beda ktp? (1), kacamata yang bagus untuk mata (4), seminar bulan 10 tahun 2010 di makassar (1), anatomi dari mata (1), anatomi dari mata (1), test buta warna online (237), lowongan kerja nagoya (1), Lensa prisma (1), contoh proposal pengajuan kredit usaha (1), harga acuvue day (1), lensa kacamata warna (2), download wallpaper hp (184), artikel distribusi pemasaran (2), mata sebelah kanan terasa seperti ada yang mengganjal (1), anatomi mata (1903), CONTOH AKTA pendirian pt pma (1), lowongan kerja bandung september (2), beda corrected dan uncorrected lens (1), kaca mata rimless (1), salep zovirax (1), lensa photocromic adalah (1), macam-macam model frame kacamata minus (1), contoh macam-macam bank (2), draft surat kerja sama (1), contoh bahasa promosi optik (1), apa bedanya corrected dan uncorrected lens (1), pengobatan herdeolum (1), contoh kata2 promosi optik (1), kacamata blue blocker (1), surat perjanjian kerjasama usaha (269), draft perjanjian kerjasama (73), makalah ablasio retina (2), contoh surat permohonan bantuan berobat (1), izin membuka toko grosir (2), cari penjual grosir kacamata minus 2010 (1), maksud myopia hypermetropia (1), warna lensa (1), contoh surat permohonan penyerahan aset propinsi ke kota (1), Daftar Optik (1), sebutkan dan jelaskan sumber dana bank yang di gunakan untuk modal operasional bank (1), retinopati diabetik pada DM tipe 2 (1), mata gak enak karena kurang tidur (1), frame kacamata paling murah (1), obat tradisional katarak (221), CONTOH MACAM2 MAKSUD DAN TUJUAN PENDIRIAN CV (1), MACAM2 MAKSUD DAN TUJUAN PENDIRIAN CV (1), free download wallpaper hp (60), pinguekula (146), bikin program administrasi dengan ms access (1), contoh surat kerjasama antar perusahaan (56), berapakah biaya laser vitreo (1), cara membuat laporan keuangan yang dapat diterima bank (1), Mata merah pada bayi usia 6bln bahayakah? (1), biaya operasi katarak di surabaya (1), modal membuka bisnis klinik kesehatan (1), modal dasar SIUP (1), biaya operasi katarak surabaya (1), info operasi katarak gratis (1), DAFTAR NAMA PERSEROAAN TERBATAS (1), download software supaya internet cepat (2), penyakit pada mata (424), deteksi penyakit lewat retina (1), contoh proposal happy brithday (2), anatomi otot mata (3), proposal kredit macet (1), pembuatan akta pt terbuka (1), trial lens set (1), contoh surat perjanjian (1784), saat bayi melihat (1), frame kacamata eyeglass glasses (1), freedownload wallpaper for handphone (1), pendirian pt terbuka (1), modal saham dalam simpanan (1), contoh proposal kerja sama (113), Pupil yg udah puTih bisa di obAtin pa nggak ? (2), Menghilangkan bekas bintitan mata (1), penyakit otot mata (1)

Disclaimer or Term of use this site

Semua tulisan yang ada dalam situs ini hanya sebagai informasi semata dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan nasehat, pemeriksaan, diagnosis dan pengobatan yang dilakukan oleh dokter atau tenaga profesional medis lainnya, kecuali tugas RO. Semua informasi mengenai obat-obatan, terapi alternatif, suplemen makanan, dan lain-lain hendaknya tidak digunakan untuk mencegah atau mengobati penyakit, kecuali memang sama dengan saran dokter. Jika anda mempunyai masalah medis atau butuh nasehat medis, kami sarankan untuk berkonsultasi dengan dokter anda. Semua pendapat komentar oleh selain saya, adalah tanggung jawab sang pemberi komentar. Sedang komentar saya bersifat informatif, tentang kebenaran informasi itu mohon di cross check lagi sebagai bahan second opinion. Dengan membaca dan mempraktekkan semua petunjuk yang ada di blog ini TIDAK akan menjadikan anda seorang RO (Refraksionis Optisien) kecuali anda menempuh jalur pendidikan di ARO terlebih dahulu. Selengkapnya di Disclaimer Optik Online dot Info