Design Lensa Progressive
Seperti yang saya janji saya pada posting ini, maka kali ini saya sampaikan Design Lensa Progressive yang ada di pasaran saat ini.
Design yang di maksud adalah design secara Fisik dan Design secara Optik
Secara Fisik ada 2 yaitu:
- Simetris
- Asimetris
Simetris artinya sama, nah lensa ini mempunyai bentuk fisik yang sama antara lensa Kanan dan Kiri. Padahal kita tahu untuk membaca dekat dan melihat jauh mata kita mempunyai jarak kanan kiri yang berbeda, misal Pupil Distance untuk jauh 64 biasanya untuk dekat 61, sedang lensa ini kalo di pasang lurus di frame maka bacanya akan ada lurus di bawah sehingga jarak fokus jauh dan baca sama, Oleh karena itu saat fitting lensa, lensa itu di putar ke arah nasal/dalam 10 derajat, sehingga fokus baca lebih dekat. Bisa bayangin…?
Kelemahan design ini adanya efek prisma vertikal yang tidak seimbang dan menyebabkan pemakai akan sulit sekali beradaptasi. Dan untuk sekarang deign ini sudah sangat jarang atau mungkin sudah tidak ada kali.
Asimetris berarti tidak sama, maksudnya daerah baca sudah di design kearah nasal dengan inset tertentu dan untuk masing-masing kanan kiri, sehingga efek prisma vertikal sangat sedikit dan adptasi jauh lebih mudah.
Secara Optik ada 3:
- Hard Design
- Soft Design Awal
- Soft Design Terbaru
Hard Design, Hard di sini maksudnya perubahan antara jauh ke baca itu keras, tajam dan tiba-tiba, sehingga untuk lihat jauh jelas dan untuk baca jelas, namun untuk perpindahan antara keduanya sangat tidak enak.
Adanya Swimming Efek, yaitu kalo kita pakai kacamata ini seperti berenang, yaa melayang-layang gitu karena aberasi daerah pinggir yang tinggi.
Soft Design Awal, Perubahan jauh ke dekat soft atau lambat, aberasinya juga lembut sehingga untuk mencapai bacanya agak jauh ke bawah lensa karena zona menengahnya lebar, dan daerah jauh dan dekatnya lebih sempit, namun adaptasinya lebih enak/mudah.
Soft Design Terbaru, Nah namanya juga terbaru jadi yaa serba di sempurnakan. Efek perubahan dari jauh dan dekat lebih cepat, namun aberasi lembut sehingga untuk baca lebih enak dan masa adaptasi lebih cepat. Zona tengah lebih sempit dan daerah baca posisinya lebih ke atas sehingga untuk mencapai bacaan agar jelas pasien tidak harus mendongak. Dan yang lebih baik lagi daerah jauh dan baca lebih luas.
Artikel Berikut berkaitan, So Pasti anda perlu tahu juga loh...:
- Tips Sukses Fitting Lensa Progressive (PAL)
- Lensa Progressive Essilor Varilux Physio
- Tanda-Tanda Marking Lensa Progressive
- Pakai Progressive Tidak Bisa Baca
- LENSA BIFOCAL UNTUK ANAK-ANAK









Di email aja mas ke Kastamonline[at]gmail.com
Kalau boleh tahu, berapa umur pasien itu.
Apa keluhannya saat datang ke optik anda.
Adakah pasien itu sudah pakai kacamata sebelumnya, adakah riwayat penyakit dikelaurganya yang berhubungan dengan keluhan itu.
Jika umur lebih dari 40 tahun kemungkinan besar memang perlu kacamata baca (khususnya, walaupun kadang ada (sebagian kecil) yang tidak perlu).
Jika keluhannya tidak enak saat baca koran atau ada keluhan baca maka kacamata di perlukan dll
silakan ditanggapi kasusnya yang lengkap yaaa..
Kalau melihat cerita demikian saya rasa resep yang diberikan bisa jadi tidak salah.
Di dunia kedokteran itu ada istilah ’second opinion’.
Beritahu ke pasien itu untuk periksa lagi ke optik lain dan ke dokter lain yang fair atau yang independen.
Nah, kita lihat hasilnya.
namun sebelum itu, coba untuk RO anda untuk memeriksa sekali lagi dan pastikan resepnya itu benar.
Cek duochromenya untuk jauh dan cek Cross Grid untuk melihat akomodasi untuk bacanya.
Dan kalau memang yakin mestinya perlu kacamata maka yaaa pakai kacamata dan setelah itu silakan di minta untuk periksa ke dokter lain untuk secon opinion.