By Kastam in Kacamata, Lensa on 07-04-2008 | view : 1,087 kali |
Tags: baca, Kacamata, Lensa, progressive
Ada saja keluhan yang di alami pasien terutama untuk pasien pemakai progressive pemula, dimana istilah adaptasi memang di jadikan alasan kuat oleh petugas optik. Namun apa demikian yang terjadi?
Tentu perlu ditelusuri berbagai kemungkinan penyebabnya dan usahakan sebagai praktisi khususnya RO (Refraksionist optisien) tidak begitu saja memfonis pasien selalu yang salah, pasien selalu yang di suruh berkorban, dan sebaginya dan sebagainya.
Nah, coba kita lihat satu masalah saja, misal pasien atau pemakai progressive ini dengan kacamata yang baru di beli dengan harga mahal plus lensa yang mahal juga, dengan harapan meskipun usia udah 42 tahun, tapi maunya tampil seperti di bawah 30 tahun, ngerti dong maksudnya, biar tetap tampil muda. Bisa di bayangkan jika harus pakai kacamata baca yang di bawah kecil, atau bahkan pakai flattop dimana ada anak baca kecil di bawahnya, langsung aja udah di fonis orang tua. Akhirnya lensa progressive yang di pilih. Kacamata di pesan dan beberapa hari kemudian mengambillah pasien itu ke optik, dan setelah di pakai dan di test untuk lihat jauh enak aja, kanan kiri enak aja, tapi pas untuk baca sama sekali tidak bisa, knapa tuh?.
Biasanya, ma’af ini biasanya semoga sudah tidak biasa lagi, pasien di suruh adaptasi dan kalo memang masih gak bisa, silakan datang ke sini lagi. Ini sebenarnya sudah mau membuat pasien sebagai uji coba saja. Untuk itu mulai sekarang jangan begitu, tolong di periksa dulu, lensa yang di pasang , Rxnya sesuai belum, Pupil Vertikalnya sudah sesuai belum, lakukan penyetelan secukupnya, amati pola pasien dalam menggunakan lensa yang baru itu pada posisi yang enaknya seperti apa, dan jangan lupa pasien itu maunya seperti apa, karena ini adalah kebiasaan pasien tersebut.
Jika semua resep udah Ok, ternyata pasien tidak bisa baca, lihat pola bacanya sampai bisa, misal ternyata jika kacamatanya di naikkan dengan tangan baru bisa baca, maka jelas PV nya kurang tinggi. Jika dan jika dan jika yang lain…. silakan tambah di komentar yaaaa….
Popularity: 17%











Kalo pake progressive tdk bisa baca, itu pasti karena salah ukuran, karena kalo ukuran sdh tepat pasti bisa baca, paling keluhannya tdk bisa pake karena masalah adaptasi dan lapang pandang, yg penting fitting dan penjelasan kpd pasien sdh benar pasti ok, tapi ada diantaranya yg tdk bisa pake progressive, bener ga bos
Tanggapi Komentar ini
Kastam Reply:
September 22nd, 2008 at 11:20 am
yaaa…
Khan dah di singgung kemungkinannya banyak.
seperti yang di sebut di atas, yaaa, ukuran, fitting, bisa jadi juga salah pasang kanan dan kirinya kebalik, bisa jadi juga add nya ada di bagian atas.
namanya juga bisa jadi…
Atau memang gak bisa adaptasi…….. nah itu juga akhirnya gak bisa baca dengan lensa progressivenya.
Tanggapi Komentar ini
mau tanya boleh kan??
hehe
keadaan bagaimana yang boleh dan tidak boleh diberikan lensa progressive??
maksudnya misal:ukuran jauh lebih dari S+3.00 berarti tidak disarankan menggunakan progressive.
nah bagaimana nih??
mohon penjelasannya.
makasih
Tanggapi Komentar ini
Kastam Reply:
April 14th, 2009 at 5:37 pm
@rifky,
boleh…
Pada prinsipnya hampir semua bisa pakai lensa progressive (kata penjual lensa progressive).
