By Kastam in Optik, Refraksi on 19-02-2008 | view : 656 kali |
Tags: Autorefractometer, Komputer
Kecanggihan teknologi memang patut kita syukuri, karena banyak sekali manfaat yang di rasakan. Baik oleh operatornya (RO) ataupun Pasien.
Sekarang semua optik sedang ke besar sudah bisa di pastikan mempunyai alat ini, yang notabene harganya sangat mahal. Teknologi yang di maksud adalah AutoRefractometer. Yaitu alatperiksa dengan menggunakan komputer.
Menurut saya ada sedikit pro kontra tentang hasil dari pemeriksaan dengan Autorefractrometer atau komputer. Karena sungguh pasien tidak pernah bisa mengeluh mau pusing atau trang atau buram dan sebagainnya kalo di periksa dengan komputer.
Namun teknologi ini akan tetap di gunakan karena terus terang sangat membantu RO untuk mendapatkan gambaran awal tentang hasil refrakasi nantinya.
Jadi setelah di periksa dengan komputer masih harus di periksa secara subyektif dengan phoroptor atau trial lens set, dan di situlah resep terakhir di tentukan.
Popularity: 6%












nama saya Reni,
saya sedang mencari informasi harga autorefractometer (harga baru dan second).
dan juga saya perlu informasi dimana tempat yang bisa saya datangi untuk membeli alat autorefractometer.
saya sangat mengharapkan bantuan dari tim crew optik online untuk dapat informasi tersebut.
Thanks.
Reni
Tanggapi Komentar ini
@Reni:
Anda bisa hubungi teman saya, beliau suplier alat optik, salah satunya adalah saudara: Martinus di 081586151553.
Semoga membantu.
Tanggapi Komentar ini
Tetapi terkadang komputer bisa ngaco, contohnya hasil periksa dengan komputer OD = S -3.00, setelah di trial ternyata hanya dengan OD = S -2.00, pasien sudah bisa melihat 6/6, apa yang salah di sini mas?
Tanggapi Komentar ini
Kastam Reply:
July 10th, 2009 at 2:11 pm
@supriyanto,
Apa yang salah yaaa…?
Yang pasti hasil akhir resep adalah dengan trial, karena alat yang segitu mahal itu, sampai saat ini digunanakan untuk mempercepat menuju hasil akhir. jadi paling tidak kerja RO lebih ringan.
Usahakan saat periksa posisi pasien lurus, dagu dan dahi nempel, fokus pas dan pasien melihat objek yang ada di dalam komputer dengan melihat santai. Yaaaa santai aja, karena dianggap tanpa akomodasi dan jauh.

Tanggapi Komentar ini