Mau Bebas Kacamata, lensa kontak tanpa OPERASI..? Di sini...
Powered by MaxBlogPress 

 

Glaukoma

10

By Kastam in G, Mata, Penyakit Mata on 28-04-2008 | view : 2,755 kali | share on facebook

Tags: , , , , , ,

Anda kenal dengan penyakit mata yang satu ini?

Glaukoma Dia adalah penyebab kebutaan di Indonesia nomer 2 setelah katarak. Penyakit ini termasuk kelompok penyakit saraf mata yaitu saraf optik yang kronik da progressif dimana resiko utama adalah tingginya tekanan bola mata. Kalo katarak bisa di sembuhkan dengan operasi katarak, namun kalo glaukoma kebutaannya tidak bisa di sembuhkan tapi bisa di cegah dengan mengontrol faktor resikonya.

Apa penyebabnya?

Dalam mata kita ada yang namanya Aquos Humor, cairan kayak jel ini di produksi oleh organ di dalam mata yaitu badan ciliaris. Kemudian cairan yang di hasilkan ini keluar melalui jaring-jaring ke bilik mata depan. Gangguan sistem pembentukan dan pembuangan cairan aquos humor ini dapat menyebabkan tekanan bola mata yang tinggi. Gampangannya satu wadah rapat, di isi terus dan lubang keluarnya tertutup maka wadah itu akan mengeras.

Jenis – jenis Glaukoma 1. Glaukom Primer Sudut Terbuka

Ini biasa terjadi pada usia lanjut, dan disebabkan karena adanya gangguan pada sistem pengeluaran aquos humor sehingga tekanan bola mata meninggi secara perlahan.. Akibatnya saraf optik jadi rusak, perlahan namun pasti karena tidak ada rasa sakit, lama-lama saraf penglihatan rusak dan buta.

2. Glaukoma Primer Sudut Tertutup Akut

Ini yang banyak terjadi di Asia dan Indonesia. Sudut bilik mata depan tertutup secara mendada, jadinya tekanan bola mata menjadi tinggi, dan gejala yang akan terjadi dan bisa dirasakan penderita adalah:

  • tajam penglihatan menurun
  • kayak ada pelangi di sekeliling lampu
  • sakit kepala
  • mual kadang muntah

Karena mendadak maka segera ke dokter jika mengalami hal seperti ini, karena begitu terlambat, maka akan mengakibatkan kebutaan.

3. Glaukoma Primer Sudut Tertutup Kronik

Prinsipnya sama dengan nomer 2 di atasn tetapi sudut bilik mata depan tertutup secara perlahan. jadi pasien juga tidak merasakan gejalanya, dan saraf optik yang rusak yaaaa bersifat perlahan.

4. Glaukoma Sekunder

Glaukoma akibat penyakit lain, atau komplikasi dari:

  • Kecelakaan atau trauma
  • obat yang mengandung steroid ( obat inhaler asma, misalnya)
  • tumor
  • radang mata
  • diabetes yang tak terkontrol

5. Glaukoma Kongenital ( Sejak Lahir)

Terjadi karena sudut bilik mata depan terbentuk tidak normal sejak lahir, dan bisa di liaht tanda-tadanya misal bola matanya lebih besar dari normal, kornea tidak jernih, takut dan keluar air mata jika melihat cahaya. Secara umum ada orang yang mempunyai resiko untuk galukoma yaitu:

  • Umur di atas 40 tahun
  • Keluarga ada riwayat glaukoma
  • Tekanan bola mata tinggi
  • pemakai steroid lama dan terus menerus
  • Myopia atau Hypermetropia tinggi
  • pernah ada trauma ke mata
  • ada diabetes, hypertensi dan migren

Untuk perlu anda secara rutin periksa ke dokter mata untuk test sebagai berikut:

  • Ukur tekanan bola mata dengan alat tonometri kontak atau non kontak
  • Lihat keadaan sudut bilik mata depan, dengan gonioskopi
  • lihat lapang pandang dengan perimetry
  • periksa saraf mata dengan scan Heidelberg Retinal Tomography (HRT) atau OCT

Menangani Galukoma

Periksa rutin ke dokter mata , bagi penderita glaukoma ini harus dilakukan seumur hidup. Sebenarnya sraf mata yang sudah rusak tidak dapat diperbaiki, di sini hanya ingin mengontrol agar tekanan bola matanya pada taraf aman. tindakan yang dilakukan bisa obat tetes, laser, operasi atau kombinasinya di lihat perkasus. Semoga bermanfaat.

Popularity: 18%

Kata kunci sehingga sampai di artikel ini adalah:

aquos humor (7), komplikasi glaukoma (6), etiologi glaukoma (4), penyebab glukoma (3), makalah tentang penyakit glaukoma (3), glaukoma (3), makalah glukoma kongenital (2), makanan untuk penderita glukoma (2), apakah katarak penyebab glukoma (2), jenis glaukoma pada anjing (2)

Mungkin anda juga tertarik dengan kata kunci Populer dari mesin pencari berikut?


tes buta warna (724), penyakit mata (577), cara mempercepat koneksi internet (469), anatomi mata (405), contoh surat perjanjian kerjasama (399), contoh surat perjanjian (371), cara mempercepat akses internet (358), surat perjanjian kerjasama (329), tes buta warna online (193), pterigium (182), anatomi mata (153), contoh surat kerjasama (116), contoh proposal kerjasama (114), cara mendidik anak yang baik (110), mempercepat akses internet (99), penyakit pada mata (95), test buta warna (93), proposal kerjasama (86), mata manusia (84), contoh surat permohonan kerjasama (82), mata merah (73), Pengertian Akomodasi (71), software mempercepat koneksi internet (61), hukum donders (60), kornea (56), wallpaper handphone (55), anamnesa (55), keratitis (54), alat tes buta warna (50), contoh surat perjanjian bisnis (50), frame kacamata (50), cara mendidik anak dengan baik (48), contoh perjanjian kerjasama (46), surat perjanjian kerjasama usaha (46), fungsi kacamata (46), contoh surat perjanjian kerjasama bisnis (45), contoh surat kerjasama usaha (41), surat kerjasama bisnis (41), lensa kacamata (40), contoh surat proposal (38), buku tes buta warna (38), artikel alat optik (38), obat tradisional katarak (38), contoh proposal kerjasama dengan perusahaan (37), contoh surat perjanjian kerja sama (37), pterigium adalah (37), free wallpaper hp (36), contoh tes buta warna (36), test buta warna online (34), Harga 1 day acuvue moist (34), contoh surat izin kerja (33), FRAME KACAMATA TERBARU (32), contoh Proposal (31), hordeolum (31), acuvue moist (30), contoh surat permohonan kerjasama (30), lapisan kornea (30), operasi lasik (29), buta warna tes (29), proposal kerjasama perusahaan (29), pengertian daya akomodasi (28), tes buta warna online gratis (28), astigmatisme (28), free download wallpaper handphone (27), harga lensa kacamata (27), proposal kerja (27), jual kacamata online (26), proposal kerja sama (26), lensa kacamata (26), harga acuvue moist (26), BAGIAN KACAMATA (26), surat permohonan kerjasama (25), lensa polarized (25), ulkus kornea (25), handphone cina (24), ablatio retina (24), buku buta warna (24), contoh surat kerjasama bisnis (24), penggosokan lensa (24), surat izin kerja (24), jabatan fungsional pns (24), periksa mata (23), obat katarak tradisional (23), surat ijin kerja (23), harga lensa essilor (23), gerak bola mata menurut hukum donders (23), ablasio retina (22), akomodasi adalah (22), softlens harian (21), jual kacamata (21), surat perjanjian bisnis (21), optik online (20), contoh surat proposal kerjasama (20), pinguekula (20), contoh perjanjian kerjasama usaha (20), bagian bingkai kacamata (20), cara mendidik anak yang baik dan benar (20), operasi katarak gratis 2010 (20), soal tes buta warna (19), lensa essilor (19)

Tidak ingin ketinggalan artikel baru, .

Cara Mudah bantu saya. Kunjungi link di bawah.