Namun dari beberapa pengalaman dan ini sangat dikaitkan dengan design lensa progressive pada jaman dahulu. Sehingga dengan teknologi sekarang hal itu bisa jadi sudah tidak ada masalah lagi.
Misal Dulu…. dulu……
Kalau ukuran jauhnya plus tinggi…., contohnya yang anda punya tuh… aja, maka ada keluhan di beberapa pasien saat baca melihat objek buku misalnya itu jadi seperti trapesium (tahu khan bentuknya trapesium).
Juga untuk orang yang mempunyai ukuran cylinder yang oblique ini memungkinkan sangat tidak nyaman, namun alasannya saya belum pasti….
Bagi pemula namun addnya udah tinggi misal udah umur 50 tahun lebih baru mau coba progressive, maka adaptasi akan sangat sulit.
Bagi orang yang sudah lama pakai kacamata baca saja atau kacamata bifokal.
Dan tentu masih ada lagi…., e e etapi kalau disebut banyak sekali ntar nggak ada yang mau pakai progressive dong….
Nggak , yang pasti semua bisa pakai kok, tinggal antisipasinya aja, bahkan ada kok yang berani garansi adaptasi…
Siapa tuh…. yahu dech..
Tanggapi Komentar ini
Rifky:
ukuran jauh lebih dari S+3.00 berarti tidak disarankan menggunakan progressive.
Pertama: Lensa progressive memberikan fenomena penglihatan seperti efek lobang kunci, dengan bertambah tinggi nya ukuran. Untuk menghindari ini pergunakan lensa progressive setipis mungkin (ingat kan ilmu fisika atas lensa tipis dan lensa tebal)…jadi gosok setipis mungkin lensa tersebut, kalau memungkinkan ‘Knife Edge’ artinya anda juga harus membatasi jenis bingkai yang dipergunakan: mutlak harus full frame !!
Kedua: Pergunakan Progrresive dengan desain Back Surface Addition (Add yang terletak di bagian permukan belakang, perlu diketahui lensa2 terdahulu adalah Front Surface Addition, sekarang dan kedepan jamannya Back Surface Addition. Karena magnifikasi yang rendah (jarak vertex lebih dekat.
Hal ini juga menjawab Mas Kastam: untuk ukuran cylinder yang oblique
Ketiga: Lakukan surfacing / penggosokan lensa dengan teknologi Free-Form. (diulas belakangan ya).
Bisa di perhatikan lensa2 dengan penggosokan konvensional terlihat lensa lebih cembung (bulky).
Perhatikan juga Prims Value (Nilai Prisma) di Optical Centre –> refer / tanyakan kepada produsen lensa anda. Kesempurana ukuran lensa dimulai dari ini. Seringkali fitter berpegang bahwa Fitting Cross selalu 4 mm dari Optical Centre, padahal ada desain lensa yang 3 mm, 2 mm bahkan 0 mm berhimpit dengan Optical Centre karena memang sudah meniadakan prism value.
Salam
Soegeng Ibrahim
Tanggapi Komentar ini
Kastam Reply:
April 22nd, 2009 at 10:14 am
@Soegeng Ibrahim,
Thanks mas…,
Sangat jelas…. bisa lebih komlit lagi kalau di posting… he he he
Tanggapi Komentar ini
Mau tanya…
Saya mulai mengalami gejala harus memakai kacamata plus jika membaca. Saya tidak pernah memakai kacamata minus sebelumnya. Bisa kah jika saya membeli/menggunakan kacamata progressive plus dan netral ? Dimanakah saya bisa mendapatkan resep untuk kacamata progressive plus dan netral ?
Terima kasih sebelumnya…
Salam,
Tanggapi Komentar ini
Kastam Reply:
October 14th, 2009 at 9:23 am
@Endra Prasilanto. N,
Bisa sekali…, Lensa progreesive sendiri bisa di buat dengan resep jauhnya NORMAL ataupun ada ukuran.
Untuk mendapatkan resepnya yaaa bisa ke dokter mata atau langsung ke optiknya saja.
Tanggapi Komentar ini