Barusan ada yang ngobrol, kanapa orang pakai kacamata kok pusing padahal ukuran yang di berikan lebih kecil dari seharusnya.
Awalnya ada orang yang minus 20 an, woooow gede banget, yaaa, emang gede. Rencana mau lasik namun karena kornea tidak cukup dan untuk minus segitu kebanyakan memang tidak bisa habis total, maka perlu alternatif lain.
Saat mauada rencana lasik berarti harus lepas lensa kontak selama min 2 minggu, karena selama ini dia pakai lensa kontak terus. Saya coba trial dengan kacamata trial lens padahal dengan ukuran min 15 saja e ee pusiiiiing, katanya.
Nah, kasus ini juga mungkin akan anda alami jika anda pemakai lensa kontak yang udah lama sekali dan gak pernah pakai kacamata untuk bergantian di kala malam hari misalnya karena minus yang terlalu tinggi maka dengan kacamata ukuran rendahpun biasanya tidak bisa.
Hal ini di sebabkan sifat kacamata karena ada jarak antara lensa dengan kornea sedang lensa kontak menempel, sehingga bayangan yang di terima otak akan beda. Mohon tambahan…
4 Responses to “Pusing Setelah Pindah dari Lensa Kontak ke Kacamata”




















Kasus di atas menurut sy terkait banyak hal mas. Salah satunya (spt yg mas bilang di atas) secara klinis dikenal dg istilah RELATIVE SPECTACLE MAGNIFICATION (RSM). Tp maaf, sy agk kesulitan menuliskan persamaan/formula di format ini. Singkatnya RSM adlh rasio antara ukuran besarnya bayangan di retina pada mata yg dikoreksi, dengan besarnya bayangan pada standard mata yg emmetrop. tq
@anggoro,
Terima kasih pencerahannya…
Kalau boleh di bentuk satu judul artikel nanti saya posting mas…
Kalau rumus di tulis susah di buat dalam bentuk gambar aja….
mmmm buat kacamata ukuran tinggi, pasti teballl otomatis berat, secara tidak terbiasa pakai KM, pas pake yang berat pangkal idungnya kan ke tekan, bisa sakit dan pusing bila pakai waktu lama… ya ga mas
=)
@emin,
Boleh juga, tapi lebih dari itu adalah adanya vertex distance yang mengakibatkan adanya perbedaan bayangan yang di terima oleh otak kita.