10 Komentar pada “Glaukoma”

artikelnya bagus

Tanggapi Komentar ini

bagus banget aku jadi mudah kerjain tugasnya makasihhhhhhhhh yaaaaaaaaaaaaaaaaaa

Tanggapi Komentar ini

@: monica, marchooooooooo & Kholis:

Alhamdulillah, and thanks.

Rajin berkunjung yaaa, semoga selalu ada yang baru atau silakan lihat di http://optikonline.info/feed/

:))

Tanggapi Komentar ini

ada tidak kontak lens yang warna hitam semua tanpa ada celah untuk retina, buat menutupi mata yang glaukoma sebelah biar, mata yang glaukoma sebelah (putih) jadi hitam seperti mata sebelahnya.

Tanggapi Komentar ini

Lensa kontak yang anda maksud adalah lensa kontak Protesa, silakan hubungi optik besar misal Melawai dulunya ada, tapi sekarang kurang tahu. Ok

Tanggapi Komentar ini

Hallo Mas,sodara aku ada yg kena glukoma akibat trauma Utk Mata sebelah kanan,setelah dicek kedokter rupanya lensa matanya bergeser dan hrs segera dioperasi (ktny operasinya spt operasi katarak)apa dgn operasi it menjamin glukomanya sembuh?Kira kira kena gak yah ke mata sblh kirinya?tq

Tanggapi Komentar ini

@ Kurnia:
Kalo lensa di dalam mata bergeser atau dislokasi dan dokter menyatakn bisa di operasi, maka proses operasinya memang seperti operasi katarak, kalau lensa rusak maka di ganti dengan IOL,atau bisa jadi harus diganti dengan IOL.
Tapi operasi katarak tidak berhubungan dengan kondisi glaukoma, coba lihat di topik glaukoma, dan komentar yang ada di bawahnya.
Jadi glaukoma harus di jaga kondisi aja, karena tidak bisa disembuhkan, hanya bisa dipertahankan.
:)

Tanggapi Komentar ini

makasih atas penjelasannya,tapi mas sebelumnya sodara saya ini tak pny keluhan dgn mata kirinya mengingat trauma ini hanya terjadi pd mata kanan saja,tp akhir2 ini dia jg mrsakan ada keluhan jg dgn mata kirinya,apa memang ada pengaruhnya yach ke mata sblh kiri?krn sblm ada kejadian trauma itu dia tdk pernah merasakan ada keluhan2.mas bs ga dimuatin apa aja sih pantangan2 bagi mereka yg terkena glukoma?oya mas saya pernah dengar mereka yg matanya terkena glukoma tdk boleh kecapean apa itu benar?tq

Tanggapi Komentar ini

@ Kurnia:
Memang sepintas yang kena trauma mata kanan saja, tapi mata kanan dan kiri itu khan nggak jauh, kalau ada trauma atau goncangan hebat tentu bisa saj kena dua-duanya, namun mungkin yang kanan lebih parah sehingga efeknya muncul duluan, sedang yang kiri hanya menunggu waktu saja, dan pada gilirannya sama juga.

Untuk pantangan sebaiknya jangan diperparah dengan terjadinya penyebab glaukoma itu sendiri, anda bisa lihat tulisan di atas, misal tidak memakai obat steroid karena bisa meningkatkan tekanan bola mata nya dan sebagainya.

Tanggapi Komentar ini

Katakan dengan tulisan... di sini

[+] kaskus emoticons nartzco



Semua tulisan yang ada dalam situs ini hanya sebagai informasi semata dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan nasehat, pemeriksaan, diagnosis dan pengobatan yang dilakukan oleh dokter atau tenaga profesional medis lainnya, kecuali tugas RO. Semua informasi mengenai obat-obatan, terapi alternatif, suplemen makanan, dan lain-lain hendaknya tidak digunakan untuk mencegah atau mengobati penyakit, kecuali memang sama dengan saran dokter. Jika anda mempunyai masalah medis atau butuh nasehat medis, kami sarankan untuk berkonsultasi dengan dokter anda. Semua pendapat komentar oleh selain saya, adalah tanggung jawab sang pemberi komentar. Sedang komentar saya bersifat informatif, tentang kebenaran informasi itu mohon di cross check lagi sebagai bahan second opinion. Selengkapnya di Disclaimer Optik Online dot Info

Switch to our mobile